Panser Biru Punya 4 Tuntutan ke PSIS soal Nasib Stadion Jatidiri

oleh Vincentius Atmaja diperbarui 22 Des 2020, 23:30 WIB
Suporter PSIS, Panser Biru. (Bola.com/Vincensius Sawarno)

Bola.com, Jakarta - Kelompok suporter PSIS Semarang, Panser Biru, terus memperjuangkan harapan dan keinginan agar tim Mahesa Jenar bisa segera berkandang di Stadion Jatidiri Semarang.

Dalam beberapa hari terakhir mereka bersikap sekaligus melayangkan tuntutan kepada pemerintah provinsi (pemprov) Jateng, agar renovasi Stadion Jatidiri segera diselesaikan. Terlebih pembangunan stadion sudah mencapai 85 persen.

Advertisement

Adapun bentuk demonstrasi yang dilakukan antara lain pemasangan spanduk dan karangan bunga yang ditujukan kepada Gubernur Jateng. Aksi yang dilakukan Panser Biru mengusung tema '2021 Kembali ke Jatidiri', setelah tiga tahun lamanya menjadi tim musafir.

Tidak hanya untuk pemprov Jateng, Panser Biru juga meminta manajemen PSIS Semarang ikut segera bergerak setelah adanya komunikasi dengan Gubernur Jateng. Ketua Umum Panser Biru, Kepareng, menjelaskan ada empat poin penting tuntutan yang diajukan ke manajemen PSIS.

Yang pertama, mereka meminta manajemen PSIS segera membuat surat ke Pemprov Jawa Tengah, berkaitan dengan pemakaian atau sewa Stadion Jatidiri. DPP Panser Biru juga siap dipertemukan dengan Pemprov Jateng atas aksi yang dilakukan.

Panser Biru menunggu batas waktu 48 jam bagi manajemen klub PSIS untuk berkirim surat ke Gubernur Jateng. Poin terakhir adalah meminta CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi agar melaporkan ke pihak terkait atas tuduhan salah satu pemilik akun facebook yang menuding Yoyok Sukawi ada di belakang gerakan #2021BaliJatidiri.

"Bila sampai hari Rabu (23/12/2020) tidak respons, maka kami beserta korwil Panser Biru akan menggelar aksi untuk gerakan #2021BaliJatidiri lebih besar," terang Ketua Panser Biru, Kepareng, Selasa (22/12/2020).

"Saya tegaskan lagi, gerakan #2021BaliJatidiri ini murni gerakan suporter, tidak ada sama sekali perjanjian antara kami dengan CEO PSIS. Ini murni dari keluh kesah anggota kami yang ingin PSIS Semarang kembali bermain di Stadion Jatidiri," jelasnya. 

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

2 dari 2 halaman

Aksi Inisiatif Suporter

Panser Biru (Bola.com/Vicensius Sawarno)

Sebelumnya, CEO PSIS, Yoyok Sukawi angkat bicara menanggapi aksi pengiriman karangan bunga oleh para suporter di depan kantor Gubernur Semarang. Aksi tersebut adalah inisiatif dari para suporter.

"Pak Ganjar Pranowo (Gubernur Jateng) juga mengirimkan video karangan bunga itu dan menghubungi saya. Sebelumnya saya terima kasih, namun ada yang perlu digaris bawahi bahwa kiriman karangan bunga tersebut murni dari teman-teman suporter. Bahkan PSIS pun juga ikut didesak oleh teman-teman suporter," terang Yoyok Sukawi.

"Beliau berpesan agar PSIS kirim surat secara resmi ke Pemprov terkait Stadion Jatidiri," beber dia.   

Berita Terkait