Pesan Diky Soemarno buat The Jakmania: Jangan Pikirkin Rivalitas Dulu, Fokus ke Persija Aja

oleh Gregah Nurikhsani diperbarui 13 Jan 2021, 15:45 WIB
Pemain Persija Jakarta bersama The Jakmania melakukan pawai merayakan gelar juara Liga 1 musim 2018 di Bundaran HI, Jakarta, Sabtu (15/12). Persija berhasil juara Liga 1 usai mengalahkan Mitra Kukar. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bola.com, Jakarta - Ketua Umum The Jakmania, Diky Soemarno, berpesan agar seluruh anggota untuk melupakan perseteruan dengan rival, yang dalam konteks ini yaitu Viking Persib Club, dan fokus mendukung Persija Jakarta.

Seperti diketahui, rivalitas Jakmania dan Viking telah mengakar sedemikian rupa sehingga sulit untuk menemui kata damai. Diky Soemarno menegaskan, ia akan berupaya keras menjalankan mandat dari ketua umum sebelumnya agar perdamaian bisa terwujud.

Advertisement

Ada sedikitnya tujuh tahapan yang mesti dilakukan baik oleh Jakmania maupun Viking supaya mimpi berdamai bisa terlaksana. Namun Diky menekankan bahwa langkah-langkah tersebut bisa berjalan kalau tiap individu anggota fokus mengerahkan tenaganya buat klub masing-masing.

"Ada tujuh langkah (menuju) perdamaian yang harus dilakukan. Namun yang jelas, secara umum, aku mau Jakmania fokus mendukung Persija, udah itu aja," kata Diky saat sesi bincang-bincang pada laman YouTube SportsMagz.

"Karena energi Jakmania kan besar-besar, nih, jadi akan berantakan kalau energi itu terpecah. Tugasku adalah mengarahkan energi yang besar ini jadi sesuatu yang positif buat Persija," katanya lagi.

 

Video

2 dari 2 halaman

Tidak Mau Jakmania Jadi Wadah buat Oknum yang Doyan Nyari Ribut

Lautan suporter Persija Jakarta, The Jakmania, memberi dukungan saat nonton bareng di Plaza Timur Senayan, Jakarta, Minggu (9/12). Persija juara Liga 1 setelah menang 2-1 atas Mitra Kukar. (Bola.com/Peksi Cahyo)

Diky Soemarno sadar, kelompok suporter Jakmania yang berada di luar Jakarta atau sebutannya Outsiders memang paling rawan terlibat bentrok dengan rival. Sulitnya pengawasan dan langkah pencegahan jadi masalah yang urung terpecahkan.

Untuk mengatasi hal ini, Diky menekankan pentingnya kesadaran dari masing-masing pihak untuk tidak 'menyenggol' lebih dulu. Sama seperti ucapannya di atas, akan lebih baik jika fokus pada klub ketimbang ribet memikirkan klub atau suporter lain.

"Kayak kampung A dan kampung B berbeda tim misalnya, akhirnya jadi sensi antarkampung. Ini yang harus kita jaga juga, jangan sampai Jakmania dan Viking ini hanya jadi wadah untuk cari ribut," katanya lagi melanjutkan.

"Sebisa mungkin Jakmania di perbatasan eksis, ada, hadir, tanpa harus menyakiti yang lain," ujar Diky.

Sumber: YouTube/SportsMagz

Berita Terkait