Beda Pendapat, Persib Sesalkan Pembubaran Shopee Liga 1 2020

oleh Wiwig Prayugi diperbarui 20 Jan 2021, 23:00 WIB
Direktur Persib Bandung, Teddy Tjahjono, memastikan Maung Bandung bakal menggelar latihan perdana pada Senin (10/8/2020). (Bola.com/Erwin Snaz)

Bola.com, Bandung - Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Teddy Tjahjono menyesalkan keputusan PSSI menghentikan kompetisi Shopee Liga 1 2020 dengan alasan force majeure lantaran pandemi COVID-19.

"Keputusan ini pasti merugikan semua klub dan kami sangat menyesalkan keputusan tersebut," jelas Teddy saat dihubungi Rabu (20/1/2021) malam.

Advertisement

Disinggung bahwa keputusan itu berdasarkan masukan dari klub, Teddy membenarkan. Akan tetapi tidak semua klub.

"Memang ada beberapa klub yang memberikan masukan tersebut, tapi tidak semua klub. Yang pasti dengan keputusan itu semua klub pasti dirugikan secara material dan moral," tegas Teddy.

Teddy akan menunggu keterangan resmi lebih lanjut dari PSSI. Terlebih, induk organisasi sepak bola Indonesia itu juga merencanakan untuk menggelar kompetisi baru untuk musim 2021 tepat setelah Hari Raya Idul Fitri.

"Kami menunggu surat resmi dari PSSI atau LIB, karena tadi hanya disebutkan bahwa Liga 1 2021 akan dilaksanakan setelah lebaran. Setelah lebaran itu tanggal berapa?" tanya Teddy.

Saksikan video pilihan berikut ini:

2 dari 2 halaman

Menunggu Kepastian

Ilustrasi Liga 1 Indonesia (Bola.com/Adreanus Titus)

PSSI memutuskan untuk menghentikan Liga 1 2020, termasuk juga Liga 2 dengan alasan force majeure akibat pandemi Covid-19. Lalu, diputuskan tidak ada juara dan tidak ada degradasi.

Selain itu, peserta kompetisi Liga 1 dan 2 musim 2021 adalah peserta kompetisi musim 2020. Serta, kontrak pemain diatur oleh klub mengacu kepada aturan keadaan kahar di dalam kontrak masing-masing klub.

"Kami perlu kepastian tanggal dimulainya Liga 2021, karena semua klub pasti perlu melakukan perencanaan baik dari sisi teknis dan non teknis," tambah Teddy.

Berita Terkait