Mikel Arteta Tuntut Arsenal untuk Lebih Kejam kepada Lawan

oleh Rizki Hidayat diperbarui 19 Feb 2021, 09:27 WIB
Arsenal menguasai jalannya permainan di awal babak pertama. Sederet peluang pun didapat The Gunners dari Cedric Soares (tengah). (Foto: AFP/Alberto Pizzoli)

Bola.com, Roma - Manajer Arsenal, Mikel Arteta, kurang puas dengan penampilan timnya saat bermain imbang kontra Benfica pada laga leg pertama 32 besar Liga Europa. Arteta menuntut The Gunners untuk lebih kejam kepada lawan.

Menjalani pertandingan di Stadio Olimpico, Roma, Jumat (19/2/2021) dini hari WIB, Arsenal bermain menekan sejak bola digulirkan. Berdasarkan statistik di situs resmi UEFA, Tim Meriam London mencatatkan 62 persen penguasaan bola, berbanding 38 persen milik Benfica.

Advertisement

Selain itu, Arsenal juga melepaskan tujuh tembakan yang hanya dua mengarah ke gawang. Di sisi lain, Benfica memperoleh empat peluang bagus dari enam kesempatan.

Meski bermain dominan, Arsenal harus puas meraih hasil imbang 1-1 kontra As Aguias. The Gunners tertinggal lebih dulu pada menit ke-55 lewat eksekusi penalti Pizzi. Namun, Arsenal mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-57 berkat aksi Bukayo Saka.

Hasil ini membuat peluang Tim Meriam London melenggang ke-16 besar Liga Europa masih terbuka. Arsenal hanya membutuhkan hasil imbang tanpa gol, pada pertandingan leg kedua 32 besar yang rencananya dihelat di Karaiskakis Stadium, 26 Februari mendatang, untuk meraih tiket ke babak selanjutnya.

 

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

2 dari 2 halaman

Harus Lebih Kejam

Pemain Arsenal, Thomas Partey, mendengarkan instruksi dari sang manajer, Mikel Arteta, ketika akan menjalani debut bersama The Gunners dalam laga kontra Manchester City, Minggu (18/10/2020). (AFP/MICHAEL REGAN)

Mikel Arteta tak puas dengan penampilan Arsenal pada pertandingan kontra Benfica. Manajer asal Spanyol itu menyebut The Gunners harus bisa lebih kejam lagi kepada lawan, jika ingin meraih kemenangan.

"Kami sangat dominan dan menciptakan beberapa peluang besar. Kami harus lebih kejam. Cara kami kebobolan itu mengecewakan. Kami memberi lawan bola, kemudian skor menjadi 1-1," ujar Arteta.

"Kami kebobolan dari situasi sepak pojok kemudian dari keadaan sepak pojok kami tidak bereaksi cukup cepat, dan kebobolan penalti. Melihat penampilan itu sulit untuk menilai. Kami memiliki reaksi yang hebat dan mencetak gol yang hebat," lanjutnya.

"Kami berusaha mempertahankan level. Permainan kedua tim menurun dalam 20 menit terakhir. Tetapi secara keseluruhan kami harus meninggalkan stadion dengan hasil yang lebih banyak," kata Mikel Arteta.

Sumber: BBC Sports

Berita Terkait