Tim Indonesia Dipaksa Mundur dari All England 2021, Netizen +62 Ramai-Ramai Serbu Akun Instagram BWF

oleh Rizki Hidayat diperbarui 18 Mar 2021, 15:29 WIB
Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan di Perempat Final Kejuaraan Bulutangkis Beregu Asia 2020. (PBSI)

Bola.com, Jakarta - Tim Indonesia dipaksa mundur dari All England 2021, karena harus menjalani isolasi mandiri akibat berada satu pesawat dengan penumpang yang positif COVID-19. Keputusan itu pun membuat netizen Indonesia murka.

Enam wakil Indonesia dijadwalkan menjalani pertandingan pada hari pertama All England 2021 di Birmingham Arena, Rabu (17/3/2021) waktu setempat.

Advertisement

Tiga di antaranya, yakni Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, Jonathan Christie, dan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan berhasil meraih kemenangan dan lolos ke fase selanjutnya.

Namun, selepas Ahsan/Hendra bertanding, tiga wakil Indonesia lainnya diminta untuk tak menjalani laga. Ketiganya adalah Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, serta Anthony Sinisuka Ginting.

Panita pertandingan memutuskan jika ketiga wakil Indonesia itu kalah WO. Gagal menjalani laga di All England 2021, Fajar Alfian, Melati Daeva, dan Anthony Ginting melupakan kekesalan di akun media sosial dan meminta BWF untuk bertanggung jawab.

 

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

2 dari 3 halaman

Permintaan dari NHS

Ganda Putra Indonesia, Kevin Sanjaya/Marcus Fernaldi, saat melawan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, pada laga final Daihatsu Indonesia Masters 2020 di Istora, Jakarta, Minggu (19/1). Kevin/Marcus menang 21-15, 21-16. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Belakangan diketahui jika tim bulutangkis Indonesia diharuskan menjalani isolasi mandiri selama 10 hari. Pasalnya, sejumlah atlet, pelatih, dan ofisial Indonesia berada satu pesawat dengan penumpang yang diketahui positif terpapar COVID-19.

Ketika itu, tim Indonesia menumpang pesawat Turkis Airlines dengan rute penerbangan Istanbul menuju Birmingham, Inggris. Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) tak bisa berbuat banyak terkait situasi tersebut.

Pasalnya, permintaan isolasi mandiri tersebut berasal dari National Health Service (NHS). NHS merupakan badan di Inggris yang berwenang dalam urusan pandemi COVID-19.

Sebelum dicoret, NHS mengirim e-mail kepada 20 dari 24 anggota tim Indonesia berkaitan dengan isolasi mandiri.

"BWF dan Badminton England dapat mengonfirmasi sejumlah pemain dan anggota Tim Indonesia telah dihubungi oleh layanan Tes dan Penelusuran National Health Service (NHS) Pemerintah Inggris, dan diharuskan untuk menjalani isolasi mandiri dengan segera," bunyi keterangan resmi BWF.

 

3 dari 3 halaman

Serbuan Netizen +62

Logo BWF. (BWF)

Dicoretnya Tim Indonesia dari All England 2021 mengundang protes keras dari tim dan warga Indonesia. Bahkan, netizen Indonesia ramai-ramai menyerbu kolom komentar Instagram resmi BWF.

Saking banyaknya serbuan dari warganet +62, BWF sampai membatasi kolom komentar di akun Instagramnya. Berikut ini adalah sejumlah komentar netizen Indonesia di akun Instagram BWF.

"Tunjukan Kalo Kita Indonesia Bikin Akun Ini Kayak Akun Sebelah Semangat!!!!!!!" tulis akun @gafama_

"Gue kecewa sama lo bwf," tulis aku @nuuralyaaaaa.

"Pengin diserang lagi ni BWF," tulis akun @ ocha_ocree.

Hingga berita ini dibuat, unggahan terakhir di akun Instagram BWF telah mendapat komentar hingga 20.936. Mayoritas komentar tersebut diisi oleh warganet dari Indonesia.

Berita Terkait