Sadar Kualitas Tangguh Milik Persija, Nyali Barito Putera Tak Ciut di Piala Menpora 2021

oleh Zulfirdaus Harahap diperbarui 09 Apr 2021, 15:00 WIB
Gelandang Barito Putera, Alif Jaelani, merayakan golnya ke gawang Arema FC pada laga Piala Menpora 2021. (Bola.com/Arief Bagus)

Bola.com, Malang - Barito Putera menyambut antusias duel perempat final Piala Menpora 2021 melawan Persija Jakarta di Stadion Kanjuruhan Malang, Sabtu (10/4/2021). Pelatih Barito, Djadjang Nurdjaman, menyebut timnya dalam kondisi siap tempur dan yakin menang. 

Barito Putera bisa dikatakan sebagai tim kuda hitam pada delapan besar Piala Menpora 2021. Klub berjulukan Laskar Antasari itu bisa menghadapi Persija Jakarta karena lolos ke perempat final dengan predikat runner-up Grup A.

Advertisement

Pelatih Djadjang Nurdjaman tak menampik jika Persija memiliki kualitas pemain dan skuad yang komplet. Namun, pria yang akrab disapa Djanur itu menyebut Barito Putera tak gentar dan punya peluang untuk bisa lolos ke babak selanjutnya.

"Pada prinsipnya kami sudah siap untuk menatap pertandingan besok di mana kami punya tekad walaupun menghadapi klub yang di atas kertas mungkin difavoritkan orang," kata Djanur dalam konferensi pers jelang laga.

"Memang betul Persija adalah tim yang kuat dan secara materi sangat komplet. Ada pemain asing, naturalisasi, dan lokal katakan lah ada pemain-pemain yang punya level di atas rata-rata," tegas Djanur.

Duel ini menjadi pertemuan ke-12 sepanjang sejarah kedua tim. Persija Jakarta sejauh ini masih dominan dengan enam kemenangan, Barito Putera meraih empat kemenangan, dan dua laga berakhir imbang.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

2 dari 2 halaman

Siap Kerja Keras

Rizky Pora. Gelandang Barito Putera ini melakukan aksinya saat menghadapi PSIS Semarang di Stadion Manahan, Solo (21/3/2021). Pada masa injury time, ia melepaskan tendangan bebas dari sisi kiri pertahanan PSIS. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Pelatih Djadjang Nurdjaman menyebut, Barito Putera siap kerja keras untuk bisa meraih kemenangan atas Persija Jakarta. Menurut Djanur, syaratnya adalah para pemainnya harus tampil mati-matian sepanjang laga.

"Untuk itu kami harus kerja keras untuk bisa lolos ke semifinal, dan kami punya tekad untuk itu karena sudah latihan selama ini serta mempersiapkan diri. InsyaAllah kalau kami bisa bekerja maksimal, bekerja keras, punya daya juang, bisa mengalahkan mereka," tegas Djanur.

Barito Putera punya keuntungan karena Persija Jakarta tak akan diperkuat dua pilar inti yakni Otavio Dutra dan Novri Setiawan. Keduanya absen karena menerima sanksi kartu.