9 Alasan N'Golo Kante Disukai Banyak Orang Termasuk Tuchel: Tak Segan Hibur Suporter Arsenal Lho

oleh Yus Mei Sawitri diperbarui 08 Mei 2021, 11:00 WIB
N'Golo Kante (Chelsea) - Keberadaan pemain 30 tahun ini bisa dibilang nyawa di lini tengah Chelsea. Selalu tampil penuh totalitas membuat pelatih Chelsea, Thomas Tuchel, merasa sangat gembira sejak awal kedatangannya di Stamford Bridge. (AFP/Oli Scarff)

Bola.com, Jakarta Gelandang Chelsea, N'Golo Kante, baru saja menerima pujian dari manajernya, Thomas Tuchel.  Sang manajer mengaku sangat senang bisa memiliki pemain seperti Kante.

N'Golo Kante merupakan pemain kelas dunia. Namun, yang membuatnya sangat menonjol adalah kepribadiannya yang luar biasa.

Advertisement

Kante adalah sosok yang baik, rendah hati, dan sopan. Tuchel mengaku suka sekali memeluk pemain berusia 30 tahun tersebut.

"Ia harus menerima bahwa saya akan memeluknya, saya sering melakukan ini. Ia pria yang baik, hampir pemalu. Ia pendiam, ia suka waktu berkualitasnya sendiri dan tidak berisik," tuturnya seperti dilansir Goal Internasional, Jumat (7/5/2021). 

"Saya melihatnya banyak tersenyum. Saya melihatnya berinteraksi dengan semua orang tetapi dengan caranya sendiri, sangat pemalu dan sopan. Tetapi, saya sangat senang bahwa pemain seperti dirinya ada. Sungguh menyenangkan untuk diperhatikan," ujar Tuchel.

"Apa yang ia lakukan dengan mentalitasnya, seorang penolong sejati selalu memberikan segalanya untuk membantu siapa pun di lapangan sebagai pria yang baik, rendah hati dan pendiam," serunya.

Selain komentar dari Tuchel, ada banyak bukti mengapa N'Golo Kante adalah sosok yang mudah disukai, bahkan oleh fans klub lain. Apa saja buktinya? Simak saja informasinya berikut ini.

 

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

2 dari 10 halaman

1. Pilihan Mobil yang Sederhana

Kante juga melakukan satu jegalan, satu sapuan, dan empat kali intersep selama 90 menit penuh. N'Golo Kante pantas diberi penghargaan man of the match di leg kedua kontra Real Madrid. Di leg pertama, Kante juga memenangi penghargaan tersebut. (Foto: AFP/Javier Soriano)

 N'Golo Kante merupakan salah satu gelandang bertahan terbaik di dunia saat ini. Jadi wajar jika ia mendapat bayaran besar di Chelsea.

Kabarnya ia dibayar sekitar 300 ribu pounds per pekan. Dengan uang itu, ia bisa dengan mudah membeli mobil-mobil mewah seperti Mercedez, BWM, Audi, atau bahkan Ferrari dan Lamborghini

Tapi Kante adalah sosok yang sederhana. Ia memilih setia dengan mobil Mini Cooper miliknya. Mobil itu kabarnya dibeli sekitar 20 ribu pounds saja. Mobil itu dibelinya saat ini masih berada di Leicester City.

Kante bahkan tetap memakai mobilnya itu setelah mengalami kecelakaan pada Januari 2018. Saat itu Mini Coopernya menabrak sebuah lori.

Kaca spion kirinya hancur. Sisi kiri depan mobilnya juga terlihat penyok. Namun ajaibnya, Kante masih masih mau menerima permintaan selfie dari fans yang kebetulan ada di TKP. Bahkan ia berfoto sembari tersenyum.

Beberapa hari kemudian, Kante muncul dalam sesi latihan dengan mobil yang sama. Pemain lain mungkin akan muncul dengan mobil baru.

 

3 dari 10 halaman

2. Kante Izinkan Teman Menginap Sebulan

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola harus lebih ekstra hati-hati dengan penampilan Kante di Final Liga Champions, pasalnya Kante bermain sangat menawan dalam pertandingan Semi Final. N'golo Kante ada dimana-mana. (Foto: AFP/Pool/Ben Stansall)

N'Golo Kante pernah memberikan tempat berteduh pada mantan rekannya di Leicester City yakni bek Cedric Kipre. Tak cuma satu atau dua hari, namun sebulan penuh.

Saat itu Cedric dan saudaranya mengalami masalah di apartmennya sehingga harus mencari tempat tinggal lainnya. "Saya tinggal di rumah N'Golo selama sebulan ketika saya di Leicester," ungkap Kipre pada Goal.

"Saya bermasalah dengan apartemen saya dan ia menjamu saudara saya dan saya. Tidak semua orang mau melakukannya, dan itu adalah tindakan yang sangat baik darinya," ucapnya.

"Hari ini, saya bangga pernah bertemu seseorang sepertinya. Tak ada orang lain yang lebih rendah hati ketimbang N'Golo."

 

4 dari 10 halaman

3. Tolak Curang Bayar Pajak

Pemain Manchester United, Paul Pogba (kiri) berduel dengan pemain Chelsea, N'Golo Kante pada lanjutan Premier League di Old Trafford stadium, Manchester, (16/4/2017). Manchester United menang 2-0. (AP/ Rui Vieira)

Gaji N'Golo Kante, seperti yang disebutkan sebelumnya, sangat besar. Tentunya, pajak yang harus ia bayarkan juga besar.

Nah, menurut laporan The Times, Kante pernah ditawari agar berbuat curang soal pajak tersebut. Caranya dengan membayarnya melalui perusahaan lepas pantai.

Tapi tentu saja Kante, menolaknya. Ia bersikeras akan tetap membayar pajak pendapatannya secara penuh.

Rekan setimnya di Timnas Prancis, Blaise Matuidi, pernah berkomentar soal hal tersebut. Ia mengaku tak kaget mendengar kisah itu.

“Saya tidak benar-benar mengikuti cerita ini, tetapi saya tidak terkejut karena ini N'Golo. Ia sempurna, ia tidak curang. [Mungkin] Sedikit saat ia bermain kartu," candanya.

 

5 dari 10 halaman

4. Tolak Pujian Rekan Setim

Gelandang Timnas Argentina, Cristian Pavon (tengah) mendapat tekanan dari duo Prancis, Blaise Matuidi (kanan) dan N'Golo Kante, pada laga 16 Besar Piala Dunia 2018, di Kazan Arena, Sabtu (30/6/2018) malam WIB. (AFP/Roman Kruchinin)

N'Golo Kante menjadi salah satu penggawa vital Timnas Prancis di Piala Dunia 2018. Ia ikut bermain saat Les Blues mengalahkan Argentina.

Kante mendapatkan pujian dari rekan-rekan setimnya. Ia dianggap bisa menghentikan superstar tim Tango, Lionel Messi.

Para pemain Timnas Prancis pun menciptakan yel-yel khusus. "Ia kecil tapi ia menghentikan Lionel Messi."

Namun Kante ogah menerima pujian itu. Ia menegaskan bahwa Messi dan Argentina bisa dihentikan karena kerja kolektif tim dan bukan karena dirinya.

 

6 dari 10 halaman

5. Kante Malu dan Sungkan Angkat Trofi Piala Dunia 2018

Gelandang Timnas Prancis, N'Golo Kante, berpose dengan trofi Piala Dunia 2018. (FRANCK FIFE / AFP).

N'Golo Kante ikut membawa timnas Prancis jadi juara Piala Dunia 2018. Uniknya, ia malah merasa sungkan untuk mengangkat trofi Jules Rimet setelah menjalani laga final.

Kante disebut merasa terlalu malu dan sungkan untuk meminta pemain lain agar memberikannya trofi itu agar bisa berfoto dengannya. Untungnya ada rekan setimnya yang peka.

Ia adalah Steven N'Zonzi. Eks pemain Stoke City saat itu memintakan rekan-rekannya agar memberikan trofi Piala Dunia itu pada Kante.

 

 

 

7 dari 10 halaman

6. Obati Kekecewaan Suporter Arsenal

Gelandang Chelsea, N'Golo Kante. (AFP/Adrian Dennis)

Ini bukti bahwa N'Golo Kante pemain yang bisa disukai siapa saja, termasuk suporter lawan. Pada Agustus 2018, Kante membawa Chelsea menang atas Arsenal.

Keesokan harinya, ia bertemu dengan seorang penggemar Arsenal di jalanan kota London. Suporter itu kemudian mengaku kecewa dengan kekalahan yang dialami timnya dalam derby London tersebut.

Uniknya, Kante akhirnya malah minta maaf pada suporter tersebut. Ia tampaknya merasa bersalah karena membuat sang suporter kecewa.

"Baru saja bertemu pria ini. Memberitahunya bahwa saya adalah penggemar Arsenal dan saya kecewa dengan pertandingan akhir pekan ini tetapi ia tersenyum kepada saya dan berkata "maaf". Pria yang luar biasa."

 

8 dari 10 halaman

7. Tak Menolak Undangan Makan Malam di Rumah Suporter Arsenal

Staminanya yang luar biasa memungkinkan Kante membantu lini serang sekaligus pertahanan. Ia juga menjadi pengedar bola yang baik dengan presentase operan sukses mencapai angka 88 persen. (Foto: AFP/Pierre-Philippe Marcou)

Alkisah pada September 2018, N'Golo Kante hendak balik ke Prancis dengan menggunakan kereta. Akan tetapi ternyata ia terlambat dan ketinggalan kereta tersebut.

Kante kemudian melipir ke masjid terdekat untuk melaksanakan salat Magrib. Di sini, ia bertemu dengan seorang suporter Arsenal yang bernama Badlur Rahman.

Badlur kemudian mengundang Kante untuk makan malam di rumahnya. Kante ternyata menerima undangan tersebut.

Di rumah Badlur, Arsenal sempat makan kari ayam. Ia kemudian juga sempat bermain gim FIFA dengan sang tuan rumah.

"Saya pergi ke masjid pada Sabtu petang untuk salat dan kami sholat berjamaah. Ajaran Islam mengundang tamu ke rumah untuk makan malam, jadi saya mengundangnya," kata Badlur pada BBC.

"Ia datang dengan saya dan saudara laki-laki saya karena ia sendirian dan mengatakan hanya akan pulang. Ia menjalani diet protein jadi kami makan kari ayam. Ia bahkan minum teh."

"Ia mengalahkan kami semua di FIFA dan kemudian kami menonton Match of the Day. Sungguh malam yang menyenangkan."

 

9 dari 10 halaman

8. Tetap Senyum Meski Dibabat Saat Main FIFA

 N'Golo Kante pernah berduel dengan Callum Hudson-Odoi. Duel yang dimaksud adalah duel gim sepak bola FIFA.

Kante pernah kalah tiga kali beruntun. Ia kemudian melakoni duel keempat dan sudah tertinggal empat gol saat laga belum selesai.

Kante pun kesal. Ia kemudian memilih untuk berhenti di tengah jalan. Meski kalah dan kesal, tapi ia masih tetap tersenyum.

 

10 dari 10 halaman

9. Ramah Pada Fans

N'Golo Kante sudah dikenal ramah pada siapa pun. Baik itu fans Chelsea maupun fans klub lain.

Bukti keramahan Kante itu pun sempat terekam kala ia bertemu dengan seorang penggemar beratnya. Ia dengan hangat menyembut sang penggemar.

Kante bahkan sempat menanyakan kabar sang suporter. Dan tentu saja ia kemudian memberikannya hadiah berupa jersey khusus yang dibubuhi tanda tangannya.

Sumber: GiveMeSport/Chelseafc/Goal/ESPN/BBC/Times/Mirror/Twitter

Disadur dari: Bola.net (Penulis Dimas Adi Prasetya, published 7/5/2021)

Berita Terkait