Liga 1 Musim Ini Dipastikan Ada Degradasi, PSS Siap Bertempur

oleh Vincentius Atmaja diperbarui 28 Mei 2021, 06:30 WIB
Pelatih Dejan Antonic juga bakal dipermudah dengan adanya kedua pemain itu untuk meracik strategi dengan melihat pengalaman keduanya yang pernah satu tim. (Bola.com/M. Iqbal Ichsan)

Bola.com, Sleman - PSSI telah memutuskan bahwa format kompetisi Liga 1 2021/2022 tidak mengalami perubahan. Rencana tanpa adanya degradasi yang sempat diwacanakan atas usulan klub  juga dipastikan tidak akan terwujud.

Hasil rapat darurat Komite Eksekutif (Exco) PSSI pada Selasa (25/5/2021) menetapkan bahwa Liga 1 musim ini tetap menganut sistem degradasi dan promosi. Dalam pengambilan keputusan tersebut, PSSI juga telah berkonsultasi dengan FIFA dan AFC.

Advertisement

Sebelumnya dalam rapat Exco pada 3 Mei 2021, PSSI menghimpun permintaan dari mayoritas klub untuk menghapus degradasi di Liga 1 musim ini. Keinginan dari sebagian besar tim itu rencananya akan dibawa ke kongres tahunan PSSI pada 29 Mei 2021.

Klub PSS Sleman merespons keputusan PSSI tersebut. Bahwa tim berjulukan Elang Jawa dalam posisi yang siap menghadapi kompetisi dengan sistem degradasi. Dirut PSS Sleman, Marco Gracia Paulo mengklaim kini tidak ada kata santai untuk timnya.

"Kesiapan PSS itu bisa dilihat dari cara kami merekrut pemain. Mereka disiapkan untuk menghadapi kompetisi dengan mode normal dan kompetitif," katanya.

"Sikap PSS adalah menyerahkan sepenuhnya kepada PSSI dan PT LIB. Memang aspek pertimbangannya banyak, tetapi hal tersebut merupakan wewenang dari mereka," tutur Marco menambahkan.

 

Saksikan Video Pilihan Kami:

2 dari 2 halaman

Program Jangka Panjang

Dirut PSS Sleman, Marco Gracia Paulo saat bercengkerama dengan sejumlah pemain di lapangan Yogyakarta Internasional School (YIS). (Dokumen PSS Sleman)

Di sisi lain, saat ini timnya sedang fokus mempersiapkan skuad yang bisa bersaing dengan tim lain. Anak asuh Dejan Antonic telah dikumpulkan kembali di Sleman dan berlatih intens sejak pekan lalu.

Menurut Marco Gracia, skuad yang dibangun PSS disiapkan bukan hanya untukk musim 2021 saja. Namun juga sebagai bagian dari kerangka program besar dan target jangka menengah PSS pada tahun 2023 dan seterusnya.

Benar saja PSS mulai mendapatkan buah kerja kerasnya di awal periode 2021, dengan mampu menyegel peringkat ketiga turnamen pramusim Piala Menpora. Sebuah prestasi mengesankan untuk era baru PSS.

"Keputusan akhir menjadi wewenang dari PSSI dan PT. LIB. Itulah sikap kami. Namun, yang perlu digarisbawahi sekali lagi adalah PSS dalam posisi siap hadapi kompetisi dengan sistem degradasi," jelasnya.