Wawancara Eksklusif Marco Motta Bagian 2: Euro 2020? Forza Azzurri!

oleh Muhammad Adi Yaksa diperbarui 12 Jun 2021, 08:45 WIB
Wawancara Eksklusif - Marco Motta. (Bola.com/Dody Iryawan)

Bola.com, Jakarta - Marco Motta turut terjangkit demam Euro 2020. Bek Persija Jakarta itu sudah tidak sabar menantikan kiprah Timnas Italia. Dia yakin seyakinnya tim berjulukan Gli Azzurri itu mampu keluar sebagai yang terhebat di Eropa.

Buat Marco Motta, Timnas Italia bukan lah kuda hitam di Euro 2020. Mentang-mentang Gli Azzurri telah jarang mengorbitkan pemain kelas dunia, banyak pihak menganggap armada Roberto Mancini itu merupakan tim penggembira.

Advertisement

Faktanya, Timnas Italia sedang kuat-kuatnya. Lorenzo Insigne dkk mulai lupa dengan yang namanya kekalahan. Apa pasal? Kekalahan terakhir buat Gli Azzuri terjadi pada 11 Oktober 2018. Artinya, Timnas Italia hampir tiga tahun tidak pernah terkapar di tangan lawan.

Catatan moncer Timnas Italia tidak berhenti sampai di situ. Gli Azzuri juga berhasil menyapu bersih sepuluh pertandingan Kualifikasi Euro 2020 dengan kemenangan!

Selain Timnas Italia, tiga tim lain disebut sebagai kandidat kuat pemenang Euro 2020 menurut Marco Motta. Dua tim di antaranya sudah pasti Prancis dan Inggris. Satu tim lainnya adalah Belgia, yang konsisten menjadi penantang gelar dalam beberapa turnamen bergengsi.

Di Euro 2020, Timnas Italia akan bermain kolektif. Minimnya pemain bintang tidak menjadi kerugian buat Gli Azzurri. Nama-nama seperti Federico Chiesa, Nicolo Barella hingga Jorginho bakal berperan sebagai tulang punggung buat Timnas Italia.

Timnas Italia, yang tergabung di Grup A Euro 2021, akan membuka pesta sepak bola Eropa ini pada Sabtu (12/6/2021) dini hari WIB dengan melawan Turki di Olimpico, Roma.

Bola.com berkesempatan untuk mewawancarai Marco Motta tentang kans Timnas Italia di Euro 2020, siapa pemain terbaik Italia saat ini, dan prediksinya untuk Serie A di musim depan. Wawancara ini merupakan bagian kedua dari rangkaian wawancara mantan pemain Timnas Italia itu. Berikut petikannya.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

2 dari 4 halaman

Peluang Timnas Italia

Ciro Immobile - Striker Lazio ini adalah peraih tiga kali gelar top skor Serie A dan Sepatu Emas Eropa musim 2019/2020. Kehadiran Immobile di lini depan membuat Italia kini semakin garang dan tajam. (AP/Antonio Calanni)

Bagaimana Anda melihat skuad Timnas Italia saat ini? Apakah mereka sanggup bersaing dengan sejumlah favorit juara seperti Prancis dan Inggris di Euro 2020?

Saya pikir Timnas Italia melakukan hal yang baik di tangan Roberto Mancini. Mereka memiliki tim yang bagus. Tapi tentu saja, ada Timnas Prancis dan Timnas Inggris. Saya berpikir tentang Timnas Belgia juga. Mereka memiliki tim yang kuat.

Ini akan menjadi Euro yang aneh karena setelah dua edisi Euro yang aneh, kita berada di situasi seperti ini, di mana dunia sedang dilanda pandemi dan saya penasaran bakal seperti apa jalannya. Tapi, tentu saja, saya adalah penggemar Timnas Italia dan saya sangat berharap Timnas Italia dapat memenangkan Euro 2020. Saya mendukung 100 persen.

Generasi pemain muda Italia saat ini tidak berkembang pesat seperti di Prancis dan Inggris. Mereka memiliki banyak pemain muda menjanjikan dan diikutsertakan ke Euro 2020. Bagaimana menurut Anda?

Terkadang ini tentang waktu. Saat ini, tentu saja, Prancis mungkin memiliki satu di antara pemain muda terbaik seperti Kylian Mbappe, namun mereka juga punya pemain-pemain senior yang penting. Sekarang Karim Benzema kembali. Dia adalah satu di antara penyerang terbaik. Mereka juga masih punya Antoine Griezmann, Paul Pogba, sangat banyak. Inggris juga memiliki tim yang sangat bagus. Tapi saya pikir, Timnas Italia juga adalah tim yang sangat bagus dan kita lihat apa yang akan terjadi nanti.

3 dari 4 halaman

Federico Chiesa, Pemain Terbaik Italia Saat Ini?

Federico Chiesa - Mantan pemain Fiorentina ini terlihat mengalami perkembangan pesat bersama Si Nyonya Tua. Kecepatan dan kemampuannya dalam menusuk pertahanan lawan membuatnya sangat diandalkan Timnas Italia di Piala Eropa nanti. (AFP/Marco Bertorello)

Menurut Anda, siapa pemain terbaik Italia saat ini?

Ini tidak mudah karena menurut saya sepak bola di Italia sudah sangat berubah. Sebelumnya, sangat mudah mengatakan bahwa Roberto Baggio, Francesto Totti, Alessandro Del Piero sebagai pemain terbaik Italia. Tapi untuk saat ini, saya pikir tidak ada pemain yang jauh lebih baik daripada pemain lain.

Misalnya, Lionel Messi di Argentina, Cristiano Ronaldo di Portugal, dan Neymar di Brasil. Saya pikir, pemain Italia saat ini berada di level yang sama. Satu pemain, sebagai contoh, saya menyukai tahun yang bagus Federico Chiesa bersama Juventus.

4 dari 4 halaman

Prediksi AS Roma di Serie A Musim Depan

AS Roma - Jose Mourinho (Bola.com/Adreanus Titus)

Anda pernah menjadi bagian dari AS Roma, bagaimana Anda memprediksi AS Roma di tangan Jose Mourinho?

Jose Mourinho adalah pelatih top. Dia menang di mana-mana dan membuat tantangan besar di AS Roma karena di sana tidak mudah untuk memenangkan gelar.

Saya sangat dekat dengan gelar pada 2010 namun kami kalah bersaing dari Inter Milan dan Mourinho. Kami kalah di Coppa Italia. Kami terpaut dua poin dari Inter Milan di Serie A. Kami menang di laga terakhir melawan Chievo Verona, namun Diego Milito mencetak gol kemenangan di babak kedua untuk Inter Milan ketika melawan Siena.

Saya berharap yang terbaik untuk AS Roma dan Mourinho di Italia dan Eropa untuk musim depan. Saya sangat berharap sebab mereka sangat pantas mendapatkannya. Para penggemar AS Roma akan bahagia dengan sejumlah hasil yang bagus.

Bagaimana Anda memprediksikan Serie A musim depan? Apakah Inter Milan masih bisa mendominasi meski ditinggalkan Antonio Conte atau Juventus dapat bangkit kembali setelah kembali dilatih oleh Massimiliano Allegri? Bagaimana dengan kans AC Milan?

Untuk Serie A musim depan, saya pikir kepergian Antonio Conte menjadi kehilangan besar buat Inter Milan. Saya pikir musim lalu Conte memberikan karakter kepada mereka dalam semua jenis sepak bola. Juventus tentu bisa bangkit dan 100 persen bisa menantang. Dan AC Milan, kita lihat lagi nanti sebab ini tahun pertama mereka bermain di Liga Champions setelah sekian lama. Liga Champions akan memakan banyak energi. Kita lihat nanti bagaimana reaksi mereka. Tapi, kenapa tidak? Saya pikir musim depan akan menjadi Serie A yang sangat seru dan kita tidak boleh melupakan AS Roma bersama Jose Mourinho.

Berita Terkait