Liga 1 Ditunda, Dragan Djukanovic Akui Persiapan PSIS Jadi Kacau

oleh Vincentius Atmaja diperbarui 15 Jul 2021, 22:45 WIB
Pelatih PSIS Semarang, Dragan Djukanovic kembali berkumpul dengan para pemainnya dalam sesi latihan di Stadion Citarum, Jumat (19/3/2021). (Dok PSIS Semarang)

Bola.com, Semarang - Pelatih PSIS Semarang, Dragan Djukanovic, masih cukup kecewa dengan keputusan operator kompetisi dan federasi sepak bola Indonesia terkait penundaan kompetisi Liga 1 2021/2022.

Liga 1 musim ini kembali harus tertunda setelah awalnya bakal digelar pada 9 Juli lalu. Meningkatnya angka kasus COVID-19 di Indonesia memaksa institusi terkait bertindak dan satu imbasnya adalah kompetisi yang sudah akan berjalan kembali tertunda setidaknya hingga Agustus mendatang.

Advertisement

PSIS Semarang seharusnya sudah bertanding dengan Persela Lamongan pada 10 Juli lalu. Pelatih PSIS, Dragan Djukanovic, mengaku kecewa. Ia merasa program dan masa persiapan yang sudah dibangun oleh timnya menjadi berantakan.

"Situasi yang sangat sulit bagi tim, ketika persiapan sudah mulai masuk ke puncak tapi malah harus dihentikan. Kami harus memulai lagi dari awal," ujar Dragan Djukanovic, Kamis (15/7/2021).

Saat ini skuad PSIS Semarang tengah diliburkan, di sisi lain pemerintah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jawa dan Bali. Hari Nur Yulianto dkk. pun mendapatkan kesempatan berlatih secara mandiri.

"Tapi, kami akan berusaha semaksimal mungkin mempersiapkan tim dengan baik. Semoga saja tidak ada lagi penundaan kompetisi dan PPKM Darurat tidak diperpanjang sehingga tim bisa berlatih bersama," ujar pelatih PSIS Semarang asal Montenegro itu.

Video

2 dari 2 halaman

Mencapai 80 Persen

Para pemain PSIS menjalani pemanasan dalam sebuah sesi latihan. (Dok PSIS)

Mantan pelatih Borneo FC itu juga menambahkan bahwa progres timnya sudah cukup baik untuk menyambut persaingan di kompetisi. Selain terus menyempurnakan komposisi pemain, PSIS Semarang juga mematangkan permainan lewat uji coba.

Tim kebanggaan Panser Biru dan Snex beberapa kali mengatasi tim Liga 2, seperti Persekat Tegal dan PSIM Yogyakarta. Kemudian para pemain asing makin lengkap dengan kehadiran bomber ganasnya, Bruno Silva.

"Persiapan sebelumnya sudah mencapai 80 persen. Tinggal mematangkan strategi. Tapi, dengan situasi seperti ini, harus kembali dari awal," tandas Dragan Djukanovic.

Berita Terkait