Jelang Olimpiade Tokyo 2020: Anthony Ginting Bicara Kekuatan Lawannya di Fase Grup

oleh Yus Mei Sawitri diperbarui 18 Jul 2021, 20:00 WIB
Tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting. (PBSI

Bola.com, Tokyo - Tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting mengatakan kondisinya sempat turun karena harus menjalani karantina selama tiga hari saat kedatangan di Kumamoto, Jepang, untuk Olimpiade Tokyo 2020

Dia berterima kasih kepada semua pihak di Kumamoto yang sudah memfasilitasi tim bulutangkis Indonesia jelang Olimpiade Tokyo 2020 yang mulai bergulir pekan depan. Ginting, sapaan akrabnya, menyampaikan hal itu di hari terakhir pemusatan latihan pada Minggu (18/7/2020).

Advertisement

"Saya berterima kasih dan sangat mengapresiasi untuk semua yang terlibat dalam persiapan di Kumamoto," ujar Anthony Ginting.

"Karena semuanya dipersiapkan dengan sangat baik. Mulai dari tempat istirahat, makanan, sarana latihan, dan juga protokol-protokol kesehatan yang ada. Cukup menyenangkan bisa latihan di sini. Suasana baru membuat kami semakin termotivasi," lanjutnya.

Menurut Anthony Ginting, kondisinya sempat turun karena selama tiga hari pertama tidak ada latihan. "Tetapi berkat program yang dijalani sejauh ini, Puji Tuhan kondisi saya sudah kembali ok. Aman semua dan siap bertanding," ungkap Ginting.

Menempati unggulan kelima di ajang Olimpiade Tokyo 2020 ini, Ginting tergabung bersama Gergely Krausz (Hungaria), dan Sergey Sirant (Rusia) di grup J.

Dari kedua lawan ini, Ginting belum pernah bertemu sebelumnya. Tetapi secara peringkat terpaut jauh. Ginting berada di peringkat kelima, sementara Krausz peringkat ke-94 dan Sirant ke-77.

Kans Ginting melaju ke babak 16 besar memang terbuka lebar. Tetapi ia tidak mau berpikir dulu terlalu jauh.

 

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

2 dari 2 halaman

Persaingan di Tunggal Putra Ramai

Pebulutangkis Indonesia, Anthony Ginting. (AFP/BADMINTON ASSOCIATION OF THAILAND)

"Ya tetap dari awal tidak mau lihat siapa lawannya sih, tetap fokus dan maksimal saja untuk persiapan menjelang pertandingan sama nanti pas pertandingannya," tutur Ginting.

"Saya belum memikirkan 16 besar, waspada satu-satu saja dulu lawan di grup. Ini Olimpiade, semua bisa terjadi. Jangankan Olimpiade, di turnamen biasa pun sering terjadi pemain yang peringkatnya lebih rendah bisa mengalahkan unggulan," sahut Ginting.

Ginting menambahkan persaingan di sektor tunggal putra akan ramai. Ini karena kekuatan antarpemain sudah merata.

"Persaingan di tunggal putra akan ramai. Semua merata kekuatannya. Apalagi saat sudah masuk babak gugur. Unggulan sudah bertemu unggulan. Jadi menurut saya, siapa yang lebih siap dan tidak kehilangan fokus dia yang akan menang," beber Ginting.

Tim bulutangkis Indonesia pada Senin (19/7/2021) dijadwalkan terbang ke Tokyo untuk melakukan persiapan tahap akhir sebelum bergulirnya Olimpiade Tokyo 2020 pada 23 Juli hingga 8 Agustus.