Filipina Ukir Sejarah, Rebut Medali Emas Pertama di Ajang Olimpiade

oleh Yus Mei Sawitri diperbarui 26 Jul 2021, 22:46 WIB
Hidilyn Diaz mempersembahkan emas pertama bagi Filipina di Olimpiade pada Tokyo 2020. (AFP/Vincenzo Pinto)

Bola.com, Tokyo - Filipina mengukir sejarah baru. Negara Asia Tenggara tersebut untuk kali pertama merebut medali emas di ajang Olimpiade

Pencipta sejarah bagi Filipina yang menunggu hampir 100 tahun tersebut adalah lifter putri, Hidilyn Diaz. Atlet berusia 30 tahun itu merebut medali emas pada cabang angkat besi nomor 55 kilogram putri, Senin (26/7/2021). 

Advertisement

Sang lifter juga menyumbang medali pada Olimpiade Rio de Janeiro 2016. Saat itu ia mempersembahkan medali perak di kelas 55 kg. Kali ini, dia mampu mengukir prestasi luar biasa.  

Pada partisipasinya keempat di ajang olimpiade, Diaz membukukan 97 kg angkatan snatch dan 127 kg angkatan clean and jerk. Total angkatannya 224 kg, yang melebihi rekor terbaiknya. 

Dia mengalahkan lifter China, Liao Qiuyun, yang harus puas meraih medali perak. Ia membukukan total angkatan 223 kilogram. 

Medali perunggu menjadi milik lifter Kazakhstan, Zulfiya Chinshanlo, yang mencatatkan total angkatan 213 kg.

Diaz diliputi emosi luar biasa ketika kemenangannya dikonfirmasi. Air mata kegembiraannya tak bisa dibendung ketika lagu kebangsaan Filipina dimainkan selama upacara pemberian medali, dan ketika bendera negaranya dikibarkan tertinggi di Olimpiade untuk pertama kalinya.  

 

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

2 dari 2 halaman

Mimpi yang Jadi Kenyataan

Atlet angkat besi Olimpiade Filipina, Hidilyn Diaz mengangkat beban saat berlatih di Jasin, kota Malaka, pada 21 Mei 2021. Diaz yang terpaksa tinggal di Malaysia bertekad situasi tidak akan menghalangi cita-citanya untuk menjadi peraih medali emas Olimpiade pertama dari Filipina. (Mohd RASFAN/AFP)

"Luar biasa, ini mimpi, menjadi kenyataan. Saya ingin mengatakan kepada generasi muda di Filipina, 'Anda juga bisa memiliki mimpi emas ini'," kata Diaz, seperti dikutip AFP.  

"Beginilah cara saya memulai dan akhirnya saya bisa melakukannya. Saya tak sabar untuk pulang ke Filipina bersama keluarga saya karena saya sangat merindukan mereka." 

"Saya tak sabar sekarang untuk menikmati hidup saya setelah begitu banyak pengorbanan," imbuh Diaz. 

Dengan hasil ini, Filipina untuk sementara mengungguli Indonesia dalam perolehan medali. Indonesia baru meraih satu medali perak melalui Eko Yuli Irawan (angkat besi), dan medali perunggu via Windy Cantika Aisah (angkat besi). 

Sumber: AFP

 

Ajang multievent Olimpiade Tokyo 2020 bisa pembaca Bola.com saksikan melalui TV teresterial INDOSIAR dan O Channel. Selain itu juga bisa di layanan over the top (OTT) VIDIO baik gratis maupun berbayar dengan 12 channel tambahannya, serta channel Champions TV 1, 2 dan 3 yang dikelola IEG (Indonesia Entertainment Group), salah satu anak perusahaan di Emtek Group. Yuk nikmati sajian live streamingnya dengan mengklik tautan ini.

Berita Terkait