Menanti Liga 1 Bergulir, Pelatih PSIS Mudik Sementara Waktu

oleh Vincentius Atmaja diperbarui 28 Jul 2021, 20:15 WIB
Pelatih PSIS Semarang, Dragan Djukanovic kembali berkumpul dengan para pemainnya dalam sesi latihan di Stadion Citarum, Jumat (19/3/2021). (Dok PSIS Semarang)

Bola.com, Semarang - Pelatih kepala PSIS Semarang, Dragan Djukanovic memutuskan untuk pulang ke negaranya Montenegro untuk sementara waktu. Ia mudik ke negara kawasan Eropa Timur itu sambil menunggu kepastian pelaksanaan Liga 1 2021/2022.

Sama seperti dengan para pemain yang sudah diliburkan dan sebagian kembali ke rumah masing-masing, Dragan Djukanovic ikut pulang untuk sementara. Ia kembali ke negaranya untuk menemui keluarga besar di Montenegro.

Advertisement

Sementara manajemen PSIS telah memberikan lampu hijau perihal izin pulang Dragan ke Montenegro. General Manager PSIS, Wahyu Winarto mengatakan bahwa Dragan meminta izin ulang untuk sementara waktu, karena ada urusan keluarga.

"Coach Dragan harus kembali ke negaranya sementara waktu karena ada hal yang bersifat penting dan tidak bisa diwakilkan. Sehingga mau tidak mau Coach Dragan harus pulang dulu," terang Wahyu Winarto, Rabu (28/7/2021).

PSIS Semarang telah meliburkan seluruh aktivitas latihan sejak pemberlakuan PPKM oleh pemerintah di awal bulan Juli. Di sisi lain pelaksanaan kompetisi Liga 1 juga tertunda, yang sedianya dimulai pada 9 Juli kemarin.

Video

2 dari 2 halaman

Pasti Kembali

Pelatih PSIS Dragan Djukanovic memimpin anak asuhnya berlatih di Stadion Citarum, Semarang, Rabu (16/9/2020). (Dok PSIS Semarang)

PSSI dan operator kompetisi kini terus berupaya keras agar izin pelaksanaan Liga 1 pada 20 Agustus mendatang bisa turun. Adapun Dragan Djukanovic masih menunjukkan kesetiannya bersama tim Mahesa Jenar.

Tangan dinginnya membawa pengaruh positif untuk PSIS setidaknya di Liga 1 2020 yang tak dilanjutkan akibat pandemi COVID-19 dan ajang turnamen Piala Menpora 2021 beberapa waktu lalu. PSIS nangkring di urutan lima klasemen Liga 1 dan menembus babak delapan besar Piala Menpora.

Menariknya, kekuatan PSIS banyak mengandalkan pemain muda dan tanpa legiun asing. Sebagai bukti kesetiannya, Dragan Djukanovic memilih bertahan di PSIS dan perlahan kekuatan timnya lengkap dengan kembalinya tiga pemain asing andalan mereka.

"Nanti kalau urusannya sudah selesai, coach Dragan akan kembali ke Indonesia lagi," tegas Wahyu Winarto.

Berita Terkait