Trio Brasil Bertekad Antar Madura United Juara BRI Liga 1

oleh Aditya Wany diperbarui 07 Agu 2021, 21:15 WIB
Rafael Silva, Hugo Gomes Jaja, dan Jaimerson Xavier. (Bola.com/Aditya Wany)

Bola.com, Jakarta - Madura United memiliki tiga pemain Brasil di BRI Liga 1 2021-2022, yakni striker Rafael Silva, Hugo Gomes Jaja, dan Jaimerson Xavier. Artinya slot pemain asing non-Asia diisi oleh pemain dari negara yang sama, sedangkan slot pemain Asia dihuni Jacob Pepper (Australia).

Kehadiran trio pemain Brasil itu di Madura United diharapkan mampu membawa dampak positif. Apalagi, pemain asal Negeri Samba selama ini dikenal memiliki teknik dan fisik yang apik untuk berkontribusi pada klubnya.

Advertisement

Rafael menjadi rekrutan pemain terakhir yang merasakan sisi positif fakta bahwa timnya memiliki tiga pemain Brasil. Komunikasi antar pemain tentu diharapkan bisa membuat kekompakan timnya membantu meraih kemenangan.

“Saya senang karena dengan bahasa yang sama, komunikasi tidak ada kendala. Pasti mereka bisa lebih membantu saya untuk menyesuaikan dan adaptasi di lapangan. Saya sudah kenal Jaime lama, hampir delapan tahun,” ucap Rafael.

“Saya pernah satu tim dengan Jaimerson, pasti ada chemistry, karena kami sudah seperti saudara. Saya senang, ada Jaja juga. Saya belum pernah bertemu dia, tapi saya tahu dia di Brasil. Pasti nanti hubungan sesama pemain brasil ini akan terjalin baik,” imbuhnya.

Striker berusia 30 tahun itu sudah tidak asing dengan kompetisi Indonesia. Sebab, dia pernah berseragam Barito Putera pada Liga 1 2019 dan mampu menyumbang 14 gol dari 28 pertandingan. Prestasi itu diharapkan bisa berlanjut di Madura United dengan Rafael Silva sebagai mesin gol andalan.

 

Video

2 dari 3 halaman

Debut Jaja

Pemain Madura United, Hugo Gomes Jaja, tampak lesu usai ditaklukkan Persebaya Surabaya pada laga Piala Menpora 2021 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Minggu (28/3/2021). Madura United takluk dengan skor 2-1. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Sedangkan Jaja merupakan pemain yang baru menjalani karier di Indonesia musim ini. Pemain berusia 26 tahun itu datang pada Maret lalu dan sudah menjadi gelandang andalan Laskar Sape Kerap di Piala Menpora 2021.

Jaja lebih banyak menghabiskan kariernya di negara asalnya, Brasil. Pemain berpostur 178 cm itu bahkan tercatat pernah membela Timnas Brasil U-20. Dia meniti karier junior bersama klub papan atas Negeri Samba, Flamengo. Selain itu, terdapat tiga klub Brasil yang juga pernah dibelanya.

Di antaranya adalah Avai FC, Tombense, dan Vila Nova FC. Meski demikian, dia sempat membela Flamengo di lima periode yang berbeda. Sayang, dia tidak menjadi bagian tim saat Flamengo menjuarai Serie A Brasil 2020.

Dengan pengalamannya itu, Jaja juga diharapkan mampu menjadi motor serangan tim arahan Rahmad Darmawan tersebut.

“Saya suka, di sini mempunyai rasa kekeluargaan yang sangat luar biasa, semua teman-teman peduli. Klub ini mempunyai rasa kekeluargaan yang tinggi, dan saya sangat dihargai oleh teman-teman yang lain,” katanya.

“Saya sudah mendapat banyak cerita dari pemain Brasil yang berkarier di Indonesia. Saya berharap bisa berkontribusi untuk tim yang saya bela dan membawa prestasi. Madura United telah memberi kesempatan dan saya harus membalasnya dengan kontribusi positif,” ujarnya.

 

3 dari 3 halaman

Yakin Madura United Juara

Bek Madura United, Jaimerson Da Silva Xavier (kiri) duel udara dengan kiper Persebaya Surabaya, Satria Tama, dalam pertandingan Babak Penyisihan Piala Menpora 2021 Grup C di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Minggu (28/3/2021). (Foto: Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Lalu, Jaimerson termasuk nama lama di skuat Madura United yang direkrut pada musim 2019. Nama yang satu ini bahkan tercatat meraih dua trofi, Piala Presiden 2018 dan Liga 1 2018, di musim debutnya di Indonesia bersama Persija Jakarta.

Jaimerson merasa kehadiran kompatriot asal Brasil memang akan sangat membantu tim. Namun, dia juga tidak ingin melupakan nama-nama lain macam striker naturalisasi Silvio Escobar hingga bek Fachruddin Aryanto.

“Di Madura United, ada Rafael, saya, Jaja, Escobar, juga Fachruddin. Sekarang pelatih fokus untuk tim, kami harus yakin Madura juara. Semua pihak mendukung dan ingin mencapai itu,” ucap pemain berusia 31 tahun tersebut.

Berita Terkait