Stadion Pakansari, Calon Saksi Laga Pembuka BRI Liga 1 yang Pernah Jadi Markas Timnas Indonesia

oleh Benediktus Gerendo Pradigdo diperbarui 23 Agu 2021, 07:45 WIB
Suasana Stadion Pakansari, Bogor, saat Indonesia melawan Vietnam dalam laga leg pertama semifinal Piala AFF 2016 di Stadion Pakansari, Bogor, Sabtu (3/12/2016). (Bola.com/Peksi Cahyo)

Bola.com, Jakarta - BRI Liga 1 2021/2022 dalam hitungan hari akan dimulai. Kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia yang akan digelar dengan format series itu akan dimulai di klaster DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten, di mana Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, dan Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, menjadi kandidat venue laga pembuka.

Berbeda dari musim-musim sebelumnya, kompetisi BRI Liga 1 2021/2022 akan digelar dengan format series karena pandemi COVID-19 yang belum selesai sehingga kompetisi dipusatkan di Jawa. Tak ada status tim tuan rumah dalam kompetisi yang bakal terbagi dalam enam seri hingga akhir musim itu.

Advertisement

Hingga artikel ini dibuat, PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) belum merilis secara resmi kedua tim apa dan di mana pertandingan pertama BRI Liga 1 2021/2022 akan digelar. Dalam pemberitaan 17 Agustus, PT LIB mengatakan bakal merilisnya pada 20 Agustus. Namun, sudah dua hari dari tenggat tersebut, pengumuman resmi itu belum tersiar.

Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita, hanya mengungkakan bahwa SUGBK dan Pakansari menjadi pilihan untuk menggelar laga pembuka BRI Liga 1 2021/2022.

"Soal tempat, masih kami punya dua pilihan. Kalau tidak di Stadion Pakansari, ya di SUGBK," kata Lukita, 17 Agustus 2021.

"Kalau di SUGBK, sudah pasti Persija Jakarta tidak akan membuka kompetisi. Begitu pula kalau di Stadion Pakansari, bukan Persikabo yang bermain," imbuh Lukita.

Satu hal yang pasti, baik SUGBK maupun Pakansari cukup ideal menjadi penyelenggara pertandingan pertama BRI Liga 1 2021/2022. Tak hanya memiliki standar internasional, kedua stadion tersebut juga merupakan homebase Timnas Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.

2 dari 3 halaman

Markas Tira Persikabo

Stadion Pakansari, Cibinong. (Bola.com/Permana Kusumadijaya)

Stadion Pakansari selesai dibangun pada 2014 setelah menghabiskan waktu selama dua tahun pembangunan. Memakan anggaran biaya pembangunan sampai Rp282 juta, stadion ini merupakan stadion multi-fungsi yang tidak hanya digunakan untuk menggelar pertandingan sepak bola, tapi juga kompetisi atletik.

Stadion Pakansari menjadi venue pertandingan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016 yang digelar di Jawa Barat. Setelah itu, stadion ini menjadi markas dari PS TNI yang turut berkompetisi di Torabika Soccer Championship 2016 dan Liga 1 2017.

PS TNI, yang kini bernama Tira Persikabo masih menjadikan Stadion Pakansari sebagai markas meski sempat pindah ke Stadion Sultan Agung Bantul pada 2018.

 

3 dari 3 halaman

Sempat Jadi Markas Timnas Indonesia

Para pemain Timnas Indonesia merayakan gol yang dicetak Hansamu Yama ke gawang Thailand pada laga final leg pertama Piala AFF 2016 di Stadion Pakansari, Jawa Barat, Rabu (14/12/2016). Indonesia menang 2-1 atas Thailand. (Bola.com/Peksi Cahyo)

Tidak hanya menjadi markas Tira Persikabo, Timnas Indonesia pun pernah cukup lama bermarkas di Stadion Pakansari. Ketika SUGBK sedang direnovasi untuk persiapan menuju Asian Games 2018, Stadion Pakansari menjadi markas Timnas Indonesia saat tampil di Piala AFF 2016.

Dua pertandingan Timnas Indonesia di sana, yaitu semifinal dan final Piala AFF 2016. Dalam dua pertandingan itu pula Timnas Indonesia meraih kemenangan meski pada akhirnya gagal merengkuh trofi juara.

Timnas Indonesia menang 2-1 atas Vietnam di leg pertama semifinal Piala AFF 216 yang digelar di Stadion Pakansari. Kemudian Tim Garuda melangkah ke final setelah bermain imbang 2-2 dengan Vietnam di Hanoi dalam waktu 120 menit pertandingan.

Dalam laga final Piala AFF 2016, Stadion Pakansari menjadi saksi kemenangan 2-1 yang diraih Timnas Indonesia atas Thailand pada leg pertama. Sayangnya, Tim Garuda gagal mempersembahkan trofi juara karena kalah 0-2 di Bangkok.