Catatan Tak Terkalahkan Timnas Italia Terhenti, Roberto Mancini Kecewa kepada Leonardo Bonucci

oleh Rizki Hidayat diperbarui 07 Okt 2021, 14:45 WIB
Petaka Italia datang pada menit ke-42. Leonardo Bonucci (kanan kedua) harus meninggalkan lapangan setelah diganjar kartu kuning kedua akibat melakukan pelanggaran keras terhadap Sergio Busquets. (AP/Pool/Marco Bertorello)

Bola.com, Milan - Catatan tak terkalahkan Timnas Italia di bawah asuhan Roberto Mancini harus terhenti. Gli Azzurri takluk 1-2 dari Timnas Spanyol pada laga semifinal UEFA Nations League 2020/2021.

Menjamu Spanyol di San Siro, Kamis (7/10/2021) dini hari WIB, Italia mendapatkan perlawanan sengit sejak bola digulirkan. Timnas Italia hanya mencatatkan 30 persen penguasaan bola, berbanding 70 persen milik La Roja.

Advertisement

Saat pertandingan berjalan 17 menit, gawang Gli Azzurri yang dikawal Gianluigi Donnarumma dibobol Ferran Torres. Umpan dari Mikel Oyarzabal mampu dituntaskan Torres menjadi gol dengan tembakan.

Jelang akhir babak pertama, Timnas Italia harus bermain dengan 10 orang setelah Leonardo Bonucci diganjar kartu kuning kedua pada menit ke-42. Bonucci harus menyudahi laga lebih awal akibat melakukan pelanggaran keras kepada Sergio Busquets.

Kehilangan satu pemain, Italia kesulitan membendung laju Timnas Spanyol. Pada menit ke-45+1, Ferran Torres kembali mencatatkan namanya di papan skor dan membawa La Furia Roja unggul 2-0.

Timnas Italia baru bisa memperkecil skor pada menit ke-83 lewat aksi Lorenzo Pellegrini. Sampai laga berakhir, Italia takluk 1-2 dari Spanyol.

Hasil tersebut membuat langkah Timnas Italia harus terhenti. Adapun Timnas Spanyol berhak lolos ke final, dan akan bersua pemenang antara Belgia atau Prancis di San Siro pada 11 Oktober mendatang.

 

2 dari 3 halaman

Roberto Mancini Kecewa

Pelatih Roberto Mancini (kiri) berusaha untuk merubah strategi dengan sepuluh pemainnya. Meskipun begitu, Gli Azzuri tetap kesusahan melakukan penyerangan. (AFP/Franck Fife)

Hasil pertandingan mungkin bakal berbeda jika Timnas Italia masih lengkap di lapangan. Itulah mengapa Roberto Mancini selaku pelatih merasa kecewa.

Eks manajer Manchester City itu meyakini kalau Bonucci harusnya bisa menghindari kartu kuning kedua yang didapatkannya.

"Pertandingan seperti ini, terkadang insiden-insiden bisa mengubahnya. Babak pertama harusnya bisa usai dengan kedudukan imbang 1-1," kata Mancini kepada RAI Sport usai laga.

"Jelas, Spanyol menguasai bola dengan baik, tapi kecewa rasanya kalah seperti ini, bermain dengan 10 orang. Kami membuat kesalahan yang seharusnya tidak dilakukan di level ini," lanjutnya.

"Sejujurnya, saya tidak melihat (pelanggaran itu) pantas diganjar kartu kuning, tetapi bukan itu intinya. Leo harusnya tidak membiarkan dirinya mendapatkan kartu dalam kedua situasi tersebut," lanjutnya.

 

3 dari 3 halaman

Performa yang Membanggakan

Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan La Furia Roja dengan menambah keunggulan di menit injury time babak pertama. Ferran Torres lagi-lagi sukses menjebol gawang yang dijaga Gianluigi Donnarumma, kali ini lewat tandukannya. (AP/Antonio Calanni)

Kendati demikian, Italia mampu menunjukkan performa yang gemilang meski dengan 10 orang saja. Mereka tidak kebobolan pada babak kedua, malah mampu memperkecil kedudukan. Ini nilai plus yang ditangkap Mancini.

"Bermain seperti ini, mencetak gol dan tidak kebobolan lebih banyak saat bermain dengan 10 orang merupakan performa yang bagus."

"Kami membutuhkan tenaga segar dan itu membantu saat bermain dengan 10 orang. Kami bisa memakai beberapa pemain yang lebih muda. Tetapi, saya pikir bahwa terlepas dari kekalahan, performa ini memberi kami kekuatan," pungkasnya.

Kendati kalah, urusan Italia di UEFA Nations League belum selesai. Mereka masih harus menjalani laga perebutan posisi ketiga pada Minggu (10/10/2021) nanti, di mana lawannya ditentukan dari hasil laga semifinal lainnya antara Belgia melawan Prancis.

Sumber: Rai Sport via Football Italia

Disadur dari: Bola.net (Yaumil Azis/Published: 07/10/2021)

Berita Terkait