4 Pemain Berlabel Timnas Indonesia yang Berkarier Pendek di Luar Negeri: Ujung-ujungnya Pulang ke Indonesia

Selain Brylian Aldama, siapa lagi pemain berlabel Timnas Indonesia kekinian yang berkarier pendek di luar negeri?

BolaCom | Muhammad Adi YaksaDiterbitkan 23 Februari 2022, 09:15 WIB
Ilustrasi - Ryuji Utomo, Al-Najma, Penang FA, PTT Rayong (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Jakarta - Kiprah Brylian Aldama di Kroasia hanya seumur jagung. Kontrak mantan gelandang Timnas Indonesia U-19 itu diputus HNK Rijeka.

Rijeka mendatangkan Brylian Aldama pada Januari 2021. Pemain berusia 19 tahun itu itu diikat dengan perjanjian selama satu setengah tahun.

Advertisement

Brylian Aldama menghabiskan setengah musimnya di Rijeka tanpa bermain. Pada musim panas lalu, pemain asal Surabaya, Jawa Timur itu dipinjamkan ke klub kasta ketiga Liga Kroasia, NK Pomorac 1921.

Brylian Aldama dihujam kabar buruk pada pertengahan Februari 2022. Berdasarkan dokumen dari Federasi Sepak Bola Kroasia (HNS-CFF), pemain kelahiran 23 Februari 2022 itu didepak Rijeka.

Rijeka mengakhiri peminjaman Brylian Aldama lebih cepat dari Pomorac lalu memutus kontraknya. Ketika itu, kondisi mantan pemain junior Persebaya Surabaya itu tengah dibekap cedera. Selain Brylian Aldama, siapa lagi pemain berlabel Timnas Indonesia kekinian yang berkarier pendek di luar negeri?


Miftah Anwar Sani

Miftah Anwar Sani. Bek kiri Timnas Indonesia berusia 26 tahun ini melakukan debutnya saat diturunkan Shin Tae-yong di leg pertama saat Indonesia menang 2-1 atas Chinese Taipei. Ia menyumbang assist untuk proses gol pertama yang dicetak Ramai Rumakiek. (Dok. PSSI)

Miftah Anwar Sani cuma mampu bertahan setengah musim di Bosnia dan Herzegovia. Dari sana, ia balik ke Indonesia untuk membela Barito Putera.

Miftah sempat dikontrak klub Bosnia dan Herzegovina, Sloboda Tuzla pada Februari 2022. Baru juga tiga bulan, ia memilih untuk kembali ke Tanah Air.

Selama di sana, Miftah belum pernah bermain. Beredar kabar bahwa mantan pemain Timnas Indonesia ini ditelantarkan pihak yang menjembataninya ke Bosnia dan Herzegovina.


Muhammad Iqbal

Gelandang Timnas Indonesia U-19, Muhammad Iqbal, merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Filipina U-19 pada laga Piala AFF U-18 di Stadion Thuwunna, Myanmar, Kamis (7/9/2017). Indonesia unggul 5-0 pada babak pertama. (Liputan6.com/Yoppy Renato)

Muhammad Iqbal menandatangani kontrak selama semusim dengan Cheongju FC pada Mei 2021. Namun, ia hanya membela klub Korea Selatan itu untuk beberapa bulan.

Cheongju FC adalah klub K League 3 atau kasta ketiga Korea Selatan. Baru juga tiga kali main, ia malah mudik ke Indonesia.

Iqbal memilih untuk bergabung dengan Persita Tangerang untuk putaran kedua BRI Liga 1 2021/2022. Mantan pemain Timnas Indonesia U-19 itu baru bermain tiga kali.


Ryuji Utomo

Bek Timnas Indonesia, Ryuji Utomo, berlatih di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA). (PSSI).

Ryuji Utomo terpaksa kembali ke Indonesia. Sebab, kontrak peminjamannya bersama Penang FC telah berakhir.

Penang FC adalah peserta Liga Super Malaysia atau kasta teratas kompetisi Negeri Jiran. Ryuji bergabung lagi dengan Persija Jakarta di putaran kedua BRI Liga 1.

Bek Timnas Indonesia di Piala AFF 2020 itu bermain 15 kali dari 21 pertandingan di Liga Malaysia. Bek berusia 26 tahun itu sempat tak maksimal karena beberapa kali menderita cedera.

Berita Terkait