Sindir Guardiola soal Komentar Skema 5-5-0 dan Masa Prasejarah, Simeone: Memuji tapi Menghina!

oleh Yus Mei Sawitri diperbarui 14 Apr 2022, 12:15 WIB
Pelatih Atletico Madrid Diego Simeone mengkritik Manajer Manchester City Pep Guardiola usai leg kedua perempat final Liga Champions di Stadion Wanda Metropolitano, Madrid, Kamis (14/4/2022) dini hari WIB. (Pierre-Philippe MARCOU / AFP)

Bola.com, Madrid - Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, ternyata tersinggung dengan komentar manajer Manchester City, Pep Guardiola, selepas duel leg pertama perempat final Liga Champions pekan lalu. Menurutnya, Guardiola seolah memberikan pujian tapi sebenarnya menghina. 

Duel sengit antara Atletico Madrid melawan Manchester City kembali tersaji di Liga Champions. Keduanya bertemu lagi untuk menuntaskan pertarungan dua leg babak perempat final.

Advertisement

Leg kedua diselenggarakan di Wanda Metropolitano pada Kamis (14/4/2022) dini hari WIB. Sama seperti pertemuan sebelumnya, duel ini juga tidak menghasilkan banyak gol tapi tetap menghibur.

Pertandingan berakhir dengan skor 0-0. Kedua tim sama-sama memainkan cirinya masing-masing. Manchester City tampil dengan kreativitas tinggi dan menyerang, sementara Atletico memasang tembok tebal di areanya.

Meski imbang, pertandingan tidak dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu. Man City dinyatakan lolos ke babak semifinal karena telah mengantongi kemenangan 1-0 pada pertemuan sebelumnya di Etihad Stadium.

Atletico memasang pertahanan kokok yang sulit ditembus hingga dipuji oleh Guardiola setelah leg pertama usai. "Mereka menyesuaikan diri dan mengusung 5-5-0, sesuatu yang pada masa prasejarah hingga sekarang sangat sulit untuk ditembus," kata Pep Guardiola dikutip Marca.

 

2 dari 3 halaman

Komentar Menohok Simeone

Manajer Manchester City Spanyol Pep Guardiola (kanan) dan pelatih Atletico Madrid Argentina Diego Simeone bereaksi di pinggir lapangan dalam pertandingan leg kedua perempat final Liga Champions di Stadion Wanda Metropolitano, Madrid, Kamis (14/4/2022) din

Secara keseluruhan, Guardiola sebenarnya memuji kualitas Atletico Madrid dalam mengusung permainan bertahan. Tapi komentar Guardiola ternyata tidak mendapatkan sambutan positif dari pelatih Los Rojiblancos, Diego Simeone.

"Saya tidak harus memiliki pendapat seperti itu. Saya tidak berpikir dia akan berbicara buruk atau baik," kata Simeone, dikutip dari Metro.co.uk.

"Seringkali, orang-orang yang berbicara dengan sangat baik, dan sangat pintar, mereka berhasil memuji anda dengan hina. Tetapi kami yang memiliki kosakata lebih sedikit juga tidak bodoh," lanjutnya.

 

3 dari 3 halaman

Beri Aplaus

Manchester City ditahan 0-0 Atletico Madrid pada laga leg kedua perempat final Liga Champions di Estadio Wanda Metropolitano, Kamis (14/4/2022). Hasil itu membuat City menang agegat 1-0 atas Atletico, dan lolos ke semifinal. (AP Photo/Manu Fernandez)

Simeone terlihat enggan memberikan respek kepada tim lawan. Tapi pada suatu momen di akhir pertandingan, ia terlihat memberikan aplaus ke arah bangku Manchester City beserta pendukungnya.

Ketika ditanya soal itu, Simeone menjawab: "Saya tidak pernah memberikan aplaus ke arah bangku rival kami. Saya memberikan aplaus kepada fans kami di satu sisi stadion dan sisi lainnya."

"Saya memberikan tepuk tangan kepada semua yang mendukung kami sepanjang 90 menit dan ingin memberi ucapan terima kasih. Pemain kami memberikan energi kepada orang-orang dan sebaliknya, tapi tentu saja kami tak mampu memberikan mereka apa yang kami inginkan yakni lolos," pungkasnya.

Bagaimanapun perasaan Atletico Madrid saat ini, duka dari kekalahan harus segera dihapuskan. Sebab mereka bakalan bermain di La Liga pada akhir pekan ini dengan Espanyol sebagai lawannya.

Sumber: Metro.co.uk

Disadur dari: Bola.net (Penulis Yaumil Azis, published 14/4/2022). 

Berita Terkait