Termasuk Naturalisasi, Ini 3 Pemain Lokal yang Layak Melengkapi Trisula Mengerikan PSIS untuk BRI Liga 1 Musim Depan

oleh Wahyu Pratama diperbarui 15 Apr 2022, 08:15 WIB
Liga 1 - Ilustrasi Logo PSIS Semarang BRI Liga 1 (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Semarang - Wajah lini serang PSIS Semarang dipastikan mengalami perubahan. Kehadiran Carlos Fortes dan Taisei Marukawa bakal menghadirkan dimensi baru dalam pola penyerangan mereka pada musim depan.

Dua legiun asing ini merupakan dambaan bagi klub-klub lain hingga akhirnya diamankan oleh PSIS Semarang dengan begitu cepat. Kontribusi keduanya dalam terciptanya gol untuk masing-masing timnya di sepanjang BRI Liga 1 2021/2022 bahkan menyentuh angka yang terbilang fantastis hingga 50 gol.

Advertisement

Rinciannya, Fortes melesakkan 20 gol dan membuat tiga assist bagi Arema FC. Sementara 17 gol dan 10 assist ditorehkan Taisei untuk Persebaya Surabaya. Tak heran bila keduanya sempat masuk nominasi pemain terbaik musim lalu.

Kini yang jadi pertanyaan, siapa yang bakal melengkapi lini depan PSIS Semarang? Hari Nur Yulianto mungkin akan dikedepankan di pos sayap kiri. Tapi, kontribusinya musim lalu terlihat menurun.

Klub berjulukan Mahesa Jenar ini mungkin harus berpikir ulang untuk mencari sosok sepadan demi mengimbangi dua ekspatriat anyar itu. Kebetulan, ada tiga pemain lokal berkualitas yang bisa menempati sektor tersebut di PSIS Semarang. Siapa saja mereka? Berikut ulasan selengkapnya.

 

2 dari 4 halaman

Stefano Lilipaly

Stefano Lilipaly sebagai gelandang naturalisasi jebolan Eredivisie dan Eerste Divisie membuat nilai pasarnya di atas rata-rata pemain lokal lain yakni Rp6,08 miliar sama dengan nilai pasaran Marc Klok dari Persija Jakarta. (Foto: Bola.com/Ikhwan Yanuar)

Nama pertama yang bisa dikedepankan dalam daftar ini adalah penyerang Bali United, Stefano Lilipaly. Dalam beberapa hari terakhir, santer terdengar dirinya bakal mencari pelabuhan baru untuk musim depan.

Pemain naturalisasi asal Belanda itu merupakan bagian integral Bali United yang merebut gelar Liga 1 secara beruntun. Untuk merayunya ke Semarang, tentu dibutuhkan upaya yang tak biasa.

Tetapi sayangnya, PSIS Semarang mungkin harus gigit jari. Sebab, pria berusia 32 tahun itu dikabarkan telah mencapai kesepakatan personal dengan klub promosi, Persis Solo.

 

3 dari 4 halaman

Samsul Arif Munip

Striker Persebaya Surabaya, Samsul Arif Munip menendang bola ke gawang Persela Lamongan dalam laga Grup C Piala Menpora 2021 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Sabtu (3/4/2021). (Bola.com/Ikhwan Yanuar)

Tua-tua keladi, mungkin jadi peribahasa yang tepat menggambarkan sosok Samsul Arif Munip. Pada usianya yang telah mencapai 37 tahun, ia tetap membuktikan diri sebagai predator tajam di kotak penalti lawan.

Kesempatan untuk mendatangkannya pun terbuka setelah Persebaya Surabaya melepasnya di bursa transfer kali ini. Apalagi pria asal Bojonegoro itu dikabarkan gagal mendarat di Arema FC.

Namun, PSIS Semarang mendapatkan lawan sepadan untuk bisa merayunya ke Kota Atlas. Persis Solo dan Deltras FC diisukan ikut memburu tanda tangan pemain yang mencetak 11 gol di BRI Liga 1 2021/2022 itu.

 

4 dari 4 halaman

Esteban Vizcarra

Pemain Persib Bandung, Esteban Vizcarra berduel udara dengan pemain Bhayangkara FC dalam laga pekan ke-7 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Sabtu (16/10/2021). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Sosok Esteban Vizcarra sempat sangat berjaya bersama Semen Padang beberapa tahun lalu. Tetapi, pemain naturalisasi asal Argentina itu tengah mendapati kariernya berada di persimpangan setelah dilepas Persib Bandung.

Pemain yang kini berusia 36 tahun itu dianggap kalah bersaing dari Frets Butuan di putaran kedua BRI Liga 1 2021/22. Dirinya lebih sering menghangatkan bangku cadangan ketimbang membantu mantan timnya bersaing di perebutan juara.

Meski begitu, pesona Vizcarra belum luntur sepenuhnya. Madura United dikabarkan ikut memburu mantan penggawa Sriwijaya FC itu.

Berita Terkait