Pasti Kalian Tidak Tahu, Maverick Vinales dan Selebritis Paris Hilton Ternyata Pernah Punya Hubungan Spesial

oleh Hendry Wibowo diperbarui 02 Mei 2022, 13:30 WIB
Maverick Vinales dan Paris Hilton. (Fox Sport)

Bola.com, Jakarta - MotoGP 2022 pembalap asal Spanyol, Maverick Vinales sedang menata ulang lagi karier balapnya. Maklum setelah meninggalkan pabrikan Yamaha, mulai musim ini, ia turun penuh dengan mengendarai motor Aprilia. 

Ya, sebelum gabung Aprilia, Maverick Vinales sempat menyandang status sebagai kandidat juara dunia MotoGP setiap musimnya saat masih memperkuat Yamaha. 

Advertisement

 

Maverick Vinales bahkan digadang sebagai harapan Yamaha berikutnya untuk merasakan titel juara dunia usai Valentino Rossi meninggalkan tim berlambang garpu tala. 

Sayang asa tersebut gagal total, justru Fabio Quartararo yang mempersembahkan gelar juara dunia MotoGP 2021 untuk Yamaha. 

 

Nah tahukah Anda, jika tanpa bantuan sosialita asal Amerika Serikat, Paris Hilton, mungkin karier Vinales tidak akan sampai ke titik seperti sekarang.

Ya, Vinales-Hilton pernah menjalin hubungan spesial pada tahun 2011. Kala itu, Vinales, 16 tahun, dibantu Paris untuk terjun kali pertama di kelas 125cc ajang Kejuaraan Dunia Balap Motor.

2 dari 3 halaman

Memori Paris-Vinales

Paris Hilton. (Istimewa)

Singkat cerita, Maverick Vinales sangat butuh sponsor untuk terjun di Kejuaraan Dunia usai jadi juara Kejuaraan Eropa 125cc dan CEV Buckler 125GP tahun 2010.

Beruntung Paris Hilton bersama beberapa sponsor lainnya bisa merealisasikan mimpi Vinales terjun di kelas 125cc. Musim 2011, ia berlomba dengan nama tim Pev-Blusens-SMX-Paris Hilton.

Hubungan kerja sama Vinales-Paris sangat menjanjikan. Dia menyabet status Rookie of the Year kelas 125cc 2011 dan mengakhiri kompetisi di posisi ketiga.

Pada usia 16 tahun, ia bisa merasakan empat kemenangan, sembilan podium, dan tiga pole position.

3 dari 3 halaman

Vinales Kenang Paris

Maveerick Vinales. (AFP)

Dalam sebuah kesempatan beberapa tahun lalu, Vinales pernah mengenang kerja sama dengan Paris. Menurutnya Paris merupakan sosok bos yang sangat perhatian terhadap tim.

"Dia memberi dukungan yang bagus untuk tim, kami mendapat banyak kemenangan, dan dia selalu senang setiap datang ke balapan," Vinales mengenang.

Menariknya lantaran masih bocah, pada tahun 2011, Vinales belum paham betul bahwa Paris sosok yang sangat terkenal di seluruh dunia.

"Sayang, saya masih 16 tahun ketika itu, saya masih anak-anak. Saya tidak sadar apa yang sedang terjadi," tutur eks pembalap asal Suzuki itu.

Kini berkat peran Paris, Vinales sudah menjelma menjadi salah satu pembalap kandidat juara dunia MotoGP.

Sumber: Berbagai sumber