Janji Dusan Vlahovic ke Fans Setelah Juventus Dilibas Inter Milan: Saya Siap ke Neraka, Jika Itu Membawamu Kembali ke Surga

oleh Yus Mei Sawitri diperbarui 13 Mei 2022, 08:55 WIB
Striker Juventus, Dusan Vlahovic (kanan). (AFP/Marco Bertorello)

Bola.com, Jakarta - Dusan Vlahovic menebar janji manis ke fans setelah Juventus keok 2-4 dari Inter Milan pada final Coppa Italia, Kamis (12/5/2022) dini hari WIB. Dia bertekad untuk memuaskan fans demi menebus rasa sakit hati setelah kegagalan di Coppa Italia. 

Kekalahan di Coppa Italia memastikan Juventus nirgelar pada musim ini. Musim tanpa gelar ini menjadi yang pertama bagi Bianconeri sejak 2010/2011. 

Advertisement

Dusan Vlahovic mencetak gol yang membuat Juventus unggul 2-1 pada pertandingan itu. Namun, gol tersebut tidak cukup menyelamatkan Bianconeri dari kekalahan, karena Inter Milan kemudian mencetak gol lagi pada laga yang berlangsung hingga perpanjangan waktu itu. 

Vlahovic menjadi salah satu penggawa Juventus yang paling frustrasi setelah pertandingan berakhir. Dia kesal karena gagal membalikkan skor dan membuat Juventus menang. 

 

2 dari 5 halaman

Apa Janji Vlahovic?

Penyerang Juventus, Dusan Vlahovic berselebrasi usai mencetak gol ke gawang Empoli pada pertandingan lanjutan Liga Serie A Italia di stadion Carlo-Castellani di Empoli, Minggu (27/2/2022). Vlahovic mencetak dua gol dan mengantar Juventus menang atas Empoli 3-2. (AFP/Alberto Pizzoli)

Menulis di halaman Instagram-nya, Vlahovic mengungkapkan  keinginan dan tekadnya untuk mengesankan penggemar setia Juventus.

“Pertandingan seperti ini menyakitkan. Tetapi jika saya telah belajar satu hal, itu adalah bahwa saya siap untuk pergi ke neraka bersama Anda jika itu akan membawa Anda kembali ke surga," tulis Vlahovic. 

Vlahovic yang berusia 22 tahun, bergabung dengan Nyonya Tua dalam transfer 80 juta euro dari Fiorentina pada Januari 2022. Dia telah mencetak delapan gol dan memberikan dua assist dalam 19 penampilan untuk Juventus.

 

3 dari 5 halaman

Allegri Marah-marah

Giorgio Chiellini dari Juventus, Matthijs de Ligt dari Juventus dan Edin Dzeko dari Inter Milan berebut bola dalam pertandingan sepak bola Serie A antara Juventus dan Inter Milan, di stadion Allianz di Turin, Italia, Minggu, 3 April 2022. (Fabio Ferrari/L

Sementara itu, pelatih Juventus, Massimiliano Allegri, beberapa kali ngamuk pada pertandingan final Coppa Italia kontra Inter Milan dan akhirnya mendapat kartu merah. Menurut Allegri, ada beberapa penyebab yang membuat dirinya marah-marah, salah satunya dia mengklaim ditendang seseorang dari Inter Milan.

Juventus keok 2-4 dari Inter Milan pada final Coppa Italia di Stadion Olimpico, Kamis (12/5/2022), yang berlangsung dalam 120 menit (perpanjangan waktu). 

Dengan kekalahan ini, Juventus mengalami musim tanpa gelar untuk kali pertama sejak 2010/2011. Tak heran, Allegri kesulitan mengontrol emosinya. 

Allegri yang murka sepanjang pertandingan di Stadio Olimpico, akhirnya diusir keluar lapangan karena berselisih dengan asisten pelatih Inter Milan, Massimiliano Farris.

Lalu, apa yang membuat Massimiliano Allegri marah-marah? 

 

4 dari 5 halaman

Allegri Mengklaim Ditentang Seseorang dari Inter Milan

Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri. (Marco Alpozzi/LaPresse via AP)

“Seseorang dari Inter berjalan melewati saya dan menendang saya. Saya marah dan benar wasit mengusir saya,” jelasnya di Sport Mediaset, seperti dikutip Football Italia. 

“Mencari tahu apa yang terjadi tidak mengubah apa pun. Kami hanya perlu memberi selamat kepada Inter karena menang."

"Kami tidak memenangkan satu trofi pun musim ini, kami harus menahan amarah itu untuk musim depan, ketika kami harus kembali menang," imbuh Allegri. 

Sumber: Football Italia 

5 dari 5 halaman

Yuk Intip Posisi Juventus

Berita Terkait