Sekadar Flashback Yuk : 7 Prajurit MU yang Gagal di Old Trafford

oleh Choki Sihotang diperbarui 24 Agu 2022, 21:14 WIB
Rodrigo Possebon. Gelandang Italia berdarah brasil ini didatangkan dari tim kedua Internacional di Liga Brasil pada 2008. Hanya bermain dalam 8 laga di musim tersebut. Sempat dipinjamkan selama setengah musim ke Braga sebelum hengkang ke Santos pada 2010. (AFP/Andrew Yates)

Bola.com, Jakarta - Manchester United (MU) tampil ciamik saat mengalahkan Liverpool dalam lanjutan Premier League 2022/2023 pada akhir pekan kemarin. Menang 2-1 di kandang sendiri, dua nama pemain anyar yakni Christian Eriksen dan Lisandro Martinez punya andil besar di balik kemenangan pertama Setan Merah musim ini.

Eriksen sukses menjalankan peran krusialnya sebagai gelandang bertahan. Sedangkan Martinez terlihat begitu tangguh sebagai bek tengah. Fans berharap, eks Brentford dan Ajax itu bisa tampil konsisten alias tak mengecewakan selama kehadiran mereka di Old Trafford.

Advertisement

 

2 dari 9 halaman

Daftar Nama

Maklum, sebelumnya, fans beberapa kali harus mengelus dada karena MU kedatangan pemain yang masuk kategori "kaleng-kaleng". Ironisnya, itu terjadi saat Setan Merah diarsiteki sang pelatih legendaris yakni engkong Sir Alex Ferguson.

Tak percaya, berikut tujuh di antaranya, seperti dilansir bleacherreport.

 

3 dari 9 halaman

Kleberson

Kleberson (tengah) saat tampil memperkuat Manchester United melawan Newcastle United pada laga Premier League 2004. (AFP/Paul Barker)

Bersama Brasil, dia tampil impresif di Piala Dunia 2002. Bahkan disebut-sebut satu di antara gelandang terbaik saat itu.

Tak pakai lama, Ferguson langsung menyodorkan proposal kepada Atlético Paranaense. Pesepak bola kelahiran 19 Juni 1979 itu terbang ke Old Trafford dengan harapan bisa memberikan kontribusi lebih bagi Setan Merah.

Namun, karier Kleberson malah kelelep. Badai cedera yang melilitnya selama dua tahun membuat Kleberson hanya tampil dalam 20 laga di liga. Pada 2005, MU melepasnya ke Besiktas.

 

4 dari 9 halaman

Rodrigo Possebon

Segepok asa bersemi, usai Possebon mengantongi kontrak bermain bersama raksasa Inggris, Manchester United. Premeir League adalah tujuan semua pemain di dunia, tak terkecuali pemilik paspor Brasil itu.

Setan Merah memboyongnya tak lama setelah khatam dari Akademi Internacional pada Januari 2008. Sempat mengisi lini tengah tim utama, Possebon perlahan terpinggirkan lantaran gagal bersaing.

Setahun berselang, Possebon dipinjamkan ke Braga. Pada 2010 dia pulang kampung dan berkostum Santos.

 

5 dari 9 halaman

Liam Miller

Mantan pemain Manchester United (MU, Liam Miller tutup usia karena penyakit kanker (Foto: Celticnewsroom)

Ngiler main di Old Trafford, mimpi Miller terwujud pada 2004. Berbekal langkah tegap meyakinkan, dia menuju Old Trafford.

Miller mendapat sambutan hangat fans, terlebih engkong Ferguson yang memang sudah lama kebelet memboyongnya dari Celtic. Sang gelandang tampil ciamik bersama Celtic di pentas Liga Champions.

Publik berharap Miller bisa mengikuti jejak sukses pilar MU yang juga ber-KTP Republik Irlandia, Kapten Roy Keane. Sayang beribu sayang, mau untung malah buntung.

Miller hanya mengemas sembilan laga. Selebihnya, dia dipinjamkan ke Leeds United dan 2006 dilego ke Sunderland.

 

6 dari 9 halaman

David Bellion

David Bellion kala membela Manchester United (Foto: Istimewa)

Ada David Beckham, ada David Bellion. Namun, nasib keduanya bak langit dan bumi. Nama terakhir bernasib getir.

Datang dari Sunderland pada 2003, Bellion punya julukan mengerikan ; The New Thierry Henry. Ferguson terkesima, apalagi fans. Tapi apa yang tersaji sungguh di luar dugaan.

Sebelum dilempar ke West Ham United sebagai pemain rental, Bellion jadi sasaran cibiran lantaran tak bisa membuktikan ketajamannya di jantung pertahanan lawan.

 

7 dari 9 halaman

William Prunier

Malang nian nasib defender jangkung ini. Bagaimana tidak, asanya untuk menjadi legenda MU pupus sudah.

Kerasnya permainan Liga Inggris membuat eks Bordeaux itu harus bolak balik ke ruang medis. Sempat masuk Starting XI, Prunier akhirnya tersisih.

Dia merupakan rekrutan terburuk dalam sejarah Setan Merah. Tercatat sebagai pemain MU dari 1995 hingga 1996, Prunier sempat dipinjamkan ke Copenhagen.

 

8 dari 9 halaman

Michael Clegg

Sebagai jebolan Akademi MU, Clegg tentunya punya kans besar naik pangkat ke tim senior. Itu terwujud pada 1995.

Sayang, Clegg gatot alias gagal total memanfaatkan setiap menit bermain yang dipercayakan engkong Ferguson. Hanya mendapat kesempatan lima penampilan di tim utama, Clegg tak bisa protes kala Ferguson meminjamkannya ke Ipswich Town serta Wigan Athletic.

 

9 dari 9 halaman

Roy Carroll

Bisa jadi, fans fanatik MU sekalipun masih samar-samar mengingatnya. Padahal, Carroll cukup lama mengenakan seragam The Red Devils, dari 2001 hingga 2005.

Tapi, dalam kenyataannya, abang Carroll tak selalu jadi pilihan utama. Eks kiper Wigan Athletic hanya mampu mengukuhkan dirinya di tim utama untuk musim 2004/2005. Itu berarti, dia gagal meyakinkan Ferguson.

Sumber: bleacherreport

Berita Terkait