Megastruktur Timnas Brasil yang Bikin Melongo : Sukses atau Tenggelam di Piala Dunia 2022

oleh Choki Sihotang diperbarui 05 Okt 2022, 10:33 WIB
Brasil - Richarlison, Gabriel Jesus, Raphinha (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Jakarta - Delapan tahun silam, Timnas Brasil menjadi pesakitan di negeri sendiri. Pada Piala Dunia2018, mereka juga tak berdaya. Kini, ketika kembali ke tanah Asia, Brasil tak ingin terkatung-katung lagi.

Timnas Brasil hampir pasti bakal membawa skuad penuh mereka. Tentu saja, mereka ingin mengulangi kejayaan saat mengangkat trofi jawara di Korea-Jepang 2002.

Advertisement

Melihat skuad Brasil saat ini, mereka dapat dianggap sebagai favorit kuat untuk memenangkan Piala Dunia 2022. Jika bisa mewujudkannya, prestasi itu menjadi gelar keenam di pentas sepak bola tertinggi besutan FIFA.

 

2 dari 9 halaman

Koleksi Terbanyak

Sejauh ini, Tim Samba masih memuncaki daftar perolehan trofi, dengan koleksi lima kali tampil sebagai yang terbaik. Di Piala Dunia 2018 Brasil terhenti di perempat final setelah dikalahkan Belgia.

Dengan starting XI mengerikan di bawah ini, armada Tite layak naik podium kehormatan.

 

3 dari 9 halaman

Kiper: Ederson

Ederson. Rekan seumuran Alisson Becker di Timnas Brasil ini adalah pemegang gelar Golden Gloves musim lalu. Dari 5 laga, ia total 4 kali melakukan clean sheets untuk Manchester City. Satu-satunya laga ia kebobolan adalah saat kalah 0-1 dari Tottenham di pekan pertama. (AFP/Pool/Tim Keeton)

Pemain berusia 29 tahun itu tampil brilian menjaga gawang Manchester City musim ini. Ederson memiliki jumlah clean sheet tertinggi di Premier League sejauh ini.

Jika dia bisa menjaga konsistensinya, bukan tak mungkin akan menjadi kiper pilihan utama mengalahkan Alisson.

 

4 dari 9 halaman

Bek Tengah: Thiago Silva

Thiago Silva. Bek tengah Chelsea ini telah menjabat kapten Timnas Brasil sejak 2013. Tim Samba dibawanya menjadi juara Piala Konfederasi 2013 dan juara Copa America 2019. Total telah mengoleksi 101 caps dengan mencetak 7 gol sejak debutnya pada 12 Oktober 2008. (AFP/Mauro Pimentel)

Pemain berusia 38 tahun itu adalah satu di antara bek paling berpengalaman di dunia. Faktor Silva akan sangat penting bagi negaranya, terutama jika tim mencapai babak sistem gugur turnamen.

Silva menjadi satu di antara bek paling berprestasi di dunia dan sang kapten kemungkinan besar akan mempertahankan tempatnya di starting XI.

Bek Tengah: Marquinhos

Marquinhos tidak bermain bagus untuk PSG akhir-akhir ini. Akan tetapi, pemain berusia 28 tahun itu masih menjadi pemain kunci bagi negaranya.

Meskipun performanya menurun, kemungkinan dia akan mempertahankan posisinya.

 

5 dari 9 halaman

Bek Kiri: Alex Sandro

Alex Sandro - Pemain yang diboyong Juventus dari FC Porto pada musim panas 2015 ini merupakan andalan Si Nyonya Tua di posisi fullback kiri. Pemain yang mampu tampil sama baiknya saat bertahan dan menyerang ini menerima bayaran 195 ribu pounds per pekan di Allianz Stadium. (Foto:AFP/Kirill Kudryavts

Sandro hanya mencatatkan satu assist di Serie A sejauh musim ini bersama Juventus. Karena cedera, pemain berusia 31 tahun itu digantikan oleh Renan Lodi di skuad tim nasional untuk pertandingan persahabatan.

Namun, Sandro masih merupakan bagian integral dari skuad Tite.

Bek Kanan: Eder Militao

Bek Real Madrid ini merupakan pemain serba bisa. Dia bisa bermain sebagai bek tengah atau bek kanan.

Sejauh musim ini, Militao telah menunjukkan beberapa penampilan bagus untuk Madrid.

 

6 dari 9 halaman

Gelandang Tengah: Casemiro

Casemiro. Gelandang Brasil yang baru saja bergabung dengan Manchester United di bursa transfer musim panas 2022/2023 usai meninggalkan Real Madrid ini tercatat menjadi salah satu pemain uzur dengan nilai transfer termahal hingga saat ini. Di usianya yang menginjak 30 tahun MU rela merogoh kocek senilai 70,65 juta euro atau setara Rp1 triliun untuk mendatangkannya dari Real Madrid. (AP/Dave Thompson)

Mantan gelandang Real Madrid tersebut memang belum menjadi starter reguler sejak bergabung dengan Manchester United musim 2022/2023. Meski begitu, di timnas, kepemimpinan Casemiro di lini tengah akan menjadi penting dan kemungkinan besar dialah yang masuk starting XI.

Gelandang Tengah: Bruno Guimarães

Pemain berusia 24 tahun itu tampil bagus untuk Newcastle musim ini. Jika Guimaraes bisa terus mendapatkan waktu bermain reguler, dia bisa menggantikan Fred di starting lineup.

 

7 dari 9 halaman

Gelandang Serang: Neymar

Brasil jadi negara keempat yang lolos ke putaran final Piala Dunia 2022 menyusul Denmark, Jerman, dan tuan rumah Qatar. Hal tersebut tak lepas peran Neymar Jr sebagai striker andalan Selecao. Penyerang PSG tersebut diketahui saat ini memiliki nilai pasar sebesar Rp1,4 Triliun. (AFP/Nelson Almeida)

Penyerang Paris Saint-Germain ini bisa dibilang sebagai pemain dengan performa terbaik di Eropa musim ini. Neymar menjadi pencetak gol terbanyak di Ligue 1.

Publik berharap Neymar dapat meningkatkan peluang negaranya memenangkan Piala Dunia 2022.

 

8 dari 9 halaman

Sayap Kiri : Vinicius Junior

Vinicius Junior. Sayap kiri Brasil ini didatangkan Real Madrid dari Flamengo pada awal musim 2018/2019 saat berusia 18 tahun dengan nilai transfer 45 juta euro atau setara Rp704,4 miliar. Dengan performanya hingga kini, ia menjadi rekrutan muda terbaik dalam 10 tahun terakhir. Sinarnya terasa benderang pada musim 2021/2022 lalu dengan menjadi tandem maut Karim Benzema di lini depan dengan sukses mempersembahkan gelar Liga Spanyol dan Liga Champions. Ia total tampil dalam 52 laga di semua ajang musim lalu dengan torehan 22 gol dan 20 assist. (AFP/Javier Soriano)

Vinicius telah menjadi pemain Real Madrid yang paling baik musim ini dan merupakan satu di antara pencetak gol terbanyak di La Liga. Konsistensi Vinicius memberinya keunggulan atas pemain penyerang lain di posisinya.

Sayap Kanan : Raphinha

Pemain berusia 25 tahun itu tampil mengesankan di La Liga untuk Barcelona sejak kepindahannya dari Leeds United di musim panas. Raphinha telah menyelesaikan operan terbanyak kedua di kotak lawan di La Liga sejauh ini.

 

9 dari 9 halaman

Striker: Gabriel Jesus

Gabriel Jesus menjadi salah satu kunci lima kemenangan beruntun Arsenal di awal musim sebelum dihentikan Manchester United. Sejauh ini, ia telah mencetak tiga gol dan tiga asis dalam enam penampilannya di Liga Inggris. (AFP/Adrian Dennis)

Striker Arsenal itu tampil luar biasa dengan empat gol dan tiga assist dalam tujuh pertandingan Premier League 2022/2023. Penampilang yang cemerlang membuatnya berpeluang menjadi tombak andalan Brasil di Qatar nanti.

So, kini publik pecinta Timnas Brasil bakal menunggu kiprah Gabriel Jesus dkk, apakah bisa berjaya di Piala Dunia 2022 atau sekadar lewat begitu saja.

Sumber: Sportskeeda

Berita Terkait