Liga Inggris: Pemilik Liverpool Pernah Bertemu Kylian Mbappe di Pesawat Jet Pribadi, 2 Jam Berbincang tapi Zonk

Kabar hengkangnya Kylian Mbappe dari PSG kembali muncul ke permukaan. Pakar transfer yang juga jurnalis, Fabrizio Romano bahkan memberitakan bintang Timnas Prancis itu ingin meninggalkan tim pada Januari 2023.

BolaCom | Hendry WibowoDiterbitkan 13 Oktober 2022, 08:15 WIB
Pemain Paris Saint Germain (PSG), Neymar dan Kylian Mbappe, melakukan selebrasi usai mebobol gawang Liverpool pada laga Liga Champions di Stadion Parc des Princes, Paris, Rabu (28/11). PSG menang 2-1. (AP/Thibault Camus)

Bola.com, Jakarta - Kabar hengkangnya Kylian Mbappe dari PSG kembali muncul ke permukaan. Pakar transfer yang juga jurnalis, Fabrizio Romano bahkan memberitakan bintang Timnas Prancis itu ingin meninggalkan tim pada Januari 2023.

Sudah bantahan dari manajemen PSG soal isu Kylian Mbappe ingin meninggalkan tim selepas Piala Duniua 2022 Qatar.

Advertisement

Namun diyakini, lantaran ini isu kesekian kalinya, Kylian Mbappe meninggalkan PSG hanyalah masalah waktu.

Lantas ke mana Mbappe berlabuh jika meninggalkan PSG? Jika melihat ke belakang, Liverpool pernah tertarik meminang pemain ini.


Tahun 2017

Pemain Paris Saint-Germain (PSG) Kylian Mbappe melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Juventus pada pertandingan sepak bola Grup H Liga Champions di Stadion Parc des Princes, Paris, Prancis, 6 September 2022. PSG mengalahkan Juventus dengan skor 2-1. (AP Photo/Thibault Camus)

Media Prancis, L'Equipe memberitakan bahwa Liverpool pernah coba menggoda Kylian Mbappe pada tahun 2017.

Kala itu sang pemain masih memperkuat Monaco dan sudah berstatus wonderkid. Saking seriusnya, manajemen Liverpool mengajak Mbappe bernegosiasi di jet pribadi milik pemilik tim, John W Henry.

John bakal terlibat langsung dalam negosiasi yang disebutkan berlangsung dua jam. Sayang pada akhirnya, Mbappe memilih gabung PSG dan menolak Liverpool.


Faktor Klopp

Manajer Liverpool Jurgen Klopp diyakini akan membawa The Reds ke jalur kemenangan saat menjamu Ajax pada laga kedua Grup A Liga Champions di Stadion Anfield, Rabu (14/9/2022) pukul 02:00 WIB. (Alberto PIZZOLI / AFP)

Bisa jadi kini Liverpool menghidupkan lagi peluang untuk merekrut Kylian Mbappe.

Apalagi diketahui, manajer Liverpool, Jurgen Klopp sangat menyukai bakat Kylian Mbappe.

"Jujur saya sangat menyukainya. Pemain yang luar biasa dan juga punya kepribadian baik. Semua sudah mengenalkan sejak ia masih berusia 16-17 tahun," kata Klopp pada wawancara tahun 2018.


Biasa Terjadi

Pelatih Paris Saint-Germain Christophe Galtier (tengah) berbicara dengan Neymar (kanan) di samping Lionel Messi saat sesi latihan di tempat latihan klub di Saint-Germain-en-Laye, Prancis, Selasa (13/9/2022). Paris Saint-Germain (PSG) akan melawan Maccabi Haifa pada pertandingan sepak bola putaran pertama Grup H Liga Champions. (FRANCK FIFE/AFP)

PSG melalui pelatih Christophe Galtier tidak ingin memberi banyak komentar soal Mbappe. Menurut Galtier, rumor seperti yang terjadi pada Mbappe biasa terjadi. Termasuk rumor Mbappe akan ke Real Madrid.

"Saya tidak akan memberi komentar soal itu. Dari rumor kami mengubahnya menjadi berita dan hampir menjadi sebuah pernyataan," kata Galtier dikutip dari Metro.

"Kami berusaha untuk tidak bercanda, kami berusaha untuk seterbuka mungkin tanpa melebih-lebihkan situasi yang ada. Saya merasa aneh bahwa ini muncul sebelum laga yang penting (lawan Benfica)," kata Galtier.


Bahagia di PSG

Fabrizio Romano bukan satu-satunya pihak yang melaporkan Mbappe tidak bahagia di PSG dan ingin pindah. Media asal Spanyol, Marca, juga membuat laporan yang sama. Namun, PSG telah memberi bantahan.

"Mbappe tidak pernah bicara apa pun tentang itu (keinginan pindah pada Januari 2023). Saya menyangkal kabar tersebut," ucap Direktur Olahraga PSG, Luis Campos.

"Mbappe tidak pernah bicara dengan saya tentang keinginan pindah pada Januari. Kami bicara dengan Mbappe, Messi, dan Neymar. Mereka sangat bahagia di sini. Mbappe tidak pernah bilang pada saya atau Nasser Al Khelaifi bahwa dia ingin pergi," tegas Campos.

Berita Terkait