Exco Sebut FIFA Minta Pemerintah Indonesia Bantu PSSI Gunakan VAR di Kompetisi

oleh Muhammad Adi Yaksa diperbarui 18 Okt 2022, 19:15 WIB
Presiden PSSI, Gianni Infantino tiba di Kantor PSSI pada Senin (18/10/202). Ia sebelumnya bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bola.com, Jakarta - Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Vivin Cahyani menyebut bahwa FIFA meminta pemerintah Indonesia untuk membantu pihaknya dalam menggunakan video assistant referee alias VAR di kompetisi.

"FIFA memohon kepada Pemerintah Indonesia untuk membantu PSSI menginvestasi kepada VAR," ujar anggota Exco PSSI, Vivin Cahyani.

Advertisement

"Karena lewat VAR, integritas pertandingan itu akan makin meningkat," jelas Vivin Cahyani.

2 dari 5 halaman

Wacana Lama

Foto ilustrasi saat wasit Liga Inggris Kevin Friend melihat Video Assistant Referee (VAR). Keputusan wasit yang menganulir gol di pertandingan pekan ke-6 Liga Inggris 2022/2023 melalui VAR menuai banyak kontroversi. (AFP/Daniel Leal)

PSSI lewat PT Liga Indonesia Baru (LIB) sudah sering kali menggaungkan pemakaian VAR di kompetisi, namun tidak kunjung terwujud.

Bahkan pada musim lalu, PT LIB telah berencana untuk menerapkan VAR di Liga 1 dan sudah merincikan biaya teknologinya yang mencapai 6 juta dolar atau setara dengan Rp84 miliar.

3 dari 5 halaman

Kedatangan Presiden FIFA

Rombongan FIFA yang dipimpin oleh Gianni Infantino disambut oleh Wakil Ketua PSSI, Iwan Budianto, Sekjen PSSI, Yunus Nusi, dan Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri. (Bola.com/Muhammad Iqbal Ichsan)

PSSI baru saja bertemu dengan Presiden FIFA, Gianni Infantino di Kantor PSSI di GBK Arena, Jakarta Pusat pada Selasa (18/10/2022).

Kedatangan Gianni Infantino ke Indonesia buntut dari tragedi Kanjuruhan. Pria berusia 52 tahun itu juga telah bertemu dengan Presiden Jokowi.

4 dari 5 halaman

Evaluasi Menyeluruh

Presiden RI, Joko Widodo menyambut kedatangan Presiden FIFA Gianni Infantino di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (18/10) siang WIB. (AP/Achmad Ibrahim)

Vivin Cahyani mengungkapkan bahwa pihaknya bersama FIFA dengan bantuan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) hingga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) segera menjalankan transformasi sepak bola Indonesia.

PSSI sudah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Transformasi Sepak Bola Indonesia yang terdiri dari perwakilan PSSI dan pemerintah dengan dukungan FIFA dan AFC.

"PSSI akan bekerja sama dengan task force yang berasal dari PSSI, FIFA, AFC hingga lintas kementerian untuk melakukan evaluasi menyeluruh baik infrastruktur maupun sistem pertandingan," imbuh Vivin Cahyani.

5 dari 5 halaman

Kebangkitan Sepak Bola Indonesia

Disebutkan ada lima poin dalam transformasi sepak bola Indonesia yang merupakan kerja sama antara FIFA, AFC, pemerintah, dan PSSI dalam korespondensi Infantino dan Jokowi. (AP/Achmad Ibrahim)

Sebelumnya, Presiden FIFA, Gianni Infantino mengatakan bahwa kesempatannya hadir ke Indonesia adalah FIFA selalu mendukung langkah kemajuan sepak bola di Indonesia.

"Saya hadir untuk menghormati semua orang ini. Namun, juga kehadiran saya di sini menandakan kebangkitan baru bagi sepak bola di Indonesia," tuturnya.

"Inilah yang bisa saya jamin kepada Presiden dan rakyat Indonesia. FIFA ada di sini bersama Anda, FIFA di sini untuk tinggal. FIFA di sini untuk bekerja sangat erat dengan pemerintah dengan AFC dengan PSSI untuk berubah, untuk mereformasi sepak bola karena sepak bola adalah untuk sukacita dan untuk membawa kebahagiaan," ungkap Gianni Infantino.

Berita Terkait