Pembalap WSBK Komentari Aspal Sirkuit Mandalika: Ada yang Kritik dan Memuji

oleh Hendry Wibowo diperbarui 11 Nov 2022, 21:45 WIB
Ilustrasi Sirkuit Mandalika. (dok: ITDC/MGPA)

Bola.com, Mandalika - Pembalap punya komentar beragam soal kondisi aspal Sirkuit Mandalika, Lombok pada hari pertama World Superbike (WSBK), Jumat (11/11/2022).

Ada yang memuji, tapi ada juga yang mengkritik. Salah satu yang memberikan pujian adalah kandidat kuat juara dunia WSBK 2022, Alvaro Bautista.

Advertisement

ALvaro Bautista meyakini kondisi Sirkuit Mandalika usai pengaspalan ulang tidak akan membuat aspal terkelupas seperti episode tahun lalu.

"Saya ingat betul saat ikuti latihan bebas 1 tahun lalu, khususnya Tikungan 1, itu benar-benar gila," kata Bautista.

"Hari ini tidak ada lagi seperti itu. Kondisinya sudah membaik," lanjutnya.

2 dari 4 halaman

Membaik

Alvaro Bautista, kandidat juara World Superbike 2022. (Vincent Jannink / ANP / AFP)

Jika aspal Sirkuit Mandalika dalam kondisi normal alias sudah mencapai grip maksimal usai digerus ban balap, Bautista meyakini situasi sangat aman.

"Situasinya sudah membaik. Jika dalam kondisi normal usai beberapa balapan, saya pikir aspal tidak akan lagi rusak seperti tahun lalu," kata Bautista.

3 dari 4 halaman

Tembus 1 menit 33 Detik

Ya, fakta aspal Sirkuit Mandalika jarang digunakan oleh event balap kapasitas mesin motor besar, membuat aspal sangat kotor saat pembalap WSBK turun di FP1.

Namun seiring ban balap menggerus aspal, level daya cengkeram ban terus meningkat. Terbukti lap terbaik milik Alvaro Bautista di FP2 sudah mencapai 1 menit 33 detik.

Padahal saat FP1, Toprak Razgatioglu jadi tercepat dengan membukukan lap 1 menit 36,938 detik.

4 dari 4 halaman

Kritik Rea

Pembalap Kawasaki, Jonathan Rea kesulitan menang di WSBK 2022 (AFP)

Namun kritik tetap muncul untuk aspal Sirkuit Mandalika. Di antaranya dari Jonathan Rea.

Pembalap Kawasaki itu mengeluhkan tidak semua bagian aspal Sirkuit Mandalika bisa dijadikan racing line lantaran sangat kotor.

"Pagi ini (FP1), aspalnya sangat kotor dan bahkan saat sesi sore (FP2). Saya baik-baik saja saat berada di racing line," ujar Rea.

"Tapi perasaan saya ketika berada di luar racing line itu seperti mimpi buruk," tambahnya.

Ya pada akhirnya, segala sesuatunya memang tidak ada sempurna, termasuk kondisi aspal Sirkuit Mandalika.

Berita Terkait