Jadi Pemain Penting Real Madrid, Vinicius Junior Sempat Ketar-ketir Gagal ke Piala Dunia 2022

oleh Benediktus Gerendo Pradigdo diperbarui 19 Nov 2022, 21:45 WIB
Vinicius Junior merupakan salah satu bagian terpenting di skuad Real Madrid pada beberapa musim terakhir. Bahkan, pemuda 22 tahun itu sudah meraih hampir gelar major bersama Los Blancos. Ia merupakan pemain dengan kemampuan dribel dan kecepatan di atas rata-rata serta skillfull dalam mengolah bola. Bersama Timnas Brasil, Vini sudah mengemas 15 caps dan mencetak satu gol. Di Piala Dunia 2022 nanti, ia menjadi salah satu debutan yang paling layak dinantikan aksinya. (AFP/Lou Benoist)

Bola.com, Jakarta - Bintang Real Madrid asal Brasil, Vinicius Junior, buka suara mengenai kekhawatiran yang sempat dirasakannya ketika bermain bersama Los Blancos pada musim ini. Ia sempat cemas tidak mendapatkan panggilan memperkuat Brasil di Piala Dunia 2022.

Kekhawatiran yang dirasakan Vinicius Junior tak lepas dari posisinya sebagai winger di Real Madrid. Vinicius Junior menjadi satu di antara pemain yang paling sering dihajar oleh pemain lawan.

Advertisement

Pada musim ini, Vinicius Junior sekali lagi menjadi andalan Real Madrid di lini serang. Pemain asal Brasil itu memiliki tugas untuk mencetak gol dan meladeni rekan-rekannya di lini serang Los Blancos.

Persoalannya, gaya main Vinicius sekarang membuatnya cukup sering dihantam tekel-tekel keras dari pemain lawan. Statistik mencatat winger asal Brasil itu menjadi pemain yang paling banyak dilanggar di La Liga Spanyol musim ini.

Tentu dengan semua yang sudah dihadapi dan dilaluinya, Vinicius Junior merasa sering mendapatkan momen yang tidak menyenangkan dan itu membuatnya khawatir gagal ke Piala Dunia 2022.

2 dari 5 halaman

Hampir Gagal ke Piala Dunia

Penyerang Real Madrid, Vinicius Junior, mencetak gol ke gawang Liverpool di final Liga Champions 2021/2022 pada usia 21 tahun 10 bulan 16 hari. (AFP/Javier Soriano)

Sekitar satu atau dua bulan terakhir, Vinicius Junior memang terlihat lebih sering dihantam lawan di lapangan. Bek lawan sepertinya kesal dengan gaya main Vinicius yang gesit dan sulit dikawal.

"Apa yang terjadi di lapangan seharusnya tetap di lapangan, tapi ada hal-hal yang terlewat batas. Anda boleh saja bermain keras, tapi faktanya justru lebih banyak duel yang kasar," ujar Vinicius.

"Rodrygo dan saya menderita di beberapa pertandingan terakhir dan ada ketakutan terbesar dari kami, yaitu jika sampai cedera dan gagal ke Piala Dunia."

"Ketika Anda mulai menjadi pemain penting, maka pemain lawan akan lebih keras menghantam Anda. Tentu Anda harus belajar cara mengatasinya," lanjutnya.

 

3 dari 5 halaman

Belajar dari Pemain Senior

Vinicius Junior. Pada putaran final Piala Dunia 2022, Grup G dihuni oleh Brasil, Serbia, Swiss dan Kamerun. Sayap kiri Brasil berusia 22 tahun, Vinicius Junior menjadi pemain dengan nilai pasar tertinggi dari seluruh pemain di Grup G dengan nilai 100 juta Euro atau setara Rp1,5 triliun. Bersama Timnas Brasil ia telah mengoleksi 14 caps dengan torehan 1 gol sejak melakukan debut pada 11 September 2019. (AFP/Douglas Magno)

Bagi pemain muda seperti Vinicius Junior, duel-duel keras di lapangan mungkin saja menghambat perkembanganya. Namun, dia mengaku telah belajar dari beberapa pemain senior.

"Saya banyak belajar dari Neymar ketika dia bermain untuk Barcelona, dia juga kesulitan. Cristiano juga kesulitan ketika dia bermain untuk Real Madrid," ujar Vinicius.

"Namun, Karim Benzema yang memberi tahu saya untuk tetap tenang dan berdamai. Sebab jika pemain lawan mengejar Anda, itu berarti Anda pemain penting, sebab mereka takut dengan Anda," lanjutnya.

Sumber: Reuters

Disadur dari: Bola.net (Richard Andreas, published 19/11/2022)

4 dari 5 halaman

Brasil di Piala Dunia 2022

Piala Dunia - Ilustrasi Timnas Brasil (Bola.com/Adreanus Titus)

24 November 2022

  • Brasil vs Serbia, Lusail Iconic Stadium

28 November 2022

  • Brasil vs Swiss, Stadium 974

2 Desember 2022

  • Kamerun vs Brasil, Lusail Iconic Stadium
5 dari 5 halaman

Berita Terkait