Apriyani / Fadia Dapat Undangan ke BWF World Tour Finals 2022, Indonesia Kirim 7 Wakil

oleh Yus Mei Sawitri diperbarui 29 Nov 2022, 17:57 WIB
Di nomor ganda putri, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti berhasil menjadi yang terbaik usai mengalahkan pasangan Cina, Zhang Shu Xian/Zheng Yu dengan dua game langsung 21-14, 21-17. Gelar ini merupakan yang kedua setelah dua minggu sebelumnya menjuarai Malaysia Open 2022 dengan mengalahkan lawan yang sama. (Bola.com/Ikhwan Yanuar)

Bola.com, Jakarta - Tim bulutangkis Indonesia mendapat kabar baik menjelang bergulirnya BWF World Tour Finals 2022, pada 7-11 Desember 2022, di Bangkok, Thailand. Wakil Indonesia bertambah setelah ganda putri, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti, mendapat undangan untuk tampil di turnamen penutup 2022.

Apriyani/Fadia mendapat undangan setelah salah satu ganda putri yang lolos memilih mundur. Apri/Fadia yang berada di daftar tunggu nomor pertama otomatis akan menggantikannya di BWF World Tour Finals 2022.

Advertisement

Namun, BWF belum memerinci siapa pasangan yang mundur tersebut.

"Pertama bersyukur kita bisa main di World Tour Finals. Ini pertama kami bermain di sana walaupun saya sudah pernah beberapa kali bersama Kak Greys (Greysia Polii) tapi sekarang pengalaman perdana buat kami," kata Apri saat ditemui tim Humas dan Media PP PBSI di Pelatnas Cipayung, Jakarta Timur, setelah latihan, Selasa (29/11).

"Tidak menyangka dan rasanya senang. Kami memang pengin banget main di World Tour Finals cuma poinnya tidak cukup. Tapi ternyata ada jalannya, jadi kami mau memanfaatkan kesempatan ini dan tidak boleh disia-siakan," sambung Fadia.

 

2 dari 4 halaman

Persiapan Mepet

Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti juara Malaysia Open 2022. (dok. PBSI)

Mengenai waktu yang mepet dari kepastian tampil dengan hari pertandingan, Apri/Fadia merasa tidak terganggu dengan momen persiapan. Keduanya mengaku merasa persiapan yang mereka lakoni sudah cukup.

"Sejak terakhir main di tur Eropa, saya memang belum libur dan tetap latihan. Sudah sempat evaluasi juga untuk persiapan tahun depan, tapi karena ada kesempatan main di World Tour Finals, jadi fokus kami alihkan ke yang paling dekat dulu," ucap Fadia.

"Dari kemarin, Koh Didi (Eng Hian, pelatih ganda putri) memang terus push saya dan Fadia. Jadi tidak ada masalah dengan persiapan. Yang terpenting bagaimana kami latihan bukan hanya mengejar capeknya melakukannya juga harus benar sekecil apa pun itu. Dengan begitu, kepercayaan diri ami pasti ada," jelas Apri.

 

3 dari 4 halaman

Komentar Apriyani

Apri yang sudah berpengalaman tampil di BWF World Tour Finals menegaskan belum banyak memberi wejangan kepada partnernya Fadia yang akan menjalani debut. Apri ingin Fadia merasakan dulu hawa pertandingannya. Apalagi World Tour Finals yang mengusung format setengah kompetisi terkenal sulit.

Apri merasakannya di BWF World Tour Finals 2020 (27-31 Januari 2021) yang juga digelar di Bangkok, Thailand. Saat itu Apri yang masih berpasangan dengan Greysia Polii sudah memenangi dua pertandingan awal grup A, tapi pada akhirnya gagal lolos ke semifinal karena kalah di partai terakhir dan kalah dalam head to head.

"Saya tidak akan banyak dulu memberi wejangan atau apa pun itu ke Fadia. Biar Fadia merasakan dulu sendiri bagaimana tampil di sana untuk pertama kali. Hanya yang pasti harus punya keberanian dulu untuk tidak mau kalahnya ada," tutur Apri. 

"Pengalaman saya terutama di WTF 2020 di Thailand, waktu itu bagaimana saya dan Kak Greys tidak lolos grup padahal dua partai pertama menang. Jadi peringatan juga buat saya." 

"Kalau peluang kita di sini tidak mau muluk-muluk dahulu. Kita mau menampilkan yang terbaik saja, masalah hasilnya apa kita tidak mau terlalu memikirkan," tutup Apri.

 

4 dari 4 halaman

Wakil Indonesia di BWF Tour Finals 2022

Anthony Sinisuka Ginting berhasil menang dua game langsung atas Kodai Naraoka. (AFP/Roslan Rahman)
  • Anthony Sinisuka Ginting (tunggal putra)
  • Jonatan Christie (tunggal putra)
  • Gregoria Mariska Tunjung (tunggal putri)
  • Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto
  • Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan (ganda putra)
  • Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari (ganda campuran)
  • Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti

Sumber: PBSI

Berita Terkait