Momen Epic Bono, Pahlawan Maroko di Piala Dunia 2022: Tak Lupa Sujud Sukur sambil Menangis

oleh Wiwig Prayugi diperbarui 07 Des 2022, 02:04 WIB
Kiper Maroko, Yassine Bounou berhasil menghalau tendangan penalti pemain Spanyol saat babak 16 besar Piala Dunia 2022 yang berlangsung di Education City Stadium, Selasa (06/12/2022). (AFP/Jack Guez)

Bola.com, Al Rayyan - Kiper Maroko, Yassine Bounou, menjadi pahlawan! Ia berhasil menepis dua tendangan penalti Spanyol dalam babak 16 besar Piala Dunia 2022 di Education City Stadium, Selasa (06/12/2022).

Keberuntungan menaungi Maroko. Penendang pertama Spanyol, Pablo Sarabia gagal setelah bola tendangannya kena tiang gawang.

Advertisement

Bounou lalu menepis bola tendangan Carlos Soler dan membuat Maroko unggul 2-0. 

Bounou kemudian menahan bola tendangan Sergio Busquets. Achraf Hakimi menjadi penentu kemenangan Maroko dalam babak adu tos-tosan.

Maroko pun lolos ke perempat final untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka di Piala Dunia.

2 dari 5 halaman

Sujud Sukur, Menangis, Diangkat Rekan Setim

Kiper Maroko, Yassine Bounou berhasil menghalau tendangan penalti dari pemain Spanyol, Sergio Busquets saat laga 16 besar Piala Dunia 2022 yang berlangsung di Education City Stadium, Selasa (06/12/2022). (AP/Francisco Seco)

Tak mudah menjadi seorang kiper saat drama adu penalti, apalagi dalam ajang sebesar Piala Dunia.

Yassine Bounou berhasil melakukannya. Setelah babak adu penalti tuntas, pemain Maroko langsung menghampirinya. Ia bersujud sukur dan menangis. Cukup lama momen itu.

Pemain Maroko lalu mengangkat tubuh Yassine Bounou, sebagai ucapan terima kasih telah menepis dua tendangan penalti pemain Spanyol.

Selain menangkis dua tendangan adu penalti, Bounou juga banyak melakukan penyelamatan gemilang dalam waktu normal hingga extra time.

3 dari 5 halaman

Cetak Sejarah

Kiper Maroko, Yassine Bounou saat laga 16 besar Piala Dunia 2022 melawan Spanyol yang berlangsung di Education City Stadium, Selasa (06/12/2022). (AP/Julio Cortez)

Ini menjadi sejarah bagi Maroko. Untuk pertama kali, mereka mencapai perempat final sejak ikut serta Piala Dunia pada edisi 1970. Pencapaian terbaik Maroko dalam pesta sepak bola dunia itu ialah 16 besar pada edisi 1986.

4 dari 5 halaman

Dari Bounou Jadi Bono

Kiper Maroko, Yassine Bounou berhasil menghalau tendangan penalti pemain Spanyol saat babak 16 besar Piala Dunia 2022 yang berlangsung di Education City Stadium, Selasa (06/12/2022). (AFP/Jack Guez)

Nama Bono didapat Bounou ketika berkarier di Spanyol. Pesepak bola Maroko ini lahir di Montreal, Kanada, pada tahun 1991.

Ia tiba di Spanyol pada tahun 2012 untuk bergabung dengan Atletico Madrid B. Pada usia 21 tahun ia pindah ke Nice, tim Ligue 1 Prancis, karena frustrasi selama di Spanyol.

Omar Harrak kemudian membawanya 'pulang' ke Spanyol, tepatnya Girona, sebelum kemudian pindah ke Sevilla.

 

5 dari 5 halaman

Berita Terkait