Alasan Kylian Mbappe Bakal Termotivasi untuk Kalahkan Inggris di Piala Dunia 2022

oleh Suharno diperbarui 10 Des 2022, 05:15 WIB
Pemain Prancis Kylian Mbappe mengontrol bola saat sesi latihan di Stadion Jassim Bin Hamad, Doha, Qatar, 8 Desember 2022. Prancis akan melawan Inggris dalam pertandingan sepak bola perempat final Piala Dunia 2022 pada 10 Desember. (AP Photo/Christophe Ena)

Bola.com, Jakarta - Inggris akan menghadapi Prancis di babak perempat final Piala Dunia 2022. Untuk mengalahkan Prancis, Inggris harus menghentikan pergerakan Kylian Mbappe.

Pemain ini untuk sementara jadi top skor di Qatar dengan lima golnya. Selain lihai mencetak gol, Mbappe juga memiliki kecepatan serupa manusia tercepat di bumi, Usain Bolt.

Advertisement

Selain sulit untuk dihentikan, pemain ini juga cerdik untuk mengirimkan umpan matang ke rekannya. Mbappe juga merupakan aset berharga bagi Prancis.

Hal itu terbukti ketika Presiden Prancis, Emmanuel Marcon memintanya tetap bertahan di Paris Saint Germain saat sang pemain ingin hengkang ke Real Madrid. Mbappe akhirnya luluh dan tetap bertahan di PSG.

Lalu apakah Inggris mampu menghentikan Kylian Mbappe? Kita simak dahulu profil singkat Mbappe yang memiliki kemampuan komplit tetapi juga penuh hal kontroversial.

2 dari 7 halaman

Berdarah Campuran

Selebrasi pemain Timnas Prancis, Kylian Mbappe usai menjebol gawang Denmark dalam pertandingan Grup D Piala Dunia 2022 melawan Denmark di Stadium 974, Qatar, Sabtu (26/11/2022). (AP Photo/Thanassis Stavrakis)

Kylian Mbappe lahir di pinggiran kota Paris yang penuh dengan masalah yakni di Bondy. Ayahnya merupakan pelatih sepak bola yang berasal dari Kamerun bernama Wilfried dan ibunya bernama Fayza, seorang pemain bola tangan berdarah Aljazair.

Pada usia enam tahun, Mbappe terjebak dalam kerusuhan yang para pemuda yang membakar mobil patroli polisi karena aksi pelecehan yang polisi lakukan. Tetapi orang tuanya tahu bahwa putra mereka memiliki bakat untuk melarikan diri dari masalah seperti itu.

 

3 dari 7 halaman

Dilirik Tim Besar

Timnas Prancis memang sangat mengandalkan kemahiran Kylian Mbappe untuk mencetak gol dalam pertandingan kali ini agar bisa merebut tiket 16 Besar Piala Dunia 2022. (AP Photo/Thanassis Stavrakis)

Sejumlah klub besar Eropa sudah mulai melirik bakatnya saat Mbappe masih berusia 11 tahun. Ada nama Real Madrid hingga Manchester City di antara klub besar yang tertarik merekrutnya untuk masuk tim muda.

Selain dua raksasa itu, klub besar asal Inggris, Chelsea juga ingin mencoba kemampuannya. Pada usia 14 tahun, Mbappe mengikuti trial di klub London Biru ini.

 

4 dari 7 halaman

Sang Ibu Marah

Kylian Mbappe. Striker Timnas Prancis berusia 23 tahun ini mencetak brace di Piala Dunia 2022 pada laga matchday kedua di Grup D menghadapi Denmark (26/11/2022). Pada laga yang dimenangi Prancis 2-1 tersebut, Kylian Mbappe mencetak dua golnya pada menit ke-61 dan 86. Sementara pada matchday pertama menghadapi Australia (22/11/2022) saat Prancis menang 4-1 atas Australia, ia menyumbang 1 gol dan 1 assist, yang membuatnya memimpin daftar top skor sementara dengan raihan 3 gol bersama pemain Ekuador, Enner Valencia. (AP/Martin Meissner)

Sayangnya, Chlesea justru belum yakin dengan bakat Mbappe remaja dan memintanya untuk melakukan tes keduanya. Tetapi, ibunda Mbappe, Fayza menolak hal itu dan tidak ingin sang pemain melakukan trial kedua.

"Anak laki-laki saya tidak akan kembali. Jika mereka menginginkannya, mereka harus membawanya sekarang atau dalam waktu lima tahun mereka akan kembali untuk membelinya seharga 50 juta Euro," kata Fayza.

 

5 dari 7 halaman

Termotivasi Kalahkan Inggris

Pemain timnas Prancis, Kylian Mbappe menendang bola ke gawang Polandia yang membuahkan gol dalam pertandingan 16 besar Piala Dunia 2022 yang berlangsung di Al Thumama Stadium, Doha, Qatar, Minggu (4/12/2022). (AP Photo/Ricardo Mazalan)

Kejadian di Inggris itu bisa saja membuat Mbappe tertekan karena ditolak Chelsea. Tetapi kenyataannya, Mbappe justru termotivasi dan kini menjadi pemain sepak bola dengan gaji terbesar di dunia.

"Sangat mungkin bahwa Kylian tertekan pada apa yang dikatakan tentang dia di Inggris bertahun-tahun yang lalu. Ini mungkin memberinya sedikit tekad ekstra untuk mengalahkan Inggris di Piala Dunia 2022," ujar seorang rekan Mbappe.

 

6 dari 7 halaman

Akhirnya Ditampung di AS Monaco

Nama Leonardo Jardim (kanan) bersinar ketika menangani AS Monaco dengan pemain mudanya. Salah satunya Kylian Mbappe (kiri) yang berusia 18 tahun saat itu. (Foto: AFP/Romain Perrocheau)

Usai gagal di Premier League, ayah Mbappe yang juga agen anaknya akhirnya memutuskan menuju ke AS Monaco yang kebetulan menjadi surganya pajak. Bintang muda itu menerima bonus kontrak 345.000 pound.

Lima tahun lalu, sang ibu juga hampir meyakinkannya untuk menandatangani kontrak dengan Liverpool karena dia adalah penggemar The Reds. Tetapi sebaliknya, dia memutuskan untuk bergabung dengan PSG di Prancis dengan harga 166 juta pound.

Sumber: TheSun

7 dari 7 halaman

Berita Terkait