Liga Inggris: Chelsea Dituduh Sengaja Gagalkan Transfer Ziyech ke PSG

oleh Gregah Nurikhsani diperbarui 06 Feb 2023, 20:15 WIB
Gelandang Chelsea, Hakim Ziyech merayakan gol ke gawang Atletico Madrid pada pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Stamford Bridge di London pada 17 Maret 2021. Transfer Hakim Ziyech ke Paris Saint-Germain dilaporkan gagal terwujud akibat kesalahan Chelsea. (AFP/Ben Stansall)

Bola.com, Jakarta - Chelsea dituduh menindas Hakim Ziyech karena sengaja menggagalkan kepindahannya ke PSG pada deadline day Januari 2023 oleh Ruud Gullit. Menurutnya, tidak masuk akal tim sekelas The Blues melakukan kesalahan dokumen.

Hakim Ziyech diisukan kuat bakal pindah dari Stamford Bridge setelah kurangnya waktu bermain di bawah Graham Potter musim ini.

Advertisement

Newcastle United dan Everton sudah menyatakan minat untuk mengontrak pemain sayap tersebut. Namun pada akhirnya, PSG yang sukses merayu Chelsea melalui kesepakatan pinjaman.

Namun, transfer yang diusulkan ke PSG gagal secara dramatis pada deadline day. Diklaim bahwa Chelsea mengirim dokumen yang salah ke PSG sebanyak tiga kali.

 

2 dari 5 halaman

Ini Mah Sengaja

Gelandang Chelsea, Hakim Ziyech berebut bola dengan striker Manchester City, Julian Alvarez dalam laga putaran ketiga Piala FA 2022/2023 di Etihad Stadium, Manchester (8/1/2023). Everton gagal mendapatkan Hakim Ziyech dari Chelsea karena sang pemain lebih memilih bergabung dengan PSG. Namun akibat kesalahan teknis dalam hal surat kontrak, Hakim Ziyech akhirnya gagal menjadi milik PSG dan tetap bertahan bersama Chelsea. (AFP/Oli Scarff)

Hakim Ziyech, yang tampil heroik untuk Maroko di Piala Dunia 2022, sudah berada di Paris untuk menuntaskan transfer dengan PSG. Dia mengirim pesan ke pemilik Chelsea Todd Boehly dalam upaya untuk menghidupkan kembali transfer tersebut, tetapi tidak berhasil.

Perlakuan Chelsea terhadap pemain berusia 29 tahun itu dikecam oleh salah satu mantan pemain dan manajer mereka, Ruud Gullit, yang mengklaim kesalahan mantan timnya bukanlah kesalahan alias disengaja.

"Ini bukan kesalahan. Tidak mungkin. Jika Anda mendapatkan begitu banyak pemain dan Anda melakukan ini dua, tiga kali, ini sama saja bully. Ziyech harus berjuang untuk tempatnya lagi. Pada akhirnya, itu mengerikan baginya."

3 dari 5 halaman

Pindah atau Tidak Sama Saja

Hakim Ziyech. Gelandang serang Maroko berusia 29 tahun yang didatangkan dari Ajax Amsterdam pada awal musim 2020/2021 ini kontraknya bersama Chelsea masih tersisa dua musim lagi hingga Juni 2025. Setelah tampil apik di musim pertamanya, nyatanya ia mulai mengalami penurunan performa pada musim keduanya dan mulai tersingkir dari pilihan utama dengan hanya tampil dalam 6 laga di Liga Inggris musim ini. Ia pun berniat hengkang pada bursaatransfer musim dingin 2022/2023. AC Milan dan Athletic Bilbao dikabarkan tertarik untuk mendatangkannya berkat performa gemilangnya bersama Maroko di Piala Dunia 2022. (AFP/Paul Ellis)

Masih pada kesempatan yang sama, Gullit merasa Ziyech akan tetap jadi cadangan baik itu di Chelsea maupun PSG. Persaingan ketat jadi penyebabnya.

"Dia seharusnya pergi dari Chelsea sejak lama. Pertanyaannya adalah apakah dia akan bermain di Paris Saint-Germain, dia akan berakhir dalam situasi yang sama."

Graham Potter memulai Ziyech melawan Fulham saat mereka bermain imbang tanpa gol. Tetapi dia bisa kehilangan tempatnya di Chelsea karena Joao Felix bisa dimainkan melawan West Ham United setelah menjalani larangan tiga pertandingan.

4 dari 5 halaman

Persaingan di Liga Inggris 2022/2023

Berita Terkait