Bikin Argentina Menyala Terang, Lionel Scaloni Isyaratkan Bakal Stay hingga Piala Dunia 2030

Bikin Argentina Menyala Terang, Lionel Scaloni Isyaratkan Bakal Stay hingga Piala Dunia 2030.

Bola.com, Jakarta - Argentina masih dalam laju kencang di persaingan Piala Dunia 2026. Sang juara bertahan menyapu bersih tiga laga di fase grup dengan kemenangan.

Albiceleste (julukan Argentina) menang telak 3-0 atas Aljazair, 2-0 atas Austria, dan ditutup kemenangan 3-1 atas Yordania. Hasil yang menempatkan mereka finis sebagai juara Grup J.

Lionel Messi menjadi mesin gol Argentina dengan torehan enam gol, kemudian mereka akan menantang tim debutan Tanjung Verde di babak 32 besar. Argentina akan melawan wakil Afrika itu pada Sabtu (4/7/2026).

Ketika Piala Dunia 2026 memasuki separuh perjalanan, ada kabar bahwa pelatih kepala Argentina, Lionel Scaloni akan terus bekerja untuk timnya hingga empat tahun lagi.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Sepakat secara Lisan

Lionel Scaloni telah mengubah nasib Timnas Argentina sejak mengambil alih kendali pada tahun 2018. Selama masa kepemimpinan Scaloni, Argentina telah memenangkan Piala Dunia 2022, dua trofi Copa America, dan Finalissima 2022.

Saat ini, Scaloni dan anak asuhnya fokus pada upaya Argentina mempertahankan gelar Piala Dunia. Sempat muncul spekulasi apakah ini akan menjadi turnamen terakhir Scaloni memimpin Argentina, mengingat kontraknya akan berakhir pada penghujung tahun 2026.

"Scaloni sepakat secara lisan untuk kontrak baru dengan Argentina. Menurut Diego Monroig dari ESPN Mundial, Scaloni telah menyepakati secara lisan kontrak baru yang berlaku hingga tahun 2031," tulis informasi dari laman Sports Mole.

"Kabar rencana perpanjangan kontrak Scaloni di Timnas Argentina tersebar, dengan adanya pertemuan antara agennya dengan Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA). Kesepakatan yang diusulkan tersebut mencakup peran Scaloni sebagai pelatih Argentina di Copa America 2028 dan Piala Dunia 2030."

Era Baru Tanpa Messi

Namun demikian, pelatih berusia 48 tahun itu masih enggan membahas masa depannya karena ia memprioritaskan ambisi Argentina untuk memenangkan gelar Piala Dunia secara berturut-turut.

Scaloni bakal menghadapi tantangan baru jika ia secara resmi berkomitmen untuk melanjutkan posisinya sebagai pelatih kepala, mengingat adanya kemungkinan besar bahwa Piala Dunia 2026 akan menjadi turnamen terakhir bagi Lionel Messi.

Sang superstar Argentina itu sudah menandai penampilan di enam edisi Piala Dunia beruntun sejak 2006. Ditambah usianya yang memasuki 39 tahun, membuat Piala Dunia 2026 berpotensi menjadi yang terakhir bagi La Pulga.

"Usia Messi akan menginjak 41 tahun saat Copa America berikutnya dan 43 tahun saat Piala Dunia berikutnya, sehingga sulit membayangkan skenario di mana ia melanjutkan karier internasionalnya setelah turnamen saat ini," lanjut dalam artikel Sports Mole.

"Mempertahankan Scaloni merupakan peluang terbaik bagi Argentina untuk menghindari gejolak besar dan memastikan standar tinggi tetap terjaga di era pasca-Messi," tandas pemberitaan media tersebut.

Sumber: Sports Mole

Video Populer

Foto Populer