Liga Inggris: Pep Guardiola Diminta Cabut Sebelum Man City Kena Sanksi Berat

oleh Wiwig Prayugi diperbarui 08 Feb 2023, 07:51 WIB
Manajer Manchester City Pep Guardiola berpose dengan trofi Piala FA 2018/2019 di Stadion Wembley, London, Inggris, Sabtu (18/5/2019). The Citizens menjuarai Piala FA 2018/2019 usai mengalahkan Watford dengan skor 6-0. (AP Photo/Tim Ireland)

Bola.com, Manchester - Manchester City dikabarkan mengharapkan manajer Pep Guardiola meninggalkan klub sebelum potensi hukuman karena melanggar banyak peraturan keuangan.

Premier League mengungkapkan bahwa The Citizens didakwa melanggar lebih dari 100 peraturan keuangan setelah penyelidikan selama empat tahun.

Advertisement

Tuduhan terhadap juara bertahan Liga Inggris itu terkait dengan informasi keuangan mengenai pendapatan, perincian remunerasi manajer dan pemain dalam kontrak yang relevan, peraturan UEFA, profitabilitas dan keberlanjutan, serta kerja sama dengan investigasi Premier League.

Man City telah membantah tuduhan tersebut. Mereka menyebut memiliki bukti yang kuat.

 

Selama tiga tahun ke depan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group menjadi pemegang hak siar English Premier League (EPL). Kompetisi bergengsi ini akan ditayangkan secara gratis di stasiun televisi SCTV dan bisa dinikmati secara live streaming dengan berlangganan di Vidio. Sobat Bola.com mau tahu detailnya? Klik tautan ini.

 

2 dari 5 halaman

Cabut Sebelum Sanksi Dijatuhkan

Pelatih Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino berbicara dengan pelatih Manchester City, Pep Guardiola selama pertandingan Liga Inggris di Stadion Etihad di Manchester, Inggris , pada 17 Agustus 2019. Terakhir kali Pochettino melatih di Tottenham Hotspur sebelum dipecat pada November 2019. (AFP/Oli

Jika komisi independen memutuskan Man City bersalah atas pelanggaran tersebut, mereka dapat menghadapi sanksi yang belum pernah terjadi sebelumnya seperti larangan transfer, denda, pengurangan poin, atau pengusiran dari Liga Inggris.

Menurut The Athletic, anggota staf di belakang layar di Man City mengharapkan Guardiola meninggalkan Stadion Etihad sebelum kemungkinan sanksi dijatuhkan terhadap klub.

Laporan itu menambahkan bahwa Guardiola adalah tokoh senior pertama di City yang diberitahu tentang dakwaan oleh Liga Premier sebelum berita itu dipublikasikan pada Senin (6/2/2023).

3 dari 5 halaman

Sikapnya Berubah

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola duduk santai di bangku cadangan saat memantau latihan ringan sebelum laga Aston Villa melawan Manchester City di pekan keenam Liga Inggris 2022/2023. (AFP/Geoff Caddick)

Pada Februari 2020, The Citizens didenda £25 juta dan diberi larangan Liga Champions selama dua tahun oleh UEFA karena pelanggaran serius terhadap lisensi klub dan peraturan financial fair play antara 2012 dan 2016.

Namun, hukuman itu dibatalkan oleh Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) dan denda mereka dikurangi menjadi £9 juta karena sebagian besar dugaan pelanggaran tidak ditetapkan atau dibatasi waktu.

Guardiola selalu membela City setelah tuduhan itu, tetapi musim lalu dia bersumpah untuk mengundurkan diri dari jabatannya jika dia menemukan bahwa kepala klub telah berbohong kepadanya tentang urusan keuangan klub.

4 dari 5 halaman

11 Trofi

 

Guardiola telah memenangkan 11 trofi selama enam setengah tahun masa suksesnya di Man City, mengangkat empat gelar Liga Inggris, empat Piala EFL, satu Piala FA, dan dua Community Shields, serta final Liga Champions 2021.

Man City saat ini duduk di urutan kedua klasemen Liga Inggris, lima poin di belakang pemimpin Arsenal yang memiliki satu pertandingan di tangan.

 

Sumber: The Athletic via Mirror

5 dari 5 halaman

Intip Posisi Tim Favoritmu

Berita Terkait