Statistik Ciamik Timnas Portugal di Era Roberto Martinez: 2 Laga Cetak 10 Gol dan 49 Shots

oleh Yus Mei Sawitri diperbarui 27 Mar 2023, 13:05 WIB
Portugal menang atas tuan rumah Luksemburg dengan skor 6-0. (AFP/Kenzo TRIBOUILLARD)

Bola.com, Jakarta - Timnas Portugal memasuki era baru. Wajah baru Portugal bisa dilihat dari kiprah mereka di kualifikasi Euro 2024. 

Setelah berpisah dengan Fernando Santos karena kegagalan di Piala Dunia 2022, Portugal kini punya Roberto Martinez yang duduk di kursi pelatih.

Advertisement

Martinez punya reputasi yang bagus ketika mengukir kesuksesan di Swansea dan Wigan Athletic. Pada musim 2012/2013 Martinez membawa Wigan menjadi juara Piala FA dengan mengalahkan Man City pada laga final.

Setelah itu, peruntungan Martinez bersama Everton dan Belgia tak cukup bagus. Bersama Belgia, Martinez membawa Kevin De Bruyne dan kolega berada di puncak Ranking FIFA akan tetapi tanpa raihan trofi.

Martinez didepak Belgia selepas Piala Dunia 2022. Setelah itu, Martinez kemudian ditunjuk sebagai pelatih baru Timnas Portugal.

 

2 dari 4 halaman

Atraktif tetapi Belum Teruji

Cristiano Ronaldo dikejar fans di laga Luksemburg vs Portugal pada Kualifikasi Euro 2024 (AP)

Martinez memberi impresi yang bagus sebagai pelatih Portugal. Pada dua laga awalnya sebagai pelatih, Martinez mempersembahkan kemenangan dengan skor yang telak atas Liechtenstein dan Luksemburg.

Pada dua laga tersebut, Portugal mencetak 10 gol. Empat gol dijaringkan ke gawang Liechtenstein dan enam lainnya ke gawang Luksemburg. Portugal sama sekali tak kebobolan pada dua laga ini.

Portugal bermain atraktif. Juara Euro 2016 tersebut tampil menyerang. Dikutip dari Squawka, Portugal melepas 49 shots hanya dari dua laga tersebut. Sementara, hanya ada dua shots yang mengarah ke gawang Portugal.

Di bawah Martinez, Portugal bermain dengan cara atraktif pada dua laga awal. Hanya saja, melihat level Liechtenstein dan Luksemburg, konsistensi Portugal masih belum teruji.

 

 

 

3 dari 4 halaman

Ronaldo Masih Dibutuhkan

Cristiano Ronaldo mencetak brace dalam duel Portugal melawan Luksemburg pada matchday kedua Grup J Kualifikasi Euro 2024 di Luksemburg Stadium, Senin (27/3/2023). (AP/Olivier Matthys)

Setelah Piala Dunia 2022, masa depan Cristiano Ronaldo bersama Timnas Portugal diragukan. Pada usia 38 tahun, Ronaldo dinilai bakal sulit bersaing pada level kompetitif. Pensiun menjadi opsi yang bisa dipilih.

Namun, Ronaldo tetap menjadi andalan dan tampil apik pada dua laga Portugal di Kualifikasi Euro 2024. Ronaldo mencetak masing-masing dua gol ke gawang Liechtenstein dan Luksemburg.

Ronaldo kini telah mencetak 122 gol untuk Portugal sepanjang kariernya.

 

4 dari 4 halaman

Peluang untuk Generasi Baru

Pemain Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo (kanan) memeluk pelatihnya, Roberto Martinez pada laga Kualifikasi Euro 2024 melawan Timnas Liechtenstein yang berlangsung di Jose Alvalade, Lisboa, Portugal, Jumat (24/03/2023) dini hari WIB. CR7 berhasil menorehkan rekor baru sebagai pemain dengan torehan caps internasional terbanyak dalam sejarah. Lewat 197 penampilannya bersama Selecao, ia berhasil melewati rekor striker Kuwait, Bader Al-Mutawa yang sebelumnya memimpin dengan 196 caps. (AFP/Carlos Costa)

Roberto Martinez tetap memanggil Cristiano Ronaldo ke Timnas Portugal. Namun, bukan berarti tak ada regenerasi yang dilakukan Martinez. Nama-nama baru dipanggil dan para pemain muda mendapat menit bermain lebih banyak.

Antonio Silva dan Goncalo Inacio menjadi andalan di lini belakang. Joao Palhinha dapat peran penting di lini tengah. Rafael Leao dan Vitinha juga mendapatkan menit bermain.

Sumber: berbagai sumber

Disadur dari: Bola.net (Penulis Asad Arifin, published 27/3/2023). 

 

Berita Terkait