BRI Liga 1: Meski Gagal Pecahkan Rekor Pribadi, Dedik Setiawan Ikuti Jejak Samsul Arif dan Gonzales di Arema

oleh Iwan Setiawan diperbarui 16 Apr 2023, 16:30 WIB
Pemain Persib Bandung, Rahmat Irianto (kanan) berebut bola dengan pemain Arema FC, Dedik Setiawan pada pertandingan pekan ke-26 BRI Liga 1 2022/2023 yang berlangsung di Stadion Pakansari, Bogor, Kamis (23/2/2023). (Bola.com/Ikhwan Yanuar)

Bola.com, Malang - Masih ada hal positif yang dibuat pemain Arema FC, meski finish di urutan ke-12 klasemen akhir BRI Liga 1 2022/2023.

Penyerang lokal, Dedik Setiawan jadi pemain tersubur Singo Edan dengan 9 gol. Umumnya, pemain asing yang sering meraih predikat itu.

Advertisement

Musim lalu, striker asal Portugal, Carlos Fortes yang jadi pemain tersubur Arema dengan 20 gol.

Sebelum itu, Makan Konate dua kali jadi tumpuan gol Singo Edan. Di musim 2018 dan 2019. Terakhir pemain Indonesia yang jadi top scorer Arema FC adalah Samsul Arif (2014) dan Cristian Gonzales (2013, 2016, 2017).

2 dari 4 halaman

Momentum

Arema FC - Dedik Setiawan (Bola.com/Adreanus Titus)

Dedik kini menyamai capaian dua penyerang papan atas tersebut. Hanya saja, total gol Dedik masih lebih rendah. Padahal para pemain tersubur Arema mayoritas mencetak dua digit gol dalam satu musim.  

Dedik gagal memecahkan rekor pribadinya di musim 2018. Waktu itu dia mencetak 10 gol.

Sebenarnya, musim ini Dedik punya kans membuat 10 gol lebih dalam satu musim karena striker asing Arema, Abel Camara kehilangan ketajamannya. Dedik sering dapat kepercayaan bermain sejak menit awal.

3 dari 4 halaman

Ada Peningkatan

Pemain Persib Bandung, Henhen Herdiana (kanan) berusaha mengadang pemain Arema FC, Dedik Setiawan pada pertandingan pekan ke-26 BRI Liga 1 2022/2023 yang berlangsung di Stadion Pakansari, Bogor, Kamis (23/2/2023). (Bola.com/Ikhwan Yanuar)

Tapi, dalam lima laga terakhir yang dimainkannya musim ini, Dedik tak lagi mencetak gol.

“Sebenarnya, saya tidak terlalu memikirkan tentang target untuk membuat rekor gol. Lebih dari 10 atau berapa. Target saya saat ini bermain lebih baik dari musim sebelumnya,” kata Dedik.

Jika dibandingkan dengan musim lalu, Dedik mengalami peningkatkan. Musim lalu dia hanya mencetak 1 gol dari 13 pertandingan. Waktu itu, dia masih belum menemukan permainan terbaik.

Musim sebelumnya dia berkutat dengan pemulihan pasca operasi lutut. Ditambah lagi Arema punya Carlos Fortes musim lalu. Penyerang yang jadi tumpuan utama di lini depan. Sehingga Dedik lebih sering jadi cadangan.

4 dari 4 halaman

Intip Posisi Tim Favoritmu

Berita Terkait