Ernando Ari, Tembok Kukuh Timnas Indonesia U-22 di Balik Emas SEA Games 2023

oleh Wahyu Pratama diperbarui 24 Mei 2023, 11:44 WIB
Timnas Indonesia U-22 - Ernando Ari (Bola.com/Decika Fatmawaty)

Bola.com, Jakarta - Pertahanan kokoh bisa dibilang salah satu kunci sukses Timnas Indonesia U-22 meraih medali emas SEA Games 2023. Sepanjang turnamen, skuad Garuda Muda hanya kebobolan lima gol dari enam laga, paling sedikit diantara negara lainnya.

Moncernya Rizky Ridho di jantung pertahanan memang tak bisa dilepaskan dari kekuatan lini belakang. Tetapi selain sang kapten, Ernando Ari juga berperan besar dalam keberhasilan tersebut.

Advertisement

Walau harus berbagi tempat dengan M. Adi Satryo, tak bisa dimungkiri bila dirinya adalah kiper utama Indonesia di perhelatan tersebut. Ia tampil dalam empat penampilan yang mana dua diantaranya dilakukan di empat besar.

Pengalamannya berlaga di pentas internasional sejak usai belia merupakan nilai lebih pemain asal Semarang tersebut. Kematangannya dalam bertanding juga semakin terasah seiring berjalannya waktu.

Dengan usia masih 21 tahun, karier Ernando jelas masih sangat panjang. Tetapi, ia perlu menjaga konsistensinya untuk bisa menembus persaingan kiper utama Timnas Indonesia di bawah asuhan Shin Tae-yong.

 

2 dari 6 halaman

Dari Striker Menjadi Penjaga Gawang

Kiper Timnas Indonesia U-22, Ernando Ari Sutaryadi memasuki lapangan sebelum dimulainya laga Grup A SEA Games 2023 menghadapi Filipina di Olympic Stadium, Phnom Penh, Kamboja, Sabtu (29/4/2023). (Bola.com/Abdul Aziz)

Pemain bernama lengkap Ernando Ari Sutaryadi itu mulai jatuh cinta dengan sepak bola sejak usia tujuh tahun. Sebagai seorang bocah, ia lebih memilih menjadi seorang penyerang agar mendapatkan banyak sorotan.

Tetapi memasuki kelas 3 sekolah dasar, ia mulai mencoba beragam posisi. Hingga akhirnya mantap menjadi sosok terakhir di bawah mistar.

Refleks cepat dalam mengamankan bola membuat kebolehannya terus meningkat. Hingga akhirnya, ia mendapatkan kesempatan mengikuti trial tim Indonesia U-15 untuk perhelatan Piala AFF U-16 2018.

Turnamen internasional pertamanya itu benar-benar dimanfaatkan Ernando. Ia tampil heroik sepanjang turnamen termasuk dalam pertandingan final kontra Thailand yang harus dituntaskan di babak adu penalti.

 

3 dari 6 halaman

Tak Sengaja Gabung Persebaya Surabaya

Kiper Timnas Indonesia U-22, Ernando Ari Sutaryadi, saat sesi latihan di Visakha Training Center, Kamboja, Selasa (2/4/2023). Latihan tersebut merupakan persiapan jelang laga melawan Myanmar di SEA Games 2023. (Bola.com/Abdul Aziz)

Ada cerita unik yang melatarbelakangi pilihannya hijrah ke Persebaya Surabaya. Ia mengaku sama sekali tak berniat gabung ke klub berjuluk Green Force itu seusai merebut gelar Piala AFF U-16 2018.

Pikirannya saat itu hanya satu. Ia akan membela klub tanah kelahirannya yakni PSIS Semarang U-16 dalam ajang Elite Pro Academy (EPA). Tetapi apa lacur, kuota pemain mereka sudah penuh.

Saat tengah putus asa, Ernando mengetahui slot pemain EPA U-16 Persebaya masih lowong. Ia pun tak keberatan merantau ke Surabaya demi mendapatkan menit bermain yang cukup.

 

4 dari 6 halaman

Juara Usia Muda, Terbang ke Inggris, Hingga Debut Profesional

Para pemain Timnas Indonesia U22 (kiri ke kanan) Beckham Putra, Witan Sulaeman, Ananda Raehan, Ilham Rio Fahmi, Ernando Ari Sutaryadi dan Rizky Ridho Ramadhani berbaris menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya sebelum dimulainya laga Grup A SEA Games 2023 menghadapi Filipina di Olympic Stadium, Phnom Penh, Kamboja, Sabtu (29/4/2023). (Bola.com/Abdul Aziz)

Ernando Ari merupakan salah satu pemain yang namanya tercatat dalam buku sejarah Persebaya Junior. Ia jadi salah satu pilar saat timnya menjadi jawara pada kompetisi EPA U-20 2019 silam.

Setelah kesuksesan itu, ia mendapatkan kesempatan bergabung dengan Garuda Select angkatan pertama. Di Inggris, ia mendapatkan banyak pelajaran yang membentuknya jadi seperti sekarang.

Pelatih Aji Santoso yang sudah lama mengamatinya tak ragu mengangkatnya ke tim utama pada awal musim 2020. Sejak saat itu, ia jadi andalan utama Persebaya di setiap pertandingan.

 

5 dari 6 halaman

Persebaya Bertekad Merebut Gelar Liga 1 2023/24

Kiper Persebaya Surabaya, Ernando Ari saat melawan Persita Tangerang pada laga pekan ke-18 BRI Liga 1 2022/2023 di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Rabu (18/1/2023) sore WIB. Persebaya menang dengan skor 5-0. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Persebaya tak main-main jelang musim baru Liga 1 2023/24. Sejumlah nama seperti Bruno Moreira, Reva Adi Utama hingga Ferdinand Sinaga berhasil didaratkan ke Kota Pahlawan.

Manajemen Persebaya dan pelatih Aji Santoso sepakat mencanangkan target tertinggi untuk musim depan. Mereka menginginkan gelar juara setelah dua musim terakhir mengusik kemapanan papan atas.

Ernando Ari jelas bakal jadi salah satu senjata utama Persebaya. Sebagai palang pintu terakhir pertahanan, ia diharapkan mampu menjaga konsistensinya sepanjang musim penuh.

 

6 dari 6 halaman

Biodata Ernando Ari Sutaryadi

  • Nama Lengkap: Ernando Ari Sutaryadi
  • Nama panggilan: Nando
  • Tempat, tanggal lahir: Semarang, 27 Februari 2002
  • Umur: 21 tahun (2023)
  • Tinggi badan: 178 cm
  • Berat badan: 74 kg
  • Hobi: main game mobile
  • Agama: Islam
  • Akun Instagram: @nandoariiiss

Berita Terkait