Termasuk Pemuda yang Disebut The Next Messi, Ini Nasib 6 Mantan Bintang Football Manager : Silakan, Jika Ada yang Ingin Menangis

oleh Choki Sihotang diperbarui 01 Agu 2023, 17:20 WIB
Martin Odegaard. Gelandang serang Arsenal, Martin Odegaard menyundul bola saat menghadapi Tottenham Hotspur dalam laga pekan ke-20 Liga Inggris 2022/2023 di Tottenham Hotspur Stadium (15/1/2023). Hingga kini ia telah mencetak 8 gol dan 5 assist dari total 17 laga di Liga Inggris. Arsenal pun tak tergoyahkan posisinya di puncak klasemen sementara berselisih 8 poin dengan Manchester City di peringkat kedua. (AFP/Adrian Dennis)

Bola.com, Jakarta - Karier memang penting, tapi siapa yang mau menampik uang segunung? Ruben Neves tak ambil pusing kalau dituding mata duitan. Gelandang Portugal itu masih bisa terus eksis di liga top Eropa, setidaknya sampai lima tahun ke depan.

Namun, playmaker berusia 26 tahun tersebut memilih cabut ke Arab Saudi setelah memperkuat Wolverhampton Wanderers selama enam musim. Neves tak kuasa menahan hasrat menyusul tawaran menggiurkan dari klub kaya raya Arab Saudi, Al Hilal.

Advertisement

Al Hilal menggelontorkan 47 juta pounds atau setara Rp 899 miliar demi Ruben Neves. Tak sedikit yang mengkritik keputusan Neves, mengingat sang pemain masih dalam usia emas.

"Saya tak habis mengerti, ada pemain yang masih berusia 25 atau 26 tahun dan di masa jayanya pergi ke Arab Saudi. Kalau itu terjadi kepada Cristiano Ronaldo dan Karim Benzema, saya masih bisa memakluminya," ketus Peter Crouch, dilansir Sportskeeda.

Salahkah, Neves? Kalau uang adalah alasannya, 'no problem'. Neves bisa jadi sadar betul, tawaran seperti itu tak akan pernah datang lagi. Time is money!

 

2 dari 8 halaman

Cerita Singkat

Reaksi kecewa gelandang Wolverhampton Wanderers, Ruben Neves saat menghadapi Manchester City pada laga Liga Inggris 2022/2023 di Etihad Stadium, Manchester (22/1/2023). Ruben Neves didatangkan Wolverhampton Wanderers dari FC Porto pada awal musim 2017/2018. Jabatan kapten tim baru sandangnya pada awal musim 2022/2023 menggantikan Conor Coady. Setelah 6 musim, ia meninggalkan Wolves untuk membela klub Arab Saudi, Al Hilal mulai musim 2023/2024. (AFP/Paul Ellis)

Bukan kali ini saja Neves jadi buah bibir. Ketika masih usia belasan, Neves tampil kinclong bareng Porto (2014-2017). Gara-gara itulah namanya kemudian muncul di wonderkid Football Manager (FM)16.

Sukses tersebut membawa Neves ke Liga Inggris setelah Wolverhampton Wanderers merekrutnya setahun berselang. Bareng Wolves, Neves mengantongi total 253 pertandingan di semua kompetisi dengan torehan 30 gol dan 13 asis. Bagaimana di Al Hilal? Kita tunggu.

Selain Neves, sederet wonderkid juga pernah menjadi pilihan utama di FM. Akan tetapi, tak semua tampil kinclong di dunia nyata. Nah, sekarang yuk kita lihat kembali siapa-siapa saja woderkid tersebut ;

 

3 dari 8 halaman

Martin Odegaard

Pemain Arsenal, Martin Odegaard, tampak kecewa setelah ditahan imbang Southampton pada laga Liga Inggris di Stadion Emirates, Sabtu (22/4/2023). (AP Photo/Kirsty Wigglesworth)

Naga Spanyol, Real Madrid, mengontrak Martin Odegaard saat masih berusia 16 tahun pada 2015. Cukup adil mengatakan pencari bakat Football Manager bukan satu-satunya yang melihat potensi pemain Norwegia itu.

Odegaard, secara bertahap, mengalami perkembangan signifikan dari tahun ke tahun. Sayangnya, pada satu titik, ia dianggap gagal dan dipinjamkan ke Heerenveen serta Real Sociedad.

Berada di dua klub tersebut, Odegaard tampil ciamik. Pada 2021, Real Madrid melepasnya ke Arsenal setelah sempat menjalani masa peminjaman. Pemain Norwegia berusia 24 tahun itu sukses memikat hati pelatih Mikel Arteta.

 

4 dari 8 halaman

Gabriel Barbosa

Striker Inter Milan asal Brasil Gabriel Barbosa. (AFP/Giuseppe Cacace)

Pada 2017, Gabriel Barbosa punya nama beken, 'Gabigol'. Ia membuat para penggemar bersemangat. Diprediksi akan menjadi Neymar berikutnya oleh banyak orang, kepindahannya ke Inter Milan pada 2016 menjanjikan banyak hal, tetapi sayangnya tidak banyak yang berhasil.

Masih berusia 26 tahun, dia menghidupkan kembali kariernya di Brasil, bermain untuk Flamengo. Pada musim pertamanya, ia menghasilkan 43 gol dalam 59 pertandingan.

Ia memainkan peran penting dalam kemenangan final Copa Libertadores melawan River Plate via dua gol telat. Oleh karena itu, dia masih merupakan pick-up yang brilian di FM modern, memberi Anda kekuatan secara mendalam di depan tanpa biaya.

 

5 dari 8 halaman

Matthijs de Ligt

Bek Juventus, Matthijs de Ligt (kiri) menyundul bola di depan striker Fiorentina, Arthur Cabral pada laga leg kedua semifinal Coppa Italia 2021/2022 di Juventus Stadium, Turin (20/4/2022). Matthijs de Ligt hingga kini menjadi pemain termahal yang dijual Ajax ke Serie A di Liga Italia. Pemain Timnas Belanda ini didatangkan Juventus dari Ajax pada awal musim 2019/2020 dengan nilai transfer mencapai 85 juta euro atau kini setara Rp1,39 triliun. (AFP/Marco Bertorello)

Matthijs de Ligt adalah satu-satunya bek dalam daftar, namun statistiknya pada edisi 2019 membuatnya menjadi favorit Football Manager. Bek tengah itu pindah ke Juventus seharga 67,5 juta pounds setelah memimpin Ajax meraih gelar ganda domestik dan semifinal Liga Champions pada musim 2018/2019.

Dia mengalami beberapa bulan pertama yang sulit di Italia. Ia terpaku di bangku cadangan di bawah rezim Maurizio Sarri. Tetapi dia menjadi pemain reguler di bawah Andrea Pirlo dan Massimiliano Allegri. Ia pindah ke Bayern Munchen musim panas lalu.

 

6 dari 8 halaman

Ansu Fati

Bek Real Madrid, Aurelien Tchouameni (kiri) dan striker Barcelona, Ansu Fati terjatuh dalam perebutan bola pada laga leg pertama semifinal Copa del Rey 2022/2023 di Santiago Bernabeu Stadium, Madrid (2/3/2023). Aurelien Tchouameni baru memasuki musim pertama bersama Real Madrid sejak didatangkan pada awal musim 2022/2023. Musim ini ia telah tampil dalam 40 laga di semua ajang bareng Los Blancos dengan torehan 4 assist. (AFP/Oscar Del Pozo)

Setelah melakukan debut tim utama Barcelona pada usia 16 tahun, Ansu Fati disebut-sebut sebagai pewaris Lionel Messi. Fati menyalip Messi dan Bojan Krkic menjadi pencetak gol termuda Barcelona di La Liga dalam usia 16 tahun 10 bulan.

Dia juga pencetak gol termuda di Liga Champions. Fati berstatus pembuat penampilan termuda Spanyol sejak 1936 dan pencetak gol termuda mereka. Masih berusia 20 tahun, mudah-mudahan dia bisa melupakan masa lalunya yang dilanda cedera.

 

7 dari 8 halaman

Illan Meslier

Diberi peluang tim utama di Leeds United selama masa promosi, anak muda ini mendapat kepercayaan Marcelo Bielsa. Dia adalah penjaga gawang utama Leeds United.

Tapi pemain Prancis itu berjuang keras tahun lalu dan akhirnya disingkirkan Sam Allardyce selama perjuangan Leeds yang gagal melawan degradasi. Masa depannya di Elland Road masih belum jelas.

 

8 dari 8 halaman

Karim Adeyemi

Pemain Borussia Dortmund, Karim Adeyemi berhasil melewati kiper Chelsea, Kepa Arrizabalaga untuk mencetak gol dalam laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2022/2023 di Signal Iduna Park, Dortmund, Kamis (16/2/2023) dini hari WIB. (AP Photo/Martin Meissner)

Di FM22, mendapatkan wonderkid terbaik sangatlah sulit. Adeyemi tampil luar biasa di Austria bersama RB Salzburg. Ia sanggup mencetak 16 gol dalam 25 pertandingan liga serta tiga gol di Liga Champions.

Banyak manajer FM yang sudah tahu betapa bagusnya dia. Adeyemi alternatif bagi Erling Haaland yang berkembang pesat menjadi satu di antara striker terbaik dunia.

Pemain berusia 21 tahun itu menyepakati kontrak dengan Borussia Dortmund musim panas lalu dan mencetak sembilan gol dalam 32 penampilan untuk klub barunya.

Sumber : Planetfootball

 

Berita Terkait