OnePrix 2023 Putaran 4: Balapan di Sirkuit Karting Sentul Sajikan Persaingan Sengit

oleh Gregah Nurikhsani diperbarui 16 Sep 2023, 17:15 WIB
OnePrix 2023 Putaran 4 akan segera dimulai akhir pekanini yakni pada 16 dan 17 September 2023. (Dok. Ist)

Bola.com, Jakarta - OnePrix 2023 Putaran 4 akan segera dimulai akhir pekan ini yakni pada 16 dan 17 September 2023. Bertempat di Sirkuit Karting Sentul, perjalanan menuju tangga juara mu sim ini masih akan berlangsung ketat dan sengit pada empat kelas utama.

Kekecewaan sejumlah penggemar balap motor tanah air sempat mewarnai linimasa media sosial. Banyak yang menyayangkan bahwa untuk tahun ini balapan terpaksa harus kembali digelar di Sirkuit Sentul.

Advertisement

CEO PT OMM, Arlan Perkasa Lukman, memberikan penjelasan di balik keputusan untuk kembali ke Sentul pada putaran empat kali ini. Menurutnya, reaksi publik merupakan bentuk dari perhatian dan harapan tinggi para penggemar balap motor Indonesia terhadap OnePrix.

“Kami mengerti kekecewaan sejumlah pihak terkait pemilihan sirkuit yang dirasa monoton,” ucap Arlan. “Kami menganggap gelombang kekecewaan ini sebagai sebagai bentuk perhatian dari insan balap nasional khususnya motor bebek dan sangat berterima kasih atas perhatian yang diberikan.”

 

2 dari 4 halaman

Bahan Evaluasi

Upacara pembukaan pada seri kedua OnePrix 2023 di Sirkuit Sabaru, Palangka Raya. (Dokumentasi OnePrix)

Selain itu, Arlan juga menambahkan ada sejumlah faktor krusial yang membuat balapan tidak bisa digelar di sirkuit-sirkuit lain di tanah air. Baginya, hal tersebut akan menjadi bahan evaluasi untuk penyelenggaraan kejuaraan nasional yang lebih baik.

“Sebetulnya ada sejumlah faktor yang melatarbelakangi mengapa Sirkuit Karting Sentul kembali dipilih sebagai tempat penyelenggaraan,” tambahnya. “Pertama, kesiapan infrastruktur sirkuit di tempat lain yang berkaitan dengan standar penyiaran. Jadi, kami tidak leluasa untuk menggelar kompetisi di sejumlah tempat dalam satu musim."

“Kondisi ini tentu menjadi bahan evaluasi PT. OMM sebagai penyelenggara kejurnas balap motor nasional. Kompetisi sudah memasuki separuh akhir dan tinggal menyisakan dua putaran lagi. Dengan kondisi yang ada, kami akan berusaha memberikan yang terbaik demi kesuksesan OnePrix 2023.”

 

3 dari 4 halaman

Tidak Ganggu Persiapan

Riuh di luar nyatanya tidak terlalu mengganggu persiapan para pembalap di dalam lintasan. Sejumlah nama-nama terbaik di kelas masing-masing mengaku tidak sabar untuk segera menjajal Sirkuit Sentul Karting untuk yang kedua kalinya musim ini. Pemimpin klasemen sementara kelas Expert, Hafid Pratama, menegaskan dirinya sudah mempersiapkan diri dengan baik untuk menghadapi dua balapan di akhir pekan ini.

“Untuk putaran empat kali ini dari sesi latihan kemarin tinggal mempertajam finishing saja karena juga itu evaluasi putaran pertama,” tutur Hafid pada sesi konferensi pers sebelum balap. “Kemudian karena ada perbedaan jumlah lap dibandingkan dengan sekarang jadi kita melakukan riset ulang untuk bisa bersaing di 30 lap.”

Sementara itu, di kelas Novice, Chandra Hermawan yang merupakan pimpinan klasemen kelas Novice, sudah mewaspadai salah satu lawan terberatnya musim ini. Namun, dirinya mengaku harus tetap menjaga fokus pada saat balap untuk hasil yang terbaik.

“Untuk persaingan di kelas Novice hampir merata, semuanya berat,” ucap Chandra. “Tapi yang paling mengancam posisi saya di klasemen ada Abud. Tetapi untuk lawan terberat tetap diri sendiri karena terkadang terlalu menggebu-gebu."

 

4 dari 4 halaman

Optimisme Leon

Tidak hanya dari kalangan pembalap, sejumlah mekanik tim juga menyambut positif gelaran OnePrix 2023 Putaran 4 di Sirkuit Sentul Karting. Salah satunya adalah Leon Chandra dari Racetech. Menurutnya, anggapan bahwa Sentul hanya menguntungkan sebagian orang, dirasa kurang tepat.

“Bagi saya di mana pun balapan digelar, itu balapan semua orang,” ucap Leon. “Setiap pembalap punya kesempatan yang sama karena setiap orang bisa latihan di sini. Saya berterima kasih untuk OMM, yang sudah bersama-sama dengan kita semua memajukan balap motor Indonesia."