Termasuk Michael Essien, Deretan Pemain Top yang Pernah Berkiprah di Liga Indonesia: Bawa Pengaruh Besar

oleh Aryo Atmaja diperbarui 15 Apr 2024, 09:45 WIB
Kolase - Marque Player di Liga Indonesia (Bola.com/Salsa Dwi Novita)

Bola.com, Jakarta - BRI Liga 1 kembali menyita perhatian. Pemain kelas dunia, yakni Radja Nainggolan resmi berbaju Bhayangkara FC dan berkarier di Indonesia.

Hari Selasa (05/12/2023), Bhayangkara FC secara resmi mengumumkan kedatangan eks pemain AS Roma, Inter Milan, dan Cagliari, Radja Nainggolan.

Advertisement

Chief Operating Officer (COO) Bhayangkara FC, Sumardji, mengungkapkan nilai kontrak Radja Nainggolan yang fantastis di BRI Liga 1 2023/2024.

Sumardji mengatakan bahwa Radja Nainggolan akan mendapatkan gaji sebesar Rp5 miliar lebih untuk setengah musim kompetisi.

Radja Nainggolan turut mengunggah foto momen peresmian dirinya di tim Bhayangkara FC dengan nomor punggung 10 ke media sosial Instagram miliknya. Ia punya tugas menyelamatkan The Guardian lolos dari jurang degradasi.

Radja Nainggolan bukan seorang diri sebagai pesepak bola dengan nama besar yang merumput di Liga Indonesia. Jauh sebelumnya, sudah ada banyak pemain berlabet top singgah di Nusantara.

Siapa saja mereka? Yuk simak daftarnya di bawah ini.

==

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

2 dari 10 halaman

Mario Kempes

Mario Kempes, top scorer Piala Dunia 1978 asal Argentina.

Mario Kempes merupakan striker Timnas Argentina di Piala Dunia 1974, 1978, dan 1982. Bahkan ia menjadi pencetak gol terbanyak Piala Dunia 1978 yang digelar di Argentina.

Sebelum hijrah ke Indonesia, Mario Kempes sempat menyatakan gantung sepatu pada 1995 saat membela Fernandez Vial. Namun, kemudian ia tergiur untuk menjajal peruntungan di Indonesia pada 1996 dan bergabung bersama Pelita Jaya.

3 dari 10 halaman

Roger Milla

Legenda sepak bola Kamerun, Roger Milla. (Antonio Scorza/ AFP)

Bintang Kamerun di Piala Dunia 1994, Roger Milla pernah memperkuat Pelita Jaya dan Putra Samarinda. Ia bermain di Indonesia saat usianya sudah 42 tahun.

Sementara itu, penampilan Roger Milla di Indonesia cukup memuaskan. Eks pemain AS Monaco itu menyumbang 16 gol buat Pelita Jaya di musim itu.

Sumbangan gol Roger Milla membantu Pelita Jaya lolos ke babak 8 besar. Sayang klubnya tak lolos ke semifinal karena hanya menjadi juru kunci Grup A di fase grup babak 8 besar.

4 dari 10 halaman

Julian Faubert

Pemain Borneo FC, Julian Faubert, saat pertandingan melawan Persija Jakarta pada laga Liga 1 di SUGBK, Jakarta, Sabtu (14/4/2018). Persija menang 2-0 atas Borneo FC. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Berstatus eks bek sayap Real Madrid dan West Ham, Julian Faubert pernah menjadi pemain andalan Borneo FC pada Liga 1 2018.

Menariknya, saat berseragam Borneo FC, pria asal Prancis ini sering dimainkan di posisi yang lebih ofensif alias menyerang.

Sayang, kariernya di Indonesia tidak lama. Ia hanya bertahan selama satu musim di Liga 1.

5 dari 10 halaman

Pierre Njanka

Mantan kapten Arema, Pierre Njanka. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Sosok Pierre Njanka mengikuti jejak seniornya Roger Milla. Njanka adalah bek kuat asal Kamerun yang malang melintang bersam tim-tim Indonesia. Ia pernah membela Persija Jakarta, Arema, dan Persisam Samarinda.

Njanka memutuskan pensiun setelah membela Persisam Samarinda pada 2013. Ia merupakan skuad Timnas Kamerun pada Piala Dunia 1998 dan 2002.

6 dari 10 halaman

Michael Essien

Mantan bintang Real Madrid dan Chelsea ini sempat menjadi bagian Persib Bandung musim 2017. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Pemain top berikutnya yang pernah bermain di Indonesia adalah Michael Essien. Ikon Chelsea dan Real Madrid ini singgah di Bandung bersama Persib.

Essien tampak menikmati kariernya di Indonesia. Di luar lapangan ia sangat ramah, tetapi jika sudah di lapangan ia selalu memberikan 100 persen.

7 dari 10 halaman

Peter Odemwingie

Peter Odewingie belum menampakkan batang hidungnya di Madura United. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Pemain top Eropa lainnya yang pernah merasakan rumput Indonesia adalah Peter Odemwingie. Eks striker Nigeria ini pernah bermain di Lille hingga Stoke City.

Ketika memutuskan untuk berlabuh di Indonesia, tepatnya berseragam Madura United, Odemwingie langsung jadi idola bagi K-Chong Mania menyusul koleksi 15 gol dari 22 penampilannya pada musim pertamanya di Liga 1 2017.

8 dari 10 halaman

Charlton Cole

Ekspresi pemain Persib Bandung, Charlton Cole saat menerima kartu kuning pada lanjutan Liga 12017 di Stadion GBLA, Bandung, Minggu (7/5/2017). Persib menang 1-0. (Bola.com/Nicklas Hanoatubun)

Mantan pemain Chelsea, West Ham, dan Timnas Inggris, Carlton Cole, jadi pemain top berikutnya yang pernah berkarier di Liga Indonesia.

Saat itu ia bermain dengan Essien di Persib Bandung. Meski tak banyak bermain, keberadaan Cole tetap tercatat sebagai perjalanan sejarah penting Maung Bandung di sepak bola Indonesia.

9 dari 10 halaman

Mohamed Sissoko

Pemain Mitra Kukar, Mohamed Sissoko saat melawan Bhayangkara FC pada lanjutan Liga 1 2017 di Stadion Patriot, Bekasi, Jumat (21/7/2017). Bhayangkara FC menang 4-1. (Bola.com/Nicklas Hanoatubun)

Mantan pemain Liverpool dan Juventus, Mohamed Sissoko juga pernah bermain di Indonesia bersama Mitra Kukar.

Saat kebijakan marquee player diterapkan di Liga 1 2017, sejumlah tim berlomba mendatangkan pemain beken nan berkualitas. Satu di antaranya ialah Mitra Kukar.

Tim berjulukan Naga Mekes itu merekrut Mohamed Sissoko dari Ternana. Sepanjang 2017, pemain berpostur gempal ini mencatatkan 26 penampilan dan membuat lima gol.

10 dari 10 halaman

Marco Motta

Berkat penampilan apiknya, bek berusia 33 tahun ini dinobatkan sebagai pemain terbaik pada laga perdana Persija di Shopee Liga 1 2020. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Mantan pemain Juventus lainnya, Marco Motta juga pernah mencicipi kompetisi Liga Indonesia. Meski singkat, pemain asal Italia sudah tampil di Indonesia.

Pemain Italia itu tercatat membela Persija rentang 2020-2022. Marco Motta hanya bermain di Piala Menpora 2021 dan Liga 1 2021/2022.

Secara keseluruhan, eks penggawa Juventus itu membela Persija sebanyak 31 pertandingan. Motta juga sukses mencetak dua gol dan tiga assist untuk Persija.

Berita Terkait