5 Fakta Persebaya Vs Persis di BRI Liga 1: Ada Gol Hantu Sampai Manajer Harus Out!

Persebaya Surabaya dan Persis Solo bermain imbang 1-1 dalam laga tunda pekan 18 BRI Liga 1 2023/2024, Rabu (13/12/2023) petang WIB.

BolaCom | Aditya WanyDiterbitkan 14 Desember 2023, 11:00 WIB
Bek Persebaya, Yan Victor mencoba menggangu pergerakan penyerang Persis Solo, Ramadhan Sananta dalam laga lanjutan BRI Liga 1 2023/2024 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Rabu (13/12/2023) malam WIB. (Bola.com/Aditya Wany)

Bola.com, Surabaya - Persebaya Surabaya dipaksa berbagi angka oleh Persis Solo. Laga tunda pekan ke-18 BRI Liga 1 2023/2024 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Rabu (13/12/2023) malam itu berakhir imbang 1-1.

Tim tuan rumah Persebaya Surabaya sebenarnya mampu unggul dulu berkat gol yang dicetak oleh striker Paulo Henrique (30'). Persis kemudian menyamakan kedudukan lewat aksi winger Sho Yamamoto (59').

Advertisement

Secara permainan, Persebaya sebenarnya sudah cukup apik. Hanya mereka sempat kewalahan menghadapi serangan Persis di babak pertama. Dalam situasi itu, Bajul Ijo malah sukses mencetak gol dulu.

Baru pada babak kedua, terutama di 15 menit akhir, Persebaya tampil lebih agresif. Mereka terlihat berupaya keras untuk menang, apalagi skornya saat itu sudah sama kuat 1-1.

Sejumlah peluang emas tercipta dari berbagai pemain seperti Henrique, Ripal Wahyudi, hingga Robson Duarte. Sayang, tak ada yang berbuah gol. Ada yang ditepis, ada pula yang hanya membentur tiang atau mistar gawang.

Duel ini telah melahirkan empat fakta menarik yang mengiringi Persebaya Surabaya maupun Persis Solo. Simak ulasan Bola.com berikut ini:


Gol Kontroversial

Penyerang Persis Solo, Ramadhan Sananta mendapatkan penjagaan yang ketat dari bek Persebaya Surabaya, Riswan Lauhin dalam laga BRI Liga 1 2023/2024 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Selasa (13/12/2023) malam WIB. (Bola.com/Aditya Wany)

Gol Persebaya Surabaya dinilai kontroversial karena tayangan ulang menunjukkan bola belum melewati garis dengan sempurna. Itu bermula dari gelandang Robson Duarte memberikan umpan manis ke dalam kotak penalti Persis Solo.

Striker Paulo Henrique menyambutnya dengan tandukan dan bola mengenai tiang gawang sebelum akhirnya ditangkap kiper Muhammad Riyandi. Paulo Henrique sendiri sempat berhenti beberapa detik sebelum melakukan selebrasi.

Wasit lantas mengesahkannya. Kini, gol itu dianggap kontroversial karena bola bahkan belum melewati garis gawang.

Gol itu jadi satu-satunya yang berhasil dicetak oleh Persebaya dalam pertandingan ini. Sayangnya, tim asal Kota Pahlawan itu tetap gagal memenangkan pertandingan.


Gol Pembuktian Mantan

Aksi gelandang Persis Solo asal Jepang, Sho Yamamoto saat melawan Arema FC. (Dok Persis Solo)

Seperti disebutkan, Persebaya Surabaya sebenarnya mampu unggul dulu berkat gol gaib Paulo Henrique (30’). Namun, Sho Yamamoto memaksa Persebaya hanya mendapat satu poin. Dia menggagalkan kemenangan mantan klubnya lewat gol.

Itu bermula dari umpang silang yang dikirim oleh kapten Eky Taufik dari sisi kanan. Sho Yamamoto yang ada di kotak penalti menyelesaikannya dengan tandukan yang membuat Persis menyamakan kedudukan.

Sho Yamamoto menolak melakukan selebrasi. Dia memilih berlalu begitu saja saat para pemain Persis menghampirinya. Cara ini jamak dilakukan para pemain yang berhasil menjebol gawang lawan.

Momen yang dialaminya memang istimewa. Dia baru meninggalkan Persebaya pada 18 November 2023 lalu. Belum satu bulan, dia kembali ke Surabaya dan mampu memberikan luka untuk sang mantan klub.


8 Laga Tanpa Kemenangan

Liga 1 - Ilustrasi Logo Persebaya Surabaya BRI Liga 1 (Bola.com/Adreanus Titus)

Persebaya Surabaya jadi tim yang susah menang di BRI Liga 1 musim ini. Bagaimana tidak, mereka sudah melewati delapan pertandingan terakhir tanpa kemenangan. Itu dimulai dari bermain sama kuat melawan Dewa United.

Berikutnya, Bajul Ijo tumbang dalam empat laga beruntun, yakni melawan Persib Bandung, Bali United, Persik Kediri, dan Barito Putera. Persebaya lantas berhasil tidak terkalahkan di tiga laga berturut-turut, tapi juga tidak menang.

Mereka sempat bermain imbang tanpa gol melawan RANS Nusantara, kemudian ditahan imbang 1-1 kontra Persija. Hasil melawan Persis menambah lengkap derita Persebaya yang belum dinaungi dewi fortuna.


Kompak di Papan Bawah

BRI Liga 1 - Persebaya Surabaya Vs Persis Solo (Bola.com/Adreanus Titus)

Persebaya Surabaya dan Persis Solo makin menunjukkan kekompakan sebagai dua tim yang betah di papan bawah. Hasil ini tak mengubah posisi kedua tim di klasemen sementara.

Persebaya masih di posisi ke-14, sedangkan Persis satu strip di bawahnya. Mereka sama-sama mengoleksi 25 poin dari 21 laga hasil enam menang, tujuh seri, dan delapan kalah.


Persebaya Pecat Manajer

Manajer Persebaya Surabaya, Yahya Hasan Alkatiri, berpose saat mengunjungi kantor Bola.com di Gondangdia, Jakarta, Senin (25/4/2022). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Suporter Bonek tidak puas dengan hasil yang diraih Persebaya Surabaya, apalagi sudah melewati delapan laga terakhir tanpa kemenangan. Bonek langsung melakukan demo dengan menuntut Yahya Alkatiri mundur dari jabatan manajer tim.

Yahya Alkatiri sendiri tidak berada di bench saat pertandingan ini berlangsung. Hal itu sudah mengindikasikan bahwa Yahya memang tidak menjabat sebagai manajer Persebaya.

Teriakan “Yahya Out” terus menggema di Stadion GBT. Pihak manajemen Persebaya lantas menemui Bonek. Direktur Operasional Persebaya, Candra Wahyudi, menyatakan bahwa Yahya Alkatiri sudah tidak menjabat manajer Persebaya sampai akhir musim ini.


Persaingan di BRI Liga 1 saat Ini

Berita Terkait