Drama di Anfield! Penalti Haaland Bungkam Liverpool, Asa Gelar Man City Tetap Hidup

Manchester City meraih kemenangan dramatis 2-1 atas Liverpool di Anfield dalam lanjutan Liga Inggris.

BolaCom | Wiwig PrayugiDiterbitkan 09 Februari 2026, 04:45 WIB
Penyerang Manchester City, Erling Haaland (kanan belakang), mengeksekusi tendangan penalti melewati kiper Brasil Liverpool bernomor 01, Alisson Becker (kiri), untuk mencetak gol kedua timnya dalam pertandingan Liga Inggris antara Liverpool dan Manchester City di Anfield, Liverpool, Inggris barat laut, pada 8 Februari 2026. (Paul ELLIS / AFP)

Bola.com, Jakarta - Manchester City meraih kemenangan dramatis 2-1 atas Liverpool di Anfield dalam lanjutan Liga Inggris di Anfield, Senin (9/2/2026) dini hari WIB.

Gol penalti Erling Haaland di masa tambahan waktu memastikan sang juara bertahan membawa pulang tiga poin berharga, sekaligus mengakhiri rekor delapan laga tak terkalahkan Liverpool di kandang.

Advertisement

Anfield bukanlah tempat yang ramah bagi City dalam beberapa musim terakhir, sehingga laga ini diprediksi penuh risiko bagi tim asuhan Pep Guardiola. Namun, sejak awal pertandingan, City tampil dominan dan nyaris membuka keunggulan lebih cepat.

Bernardo Silva mengirimkan umpan terobosan matang kepada Haaland, tetapi kiper Liverpool Alisson Becker masih mampu menggagalkan peluang tersebut sebelum Milos Kerkez menyapu bola liar.

Peluang emas kembali hadir melalui Omar Marmoush. Penyerang asal Mesir itu berhadapan langsung dengan Alisson tanpa pengawalan, tetapi secara mengejutkan tembakannya justru melenceng dari sasaran. Beruntung bagi Marmoush, bendera offside sudah lebih dulu terangkat.

Liverpool kesulitan keluar dari tekanan pada babak pertama. City membuat tuan rumah lebih banyak bertahan di area sendiri, dengan peluang terbaik The Reds datang dari Mohamed Salah.

Tembakannya sempat membentur Marc Guehi dan hanya melebar tipis dari gawang. Kontroversi pun muncul menjelang turun minum saat Salah terlihat ditarik oleh Silva di kotak penalti, namun wasit Craig Pawson dan VAR tak menganggapnya sebagai pelanggaran.


Intensitas Tinggi

Florian Wirtz menjaga Rodri dalam laga Premier League antara Liverpool vs Manchester City di Anfield, 8 Februari 2026. (AP Photo/Jon Super)

Babak kedua menyajikan intensitas yang lebih tinggi. Liverpool memperoleh peluang emas saat Salah mengirimkan umpan cantik ke Hugo Ekitike, tetapi sundulan jarak dekat sang penyerang justru melebar. Florian Wirtz kemudian menyia-nyiakan kesempatan emas lainnya setelah tembakannya berhasil diblok secara heroik oleh Guéhi.

Wirtz, yang sempat dikaitkan dengan kepindahan ke Liverpool pada bursa transfer musim panas lalu, menjadi pusat perhatian dalam sebuah insiden kontroversial setelah menjatuhkan Salah di luar kotak penalti. Ia nyaris menerima kartu merah, namun VAR memutuskan tidak ada pelanggaran serius.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-74. Dominik Szoboszlai melepaskan tendangan bebas spektakuler yang membentur tiang sebelum masuk ke gawang, membuat Anfield bergemuruh.

City merespons dengan cepat. Enam menit berselang, Bernardo Silva menyamakan kedudukan setelah memanfaatkan knockdown Haaland di kotak penalti. Gol tersebut mengubah momentum pertandingan dan membuka peluang bagi City untuk menekan hingga akhir laga.


Drama Injury Time

Drama puncak terjadi di masa injury time. Alisson melakukan pelanggaran terhadap Matheus Nunes di kotak terlarang, dan wasit menunjuk titik putih. Haaland yang menjadi algojo dengan tenang mengeksekusi penalti untuk membawa City unggul 2-1.

Insiden tak biasa sempat terjadi setelahnya ketika Rayan Cherki hampir mencetak gol dari tengah lapangan, namun Dominik Szoboszlai malah melanggar Haaland saat bola mengarah ke gawang. Gelandang asal Hungaria itu pun diusir keluar lapangan karena menggagalkan peluang emas, meski kejadian tersebut tak lagi memengaruhi hasil akhir.

Kemenangan ini menjadi yang ketiga bagi Manchester City dari total 39 kunjungan terakhir mereka ke Anfield. Hasil tersebut memastikan persaingan gelar Liga Inggris tetap terbuka lebar, dengan tekanan kini kembali tertuju pada pemuncak klasemen, Arsenal.

Berita Terkait