Awalnya Punya Kans Treble Winners Eh Zonk, Permintaan Maaf Presiden Inter Milan usai Tampil Memalukan di Final Liga Champions

Presiden Inter Milan, Beppe Marotta secara terbuka menyatakan permintaan maaf kepada fans usai I Nerazzurri tampil buruk di final Liga Champions 2024/2025 lantaran kandas 0-5 dari PSG hari Minggu (01/06/2025) dini hari WIB.

BolaCom | Hendry WibowoDiterbitkan 01 Juni 2025, 12:30 WIB
Para pemain Inter Milan berpose sebelum final Liga Champions melawan PSG di Allianz Arena, Minggu, 1 Juni 2025. (AP Photo/Matthias Schrader)

Bola.com, Jakarta - Presiden Inter Milan, Beppe Marotta secara terbuka menyatakan permintaan maaf kepada fans usai I Nerazzurri tampil buruk di final Liga Champions 2024/2025 lantaran kandas 0-5 dari PSG hari Minggu (01/06/2025) dini hari WIB. 

Ini adalah malam yang sangat mengecewakan bagi anak asuh Simone Inzaghi di Munich. Jika kekalahan mereka dari Manchester City pada final Liga Champions 2023 berlangsung ketat, kali ini kandas 0-5 terasa sangat telak.

Advertisement

 

Beppe Marotta pun mengakui Inter Milan kalah kelas pada laga ini. "Itu adalah malam yang negatif di mana lawan benar-benar mengungguli kami di setiap aspek, jadi kami angkat topi untuk mereka," ujar Marotta kepada Sky Sport Italia.

"Itu tidak boleh mengubah pandangan kami terhadap musim ini secara keseluruhan, termasuk perjalanan ke Final Liga Champions." 

"Ini adalah penampilan yang negatif. Kami menyesal atas performa ini dan untuk banyak penggemar yang datang ke sini, kami minta maaf," lanjutnya. 

 

 


Awalnya Treble, Eh Zonk

Hanya beberapa bulan lalu, para pemain Inter dan pelatih Simone Inzaghi masih berbicara tentang kemungkinan meraih Treble Winners, namun kini mereka mengakhiri musim tanpa gelar usai gagal di Serie A, Coppa Italia, dan Liga Champions.

Namun Marotta kembali menegaskan betapa hebatnya perjuangan Inter Milan khususnya di ajang Liga Champions. Mereka mengalahkan Bayern Munchen dan Barcelona untuk menjejak ke finak. 

“Sangat sulit untuk mencapai Final ini, kami sampai di sini dengan penuh perjuangan, mengalahkan lawan seperti Bayern Munich dan Barcelona,"

"Kami terlihat rapuh malam ini, tapi saya ingin berterima kasih kepada para pemain dan pelatih kami, karena 59 pertandingan yang dimainkan di semua kompetisi menunjukkan bahwa skuad dan klub ini memang pantas berada di level ini."

"Kami kalah, kami ucapkan selamat kepada lawan, dan kami akan melanjutkan," lanjutnya. 

Marotta turut menegaskan pandangan dirinya terhadap sosok Inzaghi belum berubah. Artinya Inzaghi tidak dipecat meski kalah telak di final Liga Champions. 

Berita Terkait