Persik Masih Simpan Misteri, Masa Depan Yusuf Meilana dan Hugo Samir Jadi Teka-teki

Manajemen Persik Kediri kembali menjadi sorotan pada bursa transfer kedua BRI Super League 2025/2026.

BolaCom | Gatot SumitroDiterbitkan 19 Januari 2026, 09:15 WIB
Ratusan Persikmania memberi motivasi dengan menghadiri latihan Hugo Samir dkk. di Stadion Brawijaya. (Bola.com/Gatot Sumitro)

Bola.com, Jakarta - Manajemen Persik Kediri kembali menjadi sorotan pada bursa transfer kedua BRI Super League 2025/2026. Klub berjuluk Macan Putih itu memilih bersikap irit bicara terkait masa depan sejumlah pemainnya yang dipinjamkan ke klub lain demi mendapatkan menit bermain.

Sejauh ini, Persik telah meminjamkan tiga pemain pada paruh musim kompetisi. Namun, hanya satu nama yang diumumkan secara resmi ke publik, yakni Lucas Gama yang hijrah ke PSS Sleman dengan status pinjaman.

Advertisement

Dua pemain lainnya, Yusuf Meilana dan Hugo Samir, masih menjadi tanda tanya besar. Manajemen Persik belum mengungkapkan secara terbuka ke klub mana keduanya akan berlabuh, memunculkan berbagai spekulasi di kalangan pecinta sepak bola nasional.

Situasi ini membuat publik bertanya-tanya, terutama karena kedua pemain tersebut dinilai masih memiliki potensi besar dan membutuhkan jam terbang reguler untuk pengembangan karier mereka.

 


Yusuf Meilana Dikaitkan dengan Bali United

Pemain Persik Kediri, Yusuf Meilana Fuad Burhani, saat pertandingan pekan keempat BRI Liga 1 2023/2024 melawan Dewa United yang berlangsung di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Jumat (21/7/2023). (Bola.com/Ikhwan Yanuar)

Nama Yusuf Meilana menjadi salah satu yang paling ramai diperbincangkan. Bek kiri lokal asal Kediri itu disebut-sebut akan dipinjamkan ke salah satu klub BRI Super League.

Isyarat tersebut mengarah pada Bali United. Rumor yang beredar menyebutkan Yusuf Meilana berpeluang mengenakan seragam Serdadu Tridatu pada paruh kedua musim ini, meski belum ada konfirmasi resmi dari kedua klub.

Jika benar bergabung, kepindahan tersebut bisa menjadi kesempatan penting bagi Yusuf untuk kembali tampil reguler dan meningkatkan level permainannya di kompetisi papan atas.

 


Hugo Samir Masih Gelap Tujuan

Pemain Timnas Indonesia U-20, Hugo Samir saat melawan Timnas Fiji U-20 pada laga International Friendly Match U-20 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (17/02/2023). Timnas Indonesia U-20 menang dengan skor 4-0. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Berbeda dengan Yusuf Meilana, masa depan Hugo Samir justru lebih samar. Tidak ada petunjuk jelas apakah putra pelatih Jacksen Tiago itu akan berlabuh ke klub BRI Super League atau turun kasta ke Championship.

Manajer Tim Persik, M. Syahid Nur Ichsan, hanya memberikan pernyataan normatif terkait masa depan pemain berusia 20 tahun tersebut.

“Hugo punya potensi besar yang masih bisa ditingkatkan. Kami mendoakan yang terbaik untuknya di klub barunya dan berharap ia dapat menunjukkan kualitas terbaiknya,” ujar Syahid.

Dengan usia yang masih muda, Hugo Samir sejatinya memiliki nilai strategis. Ia masih memenuhi regulasi pemain U-22 ILeague, yang memungkinkan tampil sebagai starter minimal 45 menit di setiap pertandingan.

 


Minim Menit Bermain Jadi Alasan Peminjaman

Pemain Timnas Indonesia U-20, Hugo Samir menggiring bola melewati pemain Timnas Fiji U-20 pada laga International Friendly Match U-20 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (17/02/2023). Timnas Indonesia U-20 menang dengan skor 4-0. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Keputusan meminjamkan Hugo Samir tak lepas dari minimnya kesempatan bermain yang ia dapatkan bersama Persik musim ini. Dari total 17 pertandingan yang telah dilakoni Macan Putih, Hugo hanya tampil satu kali.

Ia bermain selama 45 menit saat Persik kalah 1-3 dari Dewa United. Selebihnya, Hugo lima kali hanya menghuni bangku cadangan, dan dalam 11 pertandingan lain bahkan tidak masuk daftar susunan pemain.

Kondisi tersebut jauh berbeda dibandingkan musim lalu. Pada BRI Super League 2024/2025, Hugo Samir masih cukup mendapat kepercayaan dengan catatan 20 penampilan dan total 651 menit bermain.

Dengan status pinjaman, Hugo Samir diharapkan bisa kembali menemukan ritme permainan dan kepercayaan diri. Persik pun berharap investasi jangka panjang terhadap pemain muda mereka tidak terhenti di bangku cadangan.


Persaingan di BRI Super League 2025/2026