Bola.com, Jakarta - League phase Liga Champions 2025/2026 kembali menghadirkan rangkaian laga panas pada pekan ke-7 yang digelar Selasa (20/01/2026) malam WIB hingga Rabu (21/01/2026) dini hari WIB.
Sejumlah pertandingan akbar tersaji, namun satu duel yang paling mencuri perhatian adalah Inter Milan versus Arsenal di Giuseppe Meazza, Rabu dini hari WIB. Pertemuan dua raksasa Eropa tersebut sarat gengsi dan sejarah.
Bagi Inter maupun Arsenal, laga tersebut bukan sekadar perebutan poin, melainkan juga ujian konsistensi di fase liga Liga Champions musim ini. Bagi kedua tim, edisi kali ini adalah bentrok keempat di Liga Champions.
Dari tiga pertemuan sebelumnya, The Gunners hanya mampu meraih satu kemenangan, sementara dua laga lainnya berakhir dengan kekalahan. Pada pertemuan terakhir di league phase Liga Champions musim lalu, tepatnya November 2024, tim London Utara itu harus mengakui keunggulan Inter dengan skor tipis 0-1.
Lebih jauh lagi, rekor tandang Arsenal ke markas klub Italia di Liga Champions juga tidak menggembirakan. Kemenangan terakhir Arsenal di Italia terjadi pada Maret 2008, saat mereka membungkam AC Milan dengan skor 2-0.
Sejak momen bersejarah itu, Arsenal gagal menang dalam lima laga tandang beruntun di Italia (1 seri, 4 kalah), bahkan tak mampu mencetak satu gol pun. Statistik tersebut jelas menjadi bayang-bayang yang harus dipatahkan pasukan Mikel Arteta.
Arsenal Datang dengan Modal Sempurna
Meski demikian, Arsenal tak datang ke Milan dengan kepala tertunduk. Justru sebaliknya, kepercayaan diri The Gunners sedang berada di puncak.
Di league phase Liga Champions musim ini, Arsenal tampil luar biasa dengan enam kemenangan beruntun. Lebih impresif lagi, mereka mencatatkan agregat skor 17-1, menunjukkan ketajaman lini depan sekaligus solidnya pertahanan.
Performa gemilang tersebut membuat Arsenal kini berada di puncak klasemen league phase dengan nilai 18, unggul tiga poin atas Bayern Munchen di peringkat kedua. Torehan itu membuat Tim Meriam London dijagokan untuk lolos ke-16 besar dan bahkan melaju jauh.
Laga melawan Inter Milan menjadi ajang pembuktian apakah dominasi itu bisa berlanjut di atmosfer angker Giuseppe Meazza.
Inter Milan Mulai Menurun
Di sisi lain, Inter Milan sempat mengawali Liga Champions musim ini dengan sangat meyakinkan. I Nerazzurri menyapu bersih empat laga pertama dengan kemenangan, menegaskan status mereka sebagai kekuatan utama Eropa.
Namun, grafik performa Inter belakangan menunjukkan sedikit penurunan. Dalam dua laga terakhir, mereka harus menelan kekalahan dari Atletico Madrid (1-2) dan Liverpool (0-1). Hasil tersebut tentu menjadi alarm bagi pasukan Simone Inzaghi jelang menjamu Arsenal.
Bermain di kandang sendiri menjadi keuntungan besar Inter, tetapi tekanan untuk kembali ke jalur kemenangan juga tak kecil.
Ujian Sejarah dan Mental
Laga Inter Milan versus Arsenal diprediksi menjadi salah satu duel paling menarik di pekan ke-7. Arsenal membawa modal performa sempurna, sementara Inter mengandalkan pengalaman dan aura kandang.
Apakah Arsenal akhirnya mampu mematahkan kutukan tandang di Italia, atau justru Inter kembali menegaskan dominasi mereka atas wakil Inggris tersebut? Berikut jadwal pertandingan league phase Liga Champions.
Jadwal Pertandingan:
Selasa, 20 Januari 2026
- 22:30 WIB - Kairat Almaty vs Club Brugge - Vidio
Rabu, 21 Januari 2026
- 00:45 WIB - Bodo/Glimt vs Manchester City - SCTV, Vidio
- 03:00 WIB - Copenhagen vs Napoli - Vidio
- 03:00 WIB - Inter Milan vs Arsenal - Vidio
- 03:00 WIB - Olympiakos vs Bayer Leverkusen - Vidio
- 03:00 WIB - Real Madrid vs AS Monaco - SCTV, Vidio
- 03:00 WIB - Sporting CP vs PSG - Vidio
- 03:00 WIB - Tottenham Hotspur vs Borussia Dortmund - Vidio
- 03:00 WIB - Villarreal vs Ajax - Vidio