Suasana Tegang di Ruang Ganti Real Madrid: Gelar Liga Spanyol Menjauh, Alihkan Fokus ke Liga Champion?

Ruang ganti Real Madrid dikabarkan mulai galau dalam perburuan gelar Liga Spanyol 2025/2026 setelah tertinggal empat poin dari pemuncak klasemen La Liga, Barcelona.

Bola.com, Jakarta - Ruang ganti Real Madrid dikabarkan mulai galau dalam perburuan gelar Liga Spanyol 2025/2026 setelah tertinggal empat poin dari pemuncak klasemen La Liga, Barcelona. Los Blancos makin tertinggal gara-gara kalah 0-1 dari Getafe, Selasa (3/3/2026) dini hari WIB. 

Bahkan, ada kabar dari ruang ganti Madrid bahwa keyakinan para pemain untuk mengejar gelar domestik mulai menipis.

Dua kekalahan beruntun dari Getafe dan sebelumnya Osasuna membuat atmosfer di Santiago Bernabeu dipenuhi rasa pesimistis. Banyak pihak menilai peluang Los Blancos mempertahankan konsistensi di liga kini makin berat.

Meski demikian, pelatih Alvaro Arbeloa belum menyerah. Arsitek berusia 43 tahun itu menegaskan perburuan gelar belum selesai. “Masih ada 12 pertandingan tersisa,” tegas Alvaro Arbeloa.

Secara matematis, Madrid memang masih punya peluang. Apalagi mereka dijadwalkan bertemu Barcelona pada Mei mendatang. Artinya, situasi masih bisa berubah jika mampu meraih hasil maksimal dan berharap rival terpeleset.

Namun, di tengah situasi sulit di liga, fokus internal tim disebut mulai mengarah ke kompetisi Eropa.

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Liga Champions Jadi Tumpuan

Menurut laporan Cadena SER, salah satu pemain senior Madrid menyampaikan pesan tegas di ruang ganti. “Yang tersisa bagi kita hanya Liga Champions," kata pemain tersebut, seperti dikutip dari Football Espana, Rabu (4/3/2026). 

Ucapan itu mencerminkan suasana hati skuad yang dilaporkan diliputi keputusasaan dan rasa tak berdaya usai kekalahan terakhir. Bagi klub sebesar Real Madrid, trofi Liga Champions memang selalu menjadi obsesi utama.

Di kompetisi tersebut, Los Blancos tinggal membutuhkan tujuh laga lagi untuk meraih trofi. Namun, tantangan jelas tidak ringan karena lawan yang dihadapi akan jauh lebih tangguh dibanding persaingan domestik.

 

 

Ruang Ganti Disebut Terlalu Sensitif

Masalah Madrid tampaknya bukan hanya soal taktik. Karakter dan mentalitas skuad ikut disorot.

Jurnalis Edu Aguirre dalam program El Chiringuito menyebut ruang ganti Madrid saat ini diisi banyak pemain yang "berkulit tipis”.

Ia mengklaim, ketika pemain senior mencoba meninggikan suara dan menuntut lebih dari rekan setim, perdebatan kerap terjadi. Situasi tersebut membuat atmosfer tim terasa tegang dan rawan saling menyalahkan.

Isu kepemimpinan sebenarnya bukan hal baru di Madrid. Dalam beberapa musim terakhir, sejumlah figur penting hengkang tanpa benar-benar memiliki penerus sepadan.

Nama-nama seperti Nacho Fernandez, Joselu Mato, Lucas Vazquez, Toni Kroos, hingga Luka Modric disebut meninggalkan kekosongan dalam hal kepemimpinan di ruang ganti.

Sumber: Football Espana

Timnas Corner: Semua Tentang Timnas Indonesia
Timnas Corner: Semua Tentang Timnas Indonesia
Lihat Selengkapnya

Video Populer

Foto Populer