Tottenham Patok Harga Rekor untuk Micky van de Ven, Potensi Jadi Bek Termahal Dunia

Tottenham mematok harga "rekor dunia" untuk Micky van de Ven di tengah minat rival di Liga Inggris.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 23 Januari 2026, 19:30 WIB
Selebrasi Micky van de Ven dalam laga Liga Champions antara Tottenham vs FC Copenhagen, Rabu (5/11/2025). (AP Photo/Ian Walton)

Bola.com, Jakarta - Tottenham Hotspur dilaporkan memasang harga fantastis untuk bek andalan mereka, Micky van de Ven, melebihi 100 juta paun (sekitar Rp2,2 trliun), menurut talkSPORT.

Bek asal Belanda berusia 24 tahun itu diyakini ingin meninggalkan Spurs pada musim panas mendatang untuk bergabung dengan klub papan atas di Premier League atau Eropa.

Advertisement

Namun, Tottenham dipastikan tidak akan melepasnya dengan mudah, mengingat Van de Ven masih terikat kontrak hingga 2029.

Liverpool disebut-sebut sebagai satu di antara klub yang tertarik, meski peluang mereka mengulangi pengeluaran besar seperti musim panas lalu dianggap kecil.

Van de Ven adalah satu di antara rekrutan pertama mantan pelatih Tottenham, Ange Postecoglou, yang didatangkan dari Wolfsburg pada 2023. Sejak itu, ia telah tampil dalam 80 laga untuk Spurs dan beberapa kali mengenakan ban kapten, menegaskan peran penting dan kepemimpinannya dalam skuad.


Bisa Jadi Transfer Bek Termahal Dunia

Pemain Tottenham Hotspur, Micky van de Ven (kiri) melakukan selebrasi setelah mencetak gol pertama timnya ke gawang PSG dalam laga final UEFA Super Cup 2025di Bluenergy Stadium, Udinese, Italia, Rabu (13/08/2025) waktu setempat. (AP Photo/Darko Bandic)

Jika ada klub yang bersedia membayar 100 juta paun, Van de Ven akan memecahkan rekor sebagai bek termahal sepanjang masa, melewati Harry Maguire, yang dibeli Manchester United seharga 80 juta paun pada 2019.

Kabar keinginan Van de Ven hengkang datang di tengah musim yang cukup sulit baginya di bawah asuhan pengganti Postecoglou, Thomas Frank.

Setelah kekalahan dari Chelsea pada November, Van de Ven sempat menolak berjabat tangan dengan Frank saat meninggalkan lapangan. Namun, keesokan harinya ia, bersama Djed Spence, meminta maaf kepada sang manajer.

Ketegangan kembali muncul ketika Van de Ven bersitegang dengan sejumlah pendukung Tottenham yang menonton kekalahan 2-3 tim mereka dari Bournemouth. Seorang staf klub harus menenangkan Van de Ven, meski sang bek tetap menyampaikan beberapa kata tegas.

Frank memberi komentar soal insiden ini.

"Saya kecewa, jadi saya memahami kekecewaan orang lain juga," ujarnya.


Pundit Dukung Cari Pelabuhan Baru

Bek Tottenham Hotspur asal Belanda #37, Micky van de Ven (kanan), berlari di sepanjang lapangan dan menendang untuk mencetak gol ketiga mereka dalam pertandingan fase liga Liga Champions UEFA antara Tottenham Hotspur dan FC Copenhagen di Stadion Tottenham Hotspur, London, Rabu (5-11-2025) dini hari WIB. (Ben STANSALL/AFP)

Sejak kekalahan itu, performa Spurs di liga terus fluktuatif, membuat mereka kini berada di peringkat 14 dengan 27 poin dari 22 laga.

Kondisi ini membuat peluang mereka tampil di kompetisi Eropa musim depan, termasuk Liga Champions, makin tipis. Jika hal ini terus berlanjut, keinginan Van de Ven untuk mencari klub baru diprediksi akan makin kuat.

Pundit talkSPORT, Gabby Agbonlahor, bahkan menyarankan agar Van de Ven tidak memperpanjang kontraknya di Tottenham.

"Saya merasa kasihan kepadanya karena dia pantas bermain di klub yang lebih besar," kata Agbonlahor.

"Dia tidak akan bertahan di Spurs. Jangan tanda tangani kontrak baru, Van de Ven. Kamu pantas mendapatkan yang lebih baik," ucapnya.

 


Man City, Liverpool, atau?

Selebrasi bek Tottenham Hotspur, Micky van de Ven setelah mencetak gol kedua timnya ke gawang Nottingham Forest pada laga pekan ke-32 Premier League 2023/2024 di Tottenham Hotspur Stadium, London, Minggu (7/4/2024) malam. (AP Photo/Ian Walton)

Alan Brazil, rekan pundit talkSPORT, menambahkan Van de Ven bisa saja langsung masuk ke skuad Manchester City.

Namun, peluang ke Man City diperkirakan kecil, mengingat klub baru saja mendatangkan Marc Guehi dan lini belakang mereka sudah dihuni Ruben Dias, Josko Gvardiol, dan John Stones.

Alternatif paling realistis adalah Liverpool, yang sebelumnya sempat berupaya mendatangkan Guehi musim lalu sebelum negosiasi gagal.

Dengan kontrak Ibrahima Konate yang akan habis dan kapten Virgil van Dijk yang menua di usia 34 tahun, Van de Ven bisa menjadi pengganti jangka panjang.

Namun, keputusan Liverpool kemungkinan baru akan diambil musim panas mendatang karena klub sudah menghabiskan lebih dari 200 juta paun untuk mendatangkan Florian Wirtz dan Alexander Isak.

 

Sumber: Talksport

Berita Terkait