Reaksi Donald Trump atas Larangan Rusia Tampil di Piala Dunia Kini Jadi Sorotan

Presiden AS, Donald Trump, kaget Rusia dilarang tampil di Piala Dunia. Begini responsnya.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 25 Januari 2026, 05:15 WIB
Trofi FIFA Peace Price diserahkan langsung oleh Presiden FIFA Gianni Infantino ke Donald Trump dalam acara pengundian Piala Dunia 2026 di Kennedy Center, Washington D.C, Jumat (5/12025). (Dok. AP)

Bola.com, Jakarta - Pernyataan Donald Trump terkait larangan Rusia tampil di Piala Dunia kembali menjadi bahan perbincangan.

Sikap Presiden Amerika Serikat itu dinilai menarik untuk dicermati, terutama mengingat negaranya akan menjadi satu di antara tuan rumah turnamen tersebut.

Advertisement

Timnas Rusia telah dilarang mengikuti kompetisi internasional sejak Februari 2022, tak lama setelah invasi negara itu ke Ukraina. Sanksi tersebut membuat Rusia tidak tampil di Piala Dunia 2026 dan bahkan tidak diberi kesempatan mengikuti fase kualifikasi.

Fakta itu ternyata belum diketahui Trump saat ia berbicara dalam pertemuan perdana satuan tugas Piala Dunia di pemerintahanannya, tahun lalu.

Ketika berdiskusi dengan Presiden FIFA, Gianni Infantino, Trump menunjukkan respons yang cukup mengejutkan.

Saat diberi tahu mengenai larangan Rusia, Trump tampak terkejut dan langsung meminta penjelasan.

"Saya tidak tahu itu. Benarkah? Mau jelaskan?" kata Trump kepada Infantino.

Infantino menjawab bahwa Rusia memang dilarang sementara tampil di kompetisi sepak bola internasional, seraya menyampaikan harapan FIFA. Namun, sebelum kalimat itu selesai, Trump menyela dan menegaskan bahwa keputusan tersebut bukan berada di tangannya.

"Dia bosnya. Saya bukan bos dalam hal itu. Saya tidak ada hubungannya dengan itu," ujar Trump.


Respons Trump

Presiden FIFA, Gianni Infantino (tengah), tertawa saat Presiden AS, Donald Trump, memegang kartu merah selama pertemuan di Oval Office Gedung Putih pada Selasa (28/8). Presiden FIFA bertemu Trump untuk membahas kesiapan Piala Dunia 2026. (AFP/Mandel Ngan)

Infantino kemudian mengatakan bahwa FIFA berharap perdamaian bisa tercapai sehingga Rusia dapat diterima kembali.

Trump merespons dengan nada pragmatis.

"Itu mungkin. Hei, itu bisa jadi insentif yang bagus, kan? Kita ingin mereka berhenti," ucapnya.

Pernyataan tersebut disampaikan pada Mei 2025. Hingga hampir delapan bulan berselang, perang Rusia-Ukraina masih berlangsung. Selama periode itu, Timnas Rusia tetap tidak tampil di kompetisi resmi FIFA maupun UEFA. Pertandingan kompetitif terakhir mereka terjadi pada November 2021.

Sejak kalah dari Kroasia di kualifikasi Piala Dunia lebih dari empat tahun lalu, tim asuhan Valery Karpin hanya memainkan laga uji coba. Total 20 pertandingan persahabatan telah dijalani dengan catatan 12 kemenangan dan satu kekalahan.

Sikap politik Trump belakangan juga memicu kekhawatiran lain. Ancaman penerapan tarif terhadap negara-negara yang menentang niat AS mengambil alih Greenland memunculkan spekulasi soal potensi boikot Piala Dunia.

Bahkan disebutkan, Jerman asuhan Julian Nagelsmann bisa mempertimbangkan tidak ambil bagian jika Trump tidak berubah sikap.


Isu Kehadiran Vladimir Putin

Presiden Rusia Vladimir Putin dalam pertemuan dengan para pakar kebijakan luar negeri di Klub Diskusi Valdai, di resor Laut Hitam Sochi, Rusia, Kamis, (2/10/2025). (Dok. Mikhail Metzel, Sputnik, Foto Pool Kremlin via AP)

Nama Presiden Rusia Vladimir Putin juga ikut terseret dalam perbincangan. Putin memiliki sejarah panjang dengan FIFA, termasuk saat Rusia menjadi tuan rumah Piala Dunia 2018.

Federasi Sepak Bola Rusia sempat mengajukan banding atas keputusan FIFA yang menskors Rusia menyusul invasi ke Ukraina. Namun, banding tersebut ditarik pada April 2022, dan sejak itu nama Putin tak lagi dikaitkan dengan agenda resmi FIFA.

Meski begitu, Trump sempat mengisyaratkan kemungkinan Putin hadir di Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Pernyataan itu disampaikannya pada Agustus lalu, seperti dikutip The Telegraph.

"Ada seorang pria bernama Vladimir Putin, yang menurut saya bisa datang, tergantung apa yang terjadi. Dia mungkin datang, atau mungkin tidak, tergantung situasinya," kata Trump.

Jika hal tersebut benar-benar terjadi, kehadiran Putin dipastikan akan menuai kontroversi besar dan makin menegaskan masuknya politik ke dalam dunia sepak bola. Apalagi, Timnas Rusia tidak ambil bagian dalam turnamen tersebut sehingga kehadiran Putin dinilai tak memiliki alasan sportif.

Piala Dunia 2026 juga akan mencatat sejarah dengan diikuti 48 negara untuk pertama kalinya sejak format diperluas. Satu di antara negara yang berpeluang lolos adalah Ukraina, yang akan tampil di babak play-off kualifikasi dan dijadwalkan menghadapi Swedia pada semifinal, 26 Maret 2026.

 

Sumber: Give Me Sport

Berita Terkait