Prediksi Benfica Vs Real Madrid di Liga Champions: Tuan Rumah Incar Play-off, Sang Tamu Berharap Langsung ke 16 Besar

Real Madrid akan menghadapi ujian berat melawan Benfica di Matchday 8 Liga Champions 2025/2026, sebuah laga krusial bagi kedua tim dalam perebutan posisi terbaik di fase liga.

BolaCom | Benediktus Gerendo PradigdoDiterbitkan 28 Januari 2026, 07:45 WIB
Benfica vs Real Madrid di Liga Champions. (Bola.com/Gregah Nurikhsani)

Bola.com, Jakarta - Real Madrid bersiap menghadapi tantangan serius dalam lanjutan Liga Champions 2025/2026. Los Blancos bertandang ke markas Benfica dalam laga krusial pada Matchday 8 fase liga, Kamis (29/1/2026) dini hari WIB. Pertandingan ini diprediksi berlangsung sengit dan menjadi penentu nasib kedua tim di kompetisi Eropa.

Duel ini menjadi sangat penting bagi Los Blancos yang berambisi mengamankan posisi delapan besar klasemen Liga Champions. Posisi itu akan memastikan mereka lolos langsung ke babak 16 besar Liga Champions.

Advertisement

Kegagalan meraih kemenangan bisa berujung pada keharusan melewati babak play-off, seperti yang terjadi musim lalu.

Sementara di sisi lain, Benfica, yang kini dilatih oleh mantan arsitek Real Madrid, Jose Mourinho, tengah menjalani kampanye Liga Champions yang sulit.

Klub asal Portugal ini membutuhkan kemenangan mutlak untuk menjaga asa lolos ke babak play-off. Mourinho menegaskan timnya akan tampil habis-habisan, terlepas dari tipisnya peluang yang ada.

Pertemuan terakhir di fase liga ini akan digelar pada Kamis, 29 Januari 2026, pukul 03.00 WIB, di Estadio da Luz, Lisbon. Laga ini menjanjikan drama dan ketegangan tinggi, mengingat kepentingan besar bagi kedua raksasa Eropa.

Ini adalah bagian dari format baru Liga Champions yang menampilkan fase liga dengan delapan pertandingan.


Pertarungan Kunci di Fase Liga Champions Baru

Jude Bellingham dan Kylian Mbappe dalam pertandingan Villarreal vs Real Madrid di El Madrigal, Minggu dini hari WIB (16-3-2025). (Bola.com/X @realmadriden)

Liga Champions UEFA musim 2025/2026 memperkenalkan format baru yang lebih kompetitif. Setiap tim bermain delapan pertandingan dalam fase liga, empat kandang dan empat tandang, melawan delapan lawan berbeda.

Semua tim kemudian diperingkat dalam satu tabel liga, dengan Matchday 8 menjadi penentu krusial.

Real Madrid saat ini berada di posisi ideal untuk mengamankan tiket langsung ke babak 16 besar. Los Blancos menempati peringkat ketiga klasemen sementara dengan 15 poin dari tujuh laga.

Mereka unggul dua poin atas Barcelona yang berada di peringkat kesembilan.

Kemenangan pada laga terakhir fase liga ini sangat dibutuhkan untuk memastikan posisi di delapan besar. Jika gagal, Real Madrid berisiko kembali harus melewati babak play-off seperti musim lalu.

Situasi ini menjadi perhatian serius bagi klub yang menargetkan gelar ke-16 di kompetisi ini.


Strategi Jose Mourinho dan Tekad Benfica

Jose Mourinho saat diperkenalkan sebagai pelatih Benfica. (AP Photo/Ana Brigida)

Benfica akan menjadi ujian terakhir bagi Real Madrid di fase liga, sebuah pertemuan menarik dengan Jose Mourinho sebagai pelatih. Mourinho, yang akrab dengan Madrid, kini memimpin Benfica yang tengah berjuang keras di Liga Champions.

Tim asal Portugal ini berada di peringkat ke-29 dengan enam poin, membutuhkan kemenangan untuk menjaga asa lolos ke babak play-off.

"Meskipun peluangnya tipis, budaya kami di Benfica adalah selalu memberikan yang terbaik. Kami akan bermain dengan tanggung jawab penuh, apa pun tujuannya, tegas Mourinho.

"Kami sadar bahwa saat ini kami adalah Benfica dengan keterbatasan, tetapi kami akan memberikan segalanya," lanjutnya.

Pernyataan ini menunjukkan tekad kuat Benfica untuk membenahi keadaan, meskipun menghadapi raksasa seperti Real Madrid.


Sejarah Pertemuan dan Tantangan Benfica

Pemain Benfica, Leandro Barreiro (kanan), merayakan gol kedua timnya bersama Franjo Ivanovic dalam laga Liga Champions melawan Napoli di Lisbon, Portugal, Kamis, (11/12/2025). (AP Photo/Armando Franca)

Pertemuan antara Benfica dan Real Madrid tergolong jarang terjadi di panggung Eropa, meskipun keduanya memiliki sejarah panjang di kompetisi ini.

Kedua tim tercatat baru bertemu tiga kali di kompetisi UEFA. Benfica pernah memenangi final European Cup 1962 dengan skor 5-3.

Mereka juga unggul agregat 6-3 pada perempat final European Cup 1964/65, termasuk kemenangan 5-1 di Lisbon sebelum kalah 1-2 di Madrid.

Namun, catatan terkini Benfica saat menghadapi tim Spanyol tidak sepenuhnya menguntungkan. Mereka hanya meraih tiga kemenangan dari 25 laga terakhir melawan wakil Spanyol di kompetisi UEFA.

Dalam persiapan laga ini, kedua tim membawa modal kemenangan dari kompetisi domestik. Benfica baru saja menang telak 4-0 atas Estrela Amadora.

Sementara itu, Real Madrid tampil meyakinkan saat menundukkan Villarreal 2-0 di La Liga, dengan Kylian Mbappe mencetak dua gol.

Di Liga Champions pekan lalu, Benfica tumbang 0-2 dari Juventus. Sebaliknya, Madrid mengamuk dengan kemenangan 6-1 atas AS Monaco di Santiago Bernabeu. Hasil-hasil ini menambah tensi jelang duel krusial di Lisbon.


Prakiraan Susunan Pemain

Liga Champions - Ilustrasi logo UEFA Champions League. (Bola.com/Adreanus Titus)

Benfica (4-2-3-1): Anatoliy Trubin; Amar Dedic, Tomas Araujo, Nicolas Otamendi, Samuel Dahl; Leandro Barreiro, Fredrik Aursnes; Gianluca Prestianni, Georgiy Sudakov, Andreas Schjelderup; Vangelis Pavlidis.

Pelatih: Jose Mourinho.

Real Madrid (4-3-3): Thibaut Courtois; Fede Valverde, Raul Asencio, Dean Huijsen, Eduardo Camavinga; Arda Guler, Aurelien Tchouameni, Jude Bellingham; Franco Mastantuono, Kylian Mbappe, Vinicius Junior.

Pelatih: Alvaro Arbeloa


Persaingan di Liga Champions

Berita Terkait