Malam Magis Liga Champions! Inilah 5 Fakta Mencengangkan yang Tercipta Dini Hari Tadi

Fase liga Liga Champions 2025/2026 resmi berakhir lewat Matchday 8 yang berlangsung luar biasa dramatis.

BolaCom | Gregah NurikhsaniDiterbitkan 29 Januari 2026, 06:14 WIB
Kiper Benfica, Anatoliy Trubin, mencetak gol penentu saat menghadapi Real Madrid pada lanjutan Liga Champions 2025/2026, Kamis (29/1/2026). (PATRICIA DE MELO MOREIRA / AFP)

Bola.com, Jakarta - Fase liga Liga Champions 2025/2026 resmi berakhir lewat Matchday 8 yang berlangsung luar biasa dramatis. Seluruh 36 klub bertanding pada waktu bersamaan, menghadirkan malam penuh ketegangan dengan nasib lolos dan tersingkir ditentukan hingga detik terakhir.

Sejak peluit awal dibunyikan, perubahan posisi di klasemen terjadi silih berganti. Hasil dari satu stadion langsung berdampak pada laga lain, membuat Matchday pamungkas ini menjadi salah satu yang paling kacau dan tak terlupakan dalam sejarah format baru Liga Champions.

Advertisement

Drama terbesar datang dari Portugal. Sporting CP dan Benfica sama-sama menjadi pusat perhatian, mengguncang peta persaingan dan menyeret sejumlah raksasa Eropa ke posisi yang tidak diharapkan.

Pada akhirnya, Matchday 8 benar-benar menghadirkan dua sisi ekstrem Liga Champions, euforia bagi sebagian klub dan patah hati mendalam bagi yang lain.

 


Anatoliy Trubin Si Clutch Master

Kiper Benfica, Anatoliy Trubin, maju ke kotak penalti dan sukses menyundul bola hasil tendangan bebas untuk mencetak gol penentu ke gawang Real Madrid pada lanjutan Liga Champions 2025/2026, Kamis (29/1/2026). (PATRICIA DE MELO MOREIRA / AFP)

Anatoliy Trubin jadi kiper kelima dalam sejarah Liga Champions yang mampu mencetak gol. Pemain Benfica itu juga penentu keberhasiln timnya lolos ke fase play-off lewat golnya ke gawang Real Madrid.

Adapun empat kiper sebelumnya yang juga pernah mencetak gol adalah Hans-Jorg Butt (4 gol), Sinan Bolat, Vincent Enyeama, dan Ivan Povedel.

 


Virgil van Dijk Cetak 3 Assist

Virgil van Dijk menendang bola di depan Timothy Weah dalam laga Liga Champions antara Marseille vs Liverpool di Stade Velodrome, 22 Januari 2026. (AP Photo/Philippe Magoni)

Kemenangan Liverpool atas Qarabag FK juga menorehkan sejarah. Virgil van Dijk mampu menyumbangkan tiga assist.

Pemain Belanda itu jadi satu-satunya bek tengah yang berhasil mencatatkan tiga assist dalam satu pertandingan Liga Champions.

 


Marcus Rashford Istimewa

Pemain Barcelona, Robert Lewandowski dan Marcus Rashford, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Slavia Prague dalam laga matchday ketujuh Liga Champions 2025/2026 di Fortuna Arena, Republik Ceska, Kamis (22/1/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Petr David Josek)

Tak cuma satu, tetapi dua sekaligus. Ya, Marcus Rashford menorehkan dua sejarah hanya dalam satu pertandingan.

Rashford jadi pemain Inggris kedua yang berhasil mencetak gol via tendangan bebas di dua klub berbeda (Barcelona dan MU) setelah David Beckham (MU dan Real Madrid).

Selain itu, Rashford juga menjadi pemain pertama Barcelona yang mencetak gol via tendangan bebas setelah kali terakhir dilesakkan Lionel Messi pada 2019, di mana Messi melakukannya ke gawang Liverpool.

 


Cole Palmer Sang Super-sub

Pemain Chelsea Cole Palmer berdiri di lapangan pada laga Premier League/Liga Inggris antara Man City vs Chelsea di Manchester, Inggris, Minggu, 4 Januari 2026. (AP Photo/Dave Thompson)

Cole Palmer jadi pemain Chelsea kedua yang berhasil menyumbangkan dua assist di Liga Champions dalam satu pertandingan dengan status pemain pengganti.

Adapun pemain pertama yang melakukannya untuk Chelsea adalah Nicolas Anelka pada April 2009.


Persaingan di Liga Champions

Berita Terkait