Liga Inggris Jemawa di Liga Champions: 5 Wakil Langsung Melaju ke 16 Besar, Newcastle Masih Harus Berjuang

Dominasi klub-klub Liga Inggris kembali terasa di panggung Liga Champions musim 2025/2026.

BolaCom | Gregah NurikhsaniDiterbitkan 29 Januari 2026, 10:15 WIB
Hugo Ekitike dan Florian Wirtz merayakan gol saat Liverpool menang telak 6-0 atas Qarabag dalam lanjutan Liga Champions 2025/2026 di Stadion Anfield, Kamis (29/1/2026) dini hari WIB. (Paul ELLIS / AFP)

Bola.com, Jakarta - Dominasi klub-klub Liga Inggris kembali terasa di panggung Liga Champions musim 2025/2026. Fase liga yang baru saja rampung menjadi ajang unjuk kekuatan Premier League, dengan lima wakilnya sukses mengamankan tiket otomatis ke babak 16 besar.

Arsenal, Manchester City, Liverpool, Chelsea, dan Tottenham Hotspur tampil konsisten sepanjang delapan pertandingan dan mengunci posisi delapan besar klasemen akhir. Capaian tersebut menegaskan status Liga Inggris sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola Eropa saat ini.

Advertisement

Hasil ini sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa klub-klub Inggris tidak hanya unggul dari sisi finansial, tetapi juga matang secara taktik dan kedalaman skuad. Hampir di setiap pekan Liga Champions, wakil Premier League mampu bersaing bahkan mendominasi lawan-lawan dari liga top Eropa lainnya.

Namun, cerita berbeda harus dijalani Newcastle United. Meski tampil kompetitif dan tak kalah meyakinkan, The Magpies harus puas finis di luar delapan besar dan masih harus melewati fase play-off demi menjaga mimpi mereka di kompetisi elite Eropa.

 


Arsenal Paling Superior, Sapu Bersih Fase Liga

Viktor Gyokeres dan rekan-rekannya di Arsenal merayakan gol ke gawang Kairat Almaty dalam lanjutan Liga Champions 2025/2026 di Emirates Stadium, Kamis (29/1/2026) dini hari WIB. (Ben STANSALL / AFP)

Arsenal tampil sebagai wakil Liga Inggris paling impresif. The Gunners menutup fase liga di puncak klasemen dengan raihan sempurna, delapan kemenangan dari delapan laga, serta koleksi 24 poin.

Produktivitas dan soliditas menjadi kunci pasukan Mikel Arteta. Arsenal mencatat selisih gol +19, tertinggi di antara seluruh peserta, sekaligus menegaskan status mereka sebagai kandidat kuat juara.

 


Manchester City Lolos di Tikungan Akhir

Pemain Manchester City, Erling Haaland (tengah), merayakan gol pembuka timnya dalam pertandingan Liga Champions melawan Galatasaray di Etihad Stadium, Inggris, Kamis (29/1/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Dave Thompson)

Manchester City harus bekerja lebih keras dibanding musim-musim sebelumnya. Sang juara bertahan Liga Champions itu finis di peringkat kedelapan dengan 16 poin.

Kemenangan penting atas Galatasaray pada laga terakhir memastikan pasukan Pep Guardiola tetap lolos otomatis ke 16 besar. Meski tak sedominan biasanya, City tetap menunjukkan mental juara di momen krusial.

 


Liverpool Stabil, Konsisten di Jalur Aman

Pemain Liverpool merayakan gol yang dicetak Dominik Szoboszlai ke gawang Marseille dalam laga matchday ketujuh Liga Champions 2025/2026 di Orange Vélodrome, Prancis, Kamis (22/1/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Philippe Magoni)

Liverpool kembali membuktikan diri sebagai langganan fase gugur. The Reds finis di peringkat ketiga dengan 18 poin dari delapan pertandingan.

Salah satu penampilan paling mencolok adalah kemenangan telak 6-0 atas Qarabag yang membantu menjaga selisih gol mereka tetap positif di angka +12. Konsistensi menjadi kekuatan utama Liverpool di fase liga.

 


Chelsea Bangkit dan Kunci Tiket Langsung

Kemelut terjadi di muka gawang Chelsea saat wakil Inggris itu bertamu ke kandang Napoli pada lanjutan Liga Champions 2025/2026 di Estadio Diego Armando Maradona, Kamis (29/1/2026) dini hari WIB. (Alberto PIZZOLI / AFP)

Chelsea menunjukkan grafik menanjak sepanjang fase liga. The Blues mengakhiri kompetisi di posisi keenam dengan 16 poin, cukup untuk menghindari babak play-off.

Kemenangan krusial atas Napoli menjadi salah satu penentu langkah Chelsea ke 16 besar. Mentalitas dan kedalaman skuad membuat mereka mampu bertahan di tengah jadwal padat dan tekanan tinggi.

 


Tottenham Hotspur Jaga Wibawa Premier League

Bek Tottenham Hotspur asal Belanda #37, Micky van de Ven (kanan), berlari di sepanjang lapangan dan menendang untuk mencetak gol ketiga mereka dalam pertandingan fase liga Liga Champions UEFA antara Tottenham Hotspur dan FC Copenhagen di Stadion Tottenham Hotspur, London, Rabu (5-11-2025) dini hari WIB. (Ben STANSALL/AFP)

Tottenham Hotspur melengkapi dominasi Liga Inggris di delapan besar. Spurs finis di posisi keempat dengan 17 poin dan selisih gol +10.

Kemenangan penting atas Eintracht Frankfurt pada matchday terakhir memastikan langkah Tottenham tetap mulus. Stabilitas permainan menjadi faktor penting keberhasilan mereka melangkah langsung ke fase gugur.

 


Newcastle Masih Harus Lewat Play-off

Sandro Tonali diadang oleh Achraf Hakimi dalam laga Liga Champions antara PSG vs Newcastle di Parc des Princes, 29 Januari 2026. (AP Photo/Michel Euler)

Berbeda dengan lima kompatriotnya, Newcastle United harus menempuh jalur yang lebih terjal. The Magpies finis di peringkat ke-12 dengan 14 poin.

Hasil imbang 1-1 melawan Paris Saint-Germain di laga terakhir memang cukup mengantar mereka ke fase play-off, tetapi belum cukup untuk menembus delapan besar. Newcastle kini harus mempersiapkan diri menghadapi laga dua leg demi merebut tiket ke 16 besar.

Dominasi lima tim Inggris di fase liga Liga Champions 2025/2026 menjadi bukti nyata kuatnya Premier League di level Eropa. Tantangan berikutnya adalah menjaga konsistensi tersebut ketika kompetisi memasuki fase gugur, saat margin kesalahan semakin tipis dan tekanan kian besar.


Persaingan di Liga Champions

Berita Terkait